BerandaFeatureChina Bidik Dua Negara, Salah Satunya Indonesia

China Bidik Dua Negara, Salah Satunya Indonesia

Published on

spot_img
spot_img

Jakarta, Venuemagz.com – Di tengah tensi geopolitik akibat perang di Timur Tengah, industri MICE dunia ikut terguncang. Selain karena penerbangan pesawat yang terputus atau dialihkan, ditutupnya Selat Hormuz juga turut menaikkan harga bahan bakar minyak secara global. Akibatnya, harga-harga pun ikut melambung tinggi.

Hosea Andreas Runkat, Ketua Umum ASPERAPI, mengatakan, untuk pameran internasional, buyer dan peserta pameran dari Timur Tengah akan terkendala. Namun, secara domestik, industri pameran Indonesia masih aman dan kuat.

BACA JUGA:  Bali, Destinasi Safe Haven di Tengah Gejolak Konflik Timur Tengah?

“Tapi kita optimis karena bisnis tidak di-stop. Waktu COVID itu bisnis ‘kan di-stop, kalau sekarang tidak. Orang-orang tetap perlu berbisnis dan berpameran. Dari China tetap butuh jualan. Selama Indonesia aman dan tidak dilewati rudal, mereka akan tetap datang ke Indonesia,” ujar Andre.

Sebagai negara produsen besar, China terus mencari market-market internasional untuk memasarkan produknya. Dengan populasi yang begitu besar, Indonesia menjadi salah satu pasar potensial bagi China.

BACA JUGA:  PEVS 2023 Dorong Target Net Zero Emission di Tahun 2060

“Semua negara sekarang sedang membidik China. Tapi yang jadi prioritas China cuma dua, yaitu Indonesia dan Vietnam. Mereka melihat populasi kita besar. Populasi itu berarti market. Kalau Vietnam, mereka tidak ada populasi, tapi manufaktur atau pabriknya banyak di sana. Dulu, manufakturnya di kita, tapi sekarang pindah ke Vietnam. Tapi marketnya tetap di kita,” ujar Andre.

Andre menambahkan, pada tahun ini pameran dari China akan banyak diselenggarakan di Indonesia. Hal tersebut tentunya menjadi berkah bagi event organizer (EO) lokal. Pasalnya, pemain luar yang ingin berpameran di Indonesia mau tidak mau harus menggandeng EO lokal untuk membantu mengurus perizinan dan surat-surat lainnya karena hal tersebut tidak mungkin diatur dari China langsung.

BACA JUGA:  Halal Indonesia International Industry Expo Digelar Perdana pada September Mendatang

“Tapi China itu pintar. Mereka invest, buka kantor di sini, jadi secara legal mereka sudah ada di sini,” ujar Andre.

spot_img
spot_img

Run For Animals Sukses Digelar, Ajak 2.244 Peserta untuk Konservasi Satwa

Jakarta, Venuemagz.com - Jagat Satwa Nusantara (JSN) sukses menggelar Run For Animals untuk pertama...

Pengalaman Unik Walking Tour di dalam Hotel

Jakarta, Venuemagz.com -- House of Tugu Jakarta tidak hanya menawarkan pengalaman menginap dan pertemuan...

Program Hadiah Kemerdekaan di ARTOTEL Sanur Bali

Bali, Venuemagz.com — Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, ARTOTEL Sanur Bali menghadirkan...

Jelajahi Kuliner Indonesia Kontemporer di Sanjiva, The Orient Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com - The Orient Jakarta, A Royal Hideaway Hotel, resmi membuka Sanjiva, sebuah...

Turis China Tumbuh Pesat ke Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com – Platform perjalanan digital Agoda merilis informasi terbaru mengenai tren perjalanan ke...

Pameran Empat Dekade Karya Desainer Vivienne Westwood Hadir di Makau 

Makau, Venuemagz.com - Vivienne Westwood & Jewellery Exhibition telah resmi dibuka pada  29 April...

Manufacturing Indonesia Series 2025: Ekosistem MICE dalam Teknologi Industri Nasional

Jakarta, Venuemagz.com - Kalender MICE Tanah Air pada akhir tahun kembali mengukuhkan kelasnya lewat...