Manado, Venuemagz.com – Maskapai TransNusa membuka rute penerbangan terbaru untuk jurusan Taipei-Manado begitu juga sebaliknya pada 14 Februari 2026. Upaya ini dilakukan untuk semakin memperkuat konektivitas serta kunjungan wisatawan antara Indonesia dengan Taiwan.
Pembukaan rute penerbangan berskema charter ini merupakan hasil kolaborasi antara TransNusa dan Cocos Tour serta didukung Kemenpar bersama Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei. Cara ini dilakukan sebagai bentuk respons atas semakin meningkatnya minat wisatawan asal Taiwan untuk berkunjung ke Indonesia.
Seperti diketahui, Taiwan menjadi salah satu pasar potensial bagi Indonesia terhadap wisata alam dan minat khusus seperti wellness, marine, dan gastronomy. Hal ini selaras dengan wisata yang dimiliki Manado yaitu keindahan bawah lautnya serta kemiripan budaya keduanya yang membuat destinasi ini disukai oleh wisatawan Taiwan.
Data dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) juga menyebutkan bahwa Taiwan secara konsisten masuk top 20 sebagai penyumbang kunjungan wisman ke Indonesia. Bahkan, sepanjang 2025, wisman Taiwan berkontribusi sebesar 204.704 kunjungan atau naik sebesar 11,65 persen dari periode yang sama di tahun 2024 (183.341 kunjungan).
“Kehadiran rute penerbangan baru ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pariwisata, membuka peluang investasi di sektor pariwisata, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal di Sulawesi Utara,” ungkap Ni Made Ayu Marthini selaku Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar dalam keterangan tertulisnya.
Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistyo, mengatakan bahwa Manado merupakan salah satu gerbang utama Indonesia bagian timur yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Dengan dibukanya rute penerbangan ini, jumlah wisatawan asal Taiwan yang berkunjung ke Indonesia diharapkan akan meningkat secara signifikan.
“Penerbangan langsung Taipei–Manado merupakan langkah nyata dalam meningkatkan konektivitas Indonesia–Taiwan. Rute ini tidak hanya mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan perdagangan, pariwisata, investasi, serta mobilitas pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat kedua wilayah,” jelas Arif.
Arif juga menegaskan KDEI di Taipei akan terus mendukung penguatan hubungan ekonomi Indonesia-Taiwan melalui berbagai upaya. Misalnya saja promosi pariwisata, perdagangan, investasi, industri, serta kerja sama di berbagai sektor stategis.
“Kehadiran rute ini diharapkan dapat beroperasi secara berkelanjutan dan dapat terus ditingkatkan, baik dari frekuensi penerbangan maupun pengembangan rute baru lainnya,” tambah Arif.
Penerbangan Perdana
Penerbangan perdana rute ini berlangsung pada 14 Februari 2026 dengan keberangkatan dari Taipei pukul 14.00 waktu setempat. Kemudian pesawat tiba di Bandar Udara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, pada pukul 18.00 WITA.
Untuk rute sebaliknya yaitu Manado-Taipei dilakukan penerbangan mulai pukul 09.00 WITA dari bandar Udara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. Kemudian, pesawat akan tiba pada pukul 13.00 waktu Taipei.
Pada rute Penerbangan ini, maskapai TransNusa akan menggunakan pesawat Airbus A320 dengan jadwal yang sudah ditentukan. Untuk memulai pembukaan rute ini, penerbangan Taipei-Manado PP akan dilakukan pada tanggal 14, 18, dan 22 Februari 2026.
“Konektivitas merupakan kunci dalam memperluas aksesibilitas dan meningkatkan daya saing destinasi unggulan di mata dunia, terlebih penerbangan langsung dari Taiwan ke Indonesia memang dinantikan. Penerbangan TransNusa diharapkan dapat menarik lebih banyak turis Taiwan dan internasional ke Indonesia secara berkelanjutan,” ujar Made.





