BerandaTipsTips Mengadakan Event Lari dari Race Management

Tips Mengadakan Event Lari dari Race Management

Published on

spot_img

Lebih lanjut Andreas mengatakan, menyelenggarakan event lari tidak hanya dapat dilakukan oleh race management, tetapi juga dapat dilakukan oleh para Event Organizer (EO). Namun, bagi EO yang perdana menggelar event lari, Andreas menyarankan agar dapat melakukan kolaborasi dengan perusahaan race management.

“Kalau EO itu punya mitra atau partner yang ada di race management, itu enak banget. Jadi, memang saya sangat menyarankan untuk dilakukan kolaborasi itu,” ujarnya lagi.

Menurutnya, dengan melakukan kolaborasi, para EO akan lebih mudah dalam menyelenggarakan event lari karena dibantu oleh yang berpengalaman di bidangnya. Banyak hal teknis dan detail yang belum pernah ditemui di event lainnya sehingga para EO harus banyak belajar dari race management.

“Mungkin kalau untuk peralatan yang dibutuhkan event lari, sama seperti event pada umumnya seperti panggung dan tenda. Tetapi, kalau bicara teknis, itu akan sangat berbeda dengan event lainnya,” katanya.

BACA JUGA:  Hal Teknis Yang Harus Diperhatikan Dalam Mendesain Stan Pameran

Hal teknis yang dimaksud ialah terkait pembagian waktu lari agar satu sama lain tidak saling bertabrakan hingga menentukan waktu mulai pertandingan agar si pelari dapat menjaga kondisi tubuhnya. Dalam menentukan hal-hal sedetail itu, menurut Andreas, hanya orang-orang yang berpengalaman saja yang mampu mengerjakannya.

“Jadi, lebih baik memang ada suatu race management yang jagain perlombaan agar nantinya acara berjalan dengan lancar. Para peserta juga akan mendapatkan experience yang menyenangkan dan semua hasilnya menjadi positif,” jelasnya lagi.

BACA JUGA:  Tips Berlibur Di Masa Kenormalan Baru

Jika acara perdananya berhasil memberikan kesan positif bagi banyak orang, dapat dipastikan para EO akan lebih mudah menggarap event serupa di tahun berikutnya. Apalagi, saat ini, event lari tengah menjadi tren di kalangan masyarakat dunia sehingga dapat lebih mudah menarik pasarnya.

“Sekali diadakan acaranya lancar dan bagus, sudah dipastikan di tahun kedua marketingnya akan jauh lebih mudah. Jadi, kalau di tahun berikutnya ada orang yang mau ikut acara tersebut, tinggal mengandalkan dari pengalaman para pelarinya saja atau melihat review-review di internet,” dia menambahkan.

spot_img
spot_img

Jogja Cultural Wellness Festival 2026, Cara Apik Yogyakarta Bidik Wisata Wellness Berbasis Budaya

Yogyakarta, Venuemagz.com — Yogyakarta akan menggelar Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2026 pada 6-8...

Incar Pasar Indonesia, Saudi Tourism Authority Gelar Indonesia Trade Roadshow  

Jakarta, Venuemagz.com -- Saudi Tourism Authority (STA) sukses menyelenggarakan Indonesia Trade Roadshow di Jakarta pada...

Preferred Hotels & Resorts Perkuat Kehadiran di Indonesia

Bali, Venuemagz.com -- Preferred Hotels & Resorts, jaringan hotel independen terbesar di dunia yang...

Citadines Antasari Jakarta Luncurkan Love in the City Wedding Packages dan Venue Baru

Jakarta, Venuemagz.com – Citadines Antasari Jakarta dengan bangga memperkenalkan “Love in the City” Wedding...

Jogja Cultural Wellness Festival 2026, Cara Apik Yogyakarta Bidik Wisata Wellness Berbasis Budaya

Yogyakarta, Venuemagz.com — Yogyakarta akan menggelar Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2026 pada 6-8...

Incar Pasar Indonesia, Saudi Tourism Authority Gelar Indonesia Trade Roadshow  

Jakarta, Venuemagz.com -- Saudi Tourism Authority (STA) sukses menyelenggarakan Indonesia Trade Roadshow di Jakarta pada...

Preferred Hotels & Resorts Perkuat Kehadiran di Indonesia

Bali, Venuemagz.com -- Preferred Hotels & Resorts, jaringan hotel independen terbesar di dunia yang...