BerandaEventFestival Maksaira 2018 akan Pecahkan Rekor MURI

Festival Maksaira 2018 akan Pecahkan Rekor MURI

Published on

spot_img
spot_img

Kementerian Pariwisata siap mendukung promosi potensi destinasi pariwisata Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara. Secara demografi berada di antara perlintasan kawasan wisata Wakatobi dan Raja Ampat, Kepulauan Sula sangat ideal dikembangkan sebagai wisata bahari dan wisata minat khusus bagi para pencinta olahraga selam.

“Kementerian Pariwisata siap membantu Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula untuk melakukan kajian pasar. Terus terang hingga kini kami belum mempunyai kajian pariwisata tentang Kepulauan Sula. Karakteristik daerahnya mirip dengan Wakatobi dan Raja Ampat sebagai destinasi wisata bahari kelas dunia, keduanya mempunyai pasar terbesar Jepang dan Eropa,” kata I Gde Pitana, Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata.

BACA JUGA:  Projek-D Vol.2 Tempatkan Dua Panggung di Satu Area

Menurut I Gde Pitana, Kabupaten Kepulaun Sula mempunyai potensi sebagai destinasi wisata bahari, khususnya untuk menyelam dan memancing. Namun demikian, perlu dilakukan kajian secara menyeluruh apa yang menjadi ciri khas dan keunggulan daerah ini untuk dikembangkan menjadi wisata minat khusus.

Hendrata Thes, Bupati Kepulauan Sula, mengatakan, Kabupaten Kepulauan Sula ingin berkembang sebagai destinasi wisata bahari dengan mengandalkan potensi yang dimiliki daerah. “Kami ingin beda dengan Wakatobi maupun Raja Ampat. Untuk itu kami memerlukan dukungan Kementerian Pariwisata melakukan kajian terhadap keunggulan destinasi Sula sebagai daya tarik pariwisata Kepulauan Sula,” kata Hendrata Thes.

BACA JUGA:  Ratusan Lembaga Pendidikan Islam Dunia Berkumpul di Muslim EduFest 2023

Untuk itu, Kepulauan Sula akan mengadakan Festival Maksaira 2018 pada 15 April 2018 yang akan berlangsung di Pantai Wai Ipa hingga Pantai Desa Bajo. Kegiatan Festival Maksaira 2018 sebagai event atraksi wisata budaya dan bahari telah memasuki tahun ketiga dan akan dicatatkan sebagai pemecahan rekor MURI untuk peserta memancing ikan kerapu terbanyak yang ditargetkan diikuti sebanyak 3.000 peserta, di mana pada 2017 diikuti oleh 1.700 peserta.

Ciri khas dari festival ini adalah  kegiatan lomba memancing ikan kerapu dengan lokasi di Pantai Desa Wai Ipa hingga pantai Desa Bajo. “Upaya penciptaan rekor MURI ini sebenarnya bukan yang pertamanya dilakukan, karena pada 2015 penghargaan MURI pernah diraih oleh Kabupaten Kepulauan Sula untuk event membakar ikan secara bersama-sama sepanjang 15 kilometer,” kata Hendrata Thes.

BACA JUGA:  Ini Daftar 125 Event Karisma Event Nusantara 2026 

I Gde Pitana mengatakan, Kementerian Pariwisata mengapresiasi tekad Kabupaten Kepulauan Sula yang membangun daerahnya dengan menempatkan pariwisata, industri perikanan, dan pertanian berbasis wawasan dan teknologi tepat guna sebagai program utamanya. Dengan semakin meningkatnya unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas), ke depan Kabupaten Kepulauan Sula ingin menjadi sebagai daerah tujuan wisata di Provinsi Maluku Utara dengan mengandalkan potensi budaya, alam, dan buatan manusia.

spot_img
spot_img
spot_img

Akkulla Seminyak Akan Dibuka Oktober 2026, Tawarkan Diskon Pembukaan 30%

Elite Havens, perusahaan manajemen dan pemasaran vila mewah di Asia, mengumumkan bahwa Akkulla, kompleks...

THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Gelar Fashion Show Inklusif

JAKARTA, Venuemagz.com – Sepuluh anak melangkah satu per satu di area lobi hotel. Mereka...

Generasi Terbaru Printer EcoTank: Cetak Lebih Cepat, Biaya Lebih Hemat

Jakarta, Venuemagz.com – Kebutuhan mencetak dokumen tidak pernah benar-benar hilang, baik untuk menyelesaikan pekerjaan...

Ocean Mantra Village Hadir di Indonesia, Tawarkan Pengalaman Retret yang Sesungguhnya

Jakarta, Venuemagz.com -- Ocean Mantra Village resmi dibuka di Indonesia sebagai destinasi retret yang...