Traveloka Xperience Tawarkan Ribuan Pengalaman dalam Satu Aplikasi

Friday, 21 June 19 Bonita Ningsih
Traveloka Xperience

Platform gaya hidup Traveloka memperkenalkan wajah baru dengan menghadirkan Traveloka Xperience yang akan membawa ribuan pengalaman menyenangkan untuk semua kebutuhan penggunanya di dalam maupun luar negeri. Traveloka Xperience merupakan bagian dari Traveloka yang terintegrasi langsung di dalam satu aplikasi. Di sini, para pengguna dapat memesan beragam produk dan layanan untuk kebutuhan wisata dan gaya hidup.

Ada 12 kategori produk di dalam Traveloka Xperience, yakni atraksi, bioskop, event, hiburan, spa dan kecantikan, olahraga, taman bermain, transportasi lokal, tur, pelengkap wisata, makanan dan minuman, serta kursus dan workshop.

“Kita bisa sebut Traveloka Xperience ini sebagai evolusi dari apa yang sudah ditawarkan Traveloka,” kata Christian Suwarna, CEO Traveloka Xperience.

Adanya fenomena pergeseran pola konsumsi ke leisure economy menjadi faktor utama terbentuknya Traveloka Xperience. Untuk itu, Traveloka memiliki misi untuk hadir sebagai discovery platform yang berisikan banyak layanan dan produk, bukan hanya sebagai platform pemesanan tiket.

“Saat ini kaum milenial sedang mendominasi pasar. Saya lihat, sekarang ini kaum milenial punya kecenderungan untuk menyisihkan uangnya untuk pelesiran ketimbang membeli barang mewah. Nah, dari situ kita mulai memikirkan bagaimana caranya agar keinginan kaum milenial itu semua terpenuhi saat traveling,” ujar Suwarna.

Sufintri Rahayu, PR Director Traveloka, menambahkan, saat ini traveling tidak melulu harus bepergian ke luar negeri atau luar kota, tetapi dengan cara banyak menghabiskan waktu di suatu tempat juga dapat dikatakan traveling. Untuk itu, Traveloka mencoba menghadirkan Traveloka Xperience yang berisi banyak layanan dan produk kebutuhan traveling yang berada di sekitar penggunanya.

“Sekarang ini jalan-jalan ke mal atau tempat yang menghabiskan waktu berjam-jam juga bisa disebut traveling. Ternyata banyak keindahan di Indonesia yang bisa dinikmati tanpa harus bepergian jauh. Nah, dari sini kita coba buka segmen baru dengan menghadirkan Traveloka Xperience,” jelasnya.

Terry Santoso, Head of Xperience Product Marketing Traveloka, mengatakan, Traveloka Xperience menyediakan beragam kemudahan akses dan promo bagi para penggunanya. Para pengguna akan mendapatkan rekomendasi aktivitas liburan maupun gaya hidup sesuai dengan lokasi atau destinasi yang dipilih. Selain itu, beragam promo menarik dapat dirasakan oleh pengguna Traveloka Xperience, mulai dari tiket masuk area wisata hingga tiket pertunjukan atraksi di dalam maupun luar negeri.

“Kalau membeli tiket masuk wisata di sini, kalian akan mendapatkan layanan easy access dari area wisata tersebut. Akan ada jalur khusus pembelian tiket melalui Traveloka Xperience sehingga kalian tidak perlu lagi antre di jalur umum,” jelas Terry.

Kehadiran Traveloka Xperience juga didukung oleh Kementerian Pariwisata. Menurut Sufintri, selama ini Kemenpar sudah sangat membantu Traveloka dalam mengembangkan produknya sehingga dapat menjadi discovery platform yang menunjang pariwisata Indonesia.

Rizki Handayani, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, mengatakan, pihaknya menyambut baik diluncurkannya Traveloka Xperience. Semua kebutuhan yang diperlukan saat traveling sudah disiapkan di sini dan terintegrasi dalam satu aplikasi.

“Karena yang dibutuhkan calon wisatawan itu ya integrasi. Mereka yang ingin bepergian pasti ingin tahu ada destinasi apa saja di daerah tersebut. Jadi, Traveloka Xperience ini sangat membantu mereka karena soal traveling itu tidak hanya membeli tiket pesawat dan hotel, tetapi ada hal pendukung lainnya,” ucap Rizki.

Rizki menambahkan, pihaknya akan terus menjalin kerja sama yang baik dengan Traveloka di industri pariwisata. Kemenpar akan terus mendukung hal-hal positif yang dilakukan Traveloka untuk menjadi discovery platform gaya hidup dan aktivitas liburan di Indonesia.

“Pak Arief (Menteri Pariwisata) selalu bilang kalau kerja sama itu akan berhasil dan sukses jika didukung oleh banyak pihak, yakni akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media,” ujarnya lagi.