BerandaDestinationTur Virtual Museum Secara Gratis di Tengah Wabah COVID-19

Tur Virtual Museum Secara Gratis di Tengah Wabah COVID-19

Published on

spot_img

7. Musée d’Orsay, Paris

Berasal dari gedung bekas Gare d’Orsay, sebuah stasiun kereta api dan hotel di Paris, museum ini menjadi rumah bagi seniman besar dunia. Sebut saja Cézanne, Monet, dan seniman Prancis lainnya. Di bawah atap kaca lengkung sepanjang 138 meter, terdapat koleksi terbesar impresionis dan pasca-impresionis di dunia. Tur virtual juga mencakup pameran online yang memetakan sejarah bangunan.

8. British Museum, London

BACA JUGA:  Tanjung Gunung Menanti Asa Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus

Ada 3.212 panel kaca di langit-langit berkubah milik British Museum. Melalui tur interaktif 360 derajat, memungkinkan Anda untuk memeriksa masing-masing panel yang berada di sana. Di luar ruangan, Anda dapat menemukan Batu Rosetta, mumi Mesir, dan keajaiban kuno lainnya.

Selain itu, terdapat platform infografis interaktif museum bernama History Connected yang mengajak Anda untuk mendalami informasi mengenai koleksi museum. Berbagai objek dengan kurator yang berbeda akan dihadirkan sepanjang waktu.

BACA JUGA:  Situs Parhutaan Ompung Tuan Sorimangaraja, Tujuan Wisata Sejarah Leluhur Batak

9. MASP, São Paulo, Brazil

Museu de Arte de São Paulo memiliki koleksi sejarah terbanyak yang disediakan melalui platform galeri virtualnya. Koleksi yang dihadirkan merupakan karya seni dari abad ke-14 hingga abad ke-20.

Lukisan-lukisan tampak menggantung di udara di sekitar ruang terbuka, atau pada panel kaca di museum. Ada juga pameran retrospektif sementara dari seniman ternama Brasil, Teresinha Soares, di samping tangga dalam gedung. Struktur kaca dan balok merah yang dibangun tahun 1968 juga layak dilihat dari luar melalui Google Street View.

BACA JUGA:  Sri Lanka Kini Bebas Visa Bagi Turis Indonesia

10. National Gallery, London

Dengan latar belakang empat singa, menjadikan museum ini sebagai rumah bagi 2.300 lukisan, cat air, gambar, dan seni Eropa milik publik lainnya. Koleksi-koleksi tersebut sudah ada sejak abad ke-13 hingga pertengahan abad ke-20.

Ada tujuh ruang pameran seni di dalamnya, yakni di bagian Renaissance Art dan aula tengah museum. Semuanya dapat dijelajahi dalam laman tur virtual 360 derajat, mulai dari tampilan potret hingga tampilan yang lebih besar.

Perdana, Event Fashion SEDASA Hadir di Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com - Untuk pertama kalinya, event fashion SEDASA hadir di Jakarta. SEDASA lahir...

Rayakan HUT Jakarta dengan Promo Plesiran di Jakarta Bersama Properti Ascott 

Jakarta, Venuemagz.com - The Ascott Limited (Ascott), perusahaan perhotelan internasional dan unit bisnis akomodasi...

Hammersonic 2026: 10 Tahun Paling Brutal, Line Up Global Menggila

Jakarta, Venuemagz.com - Hammersonic tidak sedang merayakan ulang tahun, mereka sedang menegaskan dominasi. Masuk...

Dyandra Media International Catatkan Pertumbuhan Positif pada Kuartal I 2026

Jakarta, Venuemagz.com – PT Dyandra Media International Tbk. (Dyandra) mengumumkan kinerja keuangannya pada 29...