Vaksinasi COVID-19 Di Tengah Kebun Kopi

Thursday, 22 July 21 Harry Purnama

Kampoeng Kopi Banaran dan PTPN IX berkolaborasi bersama PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Kab. Semarang dan Komando Daerah Militer IV/Diponegoro (Kodam IV/Diponegoro) mengadakan program CSR Vaksinasi dengan tema “Vaccine In The Sky” – Kampoeng Kopi Banaran.

Program ini menargetkan 2.000 dosis vaksin yang akan diberikan dalam waktu dua hari (22-23 Juli 2021) kepada pelaku pariwisata, karyawan Kampoeng Kopi Banaran dan PTPN IX beserta keluarga, termasuk masyarakat sekitar. Pemberian vaksinasi dilakukan langsung oleh tenaga kesehatan dari Komando Distrik Militer 7014 Salatiga.

BACA JUGA:   CXSRITE 2015 Targetkan 34.000 Pengunjung

“Sebagai salah satu pelaku pariwisata, kami merasakan langsung dampak dari kebijakan terkait pandemi. Karena itu kami mendukung program pemerintah untuk melakukan percepatan vaksin untuk memutus mata rantai Covid-19. Harapannya dengan pemberian vaksin ini industri pariwisata di Kabupaten Semarang bisa bangkit kembali dan memberikan kontribusi positif untuk tanah air,” ujar Frina Bonita, GM Kampoeng Kopi Banaran.

Vaksinasi dilakukan di tengah perkebunan kopi dengan keindahan panorama Rawa Pening dan tujuh pegunungan. Hal ini bertujuan agar masyarakat yang meragukan atau takut untuk divaksin bisa lebih tertarik datang sehingga membantu relaksasi dan mengurangi stres.

BACA JUGA:   Dyandra Promosindo Resmi Kelola Kampoeng Kopi Banaran Milik PTPN IX

Sebagai langkah antisipasi kerumunan, pada program ini diberlakukan sistem waiting list & batch untuk kedatangan peserta vaksin. Sistem tersebut juga didukung dengan alat visitor account yang di-update secara real time. Peserta vaksin juga diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Selain men-support program pemerintah, setelah vaksinasi kepada pelaku pariwisata (restoran, hotel, dan DTW Kabupaten Semarang), kami berharap hal ini dapat memberikan dampak positif untuk kebijakan pariwisata di masa pandemi. Selain pemberian vaksin, sektor pariwisata khususnya di Kabupaten Semarang juga sudah mengantongi Sertifikasi CHSE sehingga pariwisata Kabupaten Semarang sehat, aman, dan nyaman untuk dikunjungi,” ujar Fitri Rizani, Ketua PHRI Kabupaten Semarang.