BerandaProfileWita Junifah: Piawai Melihat Peluang

Wita Junifah: Piawai Melihat Peluang

Published on

spot_img
spot_img

Berkiprah selama lebih dari dua dekade di industri perhotelan telah mengasah kepiawaian wanita paruh baya ini memahami seluk-beluk bisnis hotel. Ia paham betul apa yang harus dibenahi, apa yang harus ditingkatkan, dan jeli melihat peluang guna meningkatkan performa hotel yang dipimpinnya.

Tak ayal, performa Swiss-Belresidences Kalibata Jakarta yang dipimpinnya sejak Oktober 2017 lalu memiliki rapor biru. “Saya melihat dari kesempatan atau peluang yang ada sehingga pemasukan saya dibandingkan dari tahun lalu, lebih pada tahun ini,” kata Wita Junifah, General Manager Swiss-Belresidences Kalibata Jakarta.

BACA JUGA:  Yori Antar: "Menghidupkan Kota Mati"

Misalnya, ketika melihat tingginya permintaan penggunaan ruang pertemuan, ia pun meminta pada owner untuk menambah ruang pertemuan. Gagasan itu bukan tanpa dasar. Pasalnya, kontribusi MICE terhadap pendapatan hotel terbilang lumayan, sekitar 30 persen.

Ide itu pun dikabulkan owner. Beberapa ruangan kemudian disulap menjadi ruang pertemuan untuk mengakomodasi tingginya permintaan. Walhasil, investasi ruang pertemuan anyar itu dapat balik pokok hanya dalam hitungan bulan. Kini, Swiss-Belresidences Kalibata Jakarta mengoleksi dua ballroom dan sembilan meeting room. Ruang pertemuan terbesar mampu mengakomodasi sekitar 400 orang.

BACA JUGA:  Dua Nama Besar Pelopor Penulisan Pariwisata di Indonesia

Terletak di selatan Jakarta, hotel yang dinakhodainya terbilang ramah lingkungan. Setidaknya itu tecermin dari 80 persen lahan hotel merupakan ruang terbuka hijau dan ditumbuhi pelbagai pohon yang rindang.

Namun, dari kacamata Wita, area Treepit, ruang terbuka hijau yang rimbun itu, dapat dikapitalisasi menjadi sumber pendapatan hotel. Area Treepit yang mampu menampung sekitar 1.200 orang ditawarkan sebagai venue acara semisal wedding atau gathering perusahaan.

BACA JUGA:  Jime Essink, Presiden Direktur UBM ASIA: Seni Membangun Pameran

Guna menangkal keraguan klien untuk menggunakan area Treepit, ia kemudian memasang kanopi di dekat taman. “Kanopi ini dibangun Februari lalu, dan sangat membantu. Dan tempat ini juga dapat digunakan sebagai lokasi event,” katanya.

Terkait dengan kompetisi di bisnis perhotelan yang kian meruncing, ia mengatakan pucuk pimpinan di sebuah hotel memang dituntut untuk kreatif dan inovatif melihat peluang yang ada, serta mengikuti tren dan selera konsumen yang sangat dinamis. 

spot_img
spot_img
spot_img

Akkulla Seminyak Akan Dibuka Oktober 2026, Tawarkan Diskon Pembukaan 30%

Elite Havens, perusahaan manajemen dan pemasaran vila mewah di Asia, mengumumkan bahwa Akkulla, kompleks...

THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Gelar Fashion Show Inklusif

JAKARTA, Venuemagz.com – Sepuluh anak melangkah satu per satu di area lobi hotel. Mereka...

Generasi Terbaru Printer EcoTank: Cetak Lebih Cepat, Biaya Lebih Hemat

Jakarta, Venuemagz.com – Kebutuhan mencetak dokumen tidak pernah benar-benar hilang, baik untuk menyelesaikan pekerjaan...

Ocean Mantra Village Hadir di Indonesia, Tawarkan Pengalaman Retret yang Sesungguhnya

Jakarta, Venuemagz.com -- Ocean Mantra Village resmi dibuka di Indonesia sebagai destinasi retret yang...