IVENDO Ingin Jadikan Pengelola Desa Wisata Sebagai EO Profesional

Thursday, 01 April 21 Bonita Ningsih
Dieng Culture Festival 2020
Perhelatan Dieng Culture Festival.

Indonesia Event Industry Council (IVENDO) bekerja sama dengan Kemenparekraf akan bertugas sebagai pendamping dan pengembang sumber daya manusia (SDM) di desa wisata. Program terbaru dari Kemenparekraf ini bertujuan menjadikan desa wisata yang unggul, maju, dan mandiri pasca-pandemi COVID-19.

Meskipun belum dimulai pelaksanaannya, IVENDO telah mempersiapkan berbagai program untuk memajukan desa wisata terpilih. Tak hanya sekadar teori, tetapi juga memberikan pelatihan langsung bagi pengelola desa wisata. Dalam hal ini, IVENDO akan melatih mereka untuk menjadi sebuah event organizer (EO) yang profesional.

“Bagaimana caranya agar pengelola desa wisata tersebut mampu membuat event menarik di daerahnya, makanya kita latih untuk menjadi sebuah EO,” ujar Mulkan, Ketua Umum IVENDO.

BACA JUGA:   Toraja Marathon 2016 Mengembalikan Pesona Tana Toraja

Anggota IVENDO yang terjun langsung ke lapangan akan mengajarkan pengelola desa wisata mulai dari dasar hingga terlaksananya sebuah acara. Misalnya saja bagaimana cara merencanakan sebuah pertunjukan, membuat proposal acara, menghitung jumlah anggaran, cara berkoordinasi, hingga saat pementasan berlangsung.

“Kita juga akan ajarkan bagaimana cara memperoleh keuntungan dalam menggelar sebuah acara, misalnya saja cara menghitung harga tiket dan bagaimana cara me-monetize acara tersebut,” kata Mulkan lagi.

BACA JUGA:   Kementerian Pariwisata Targetkan 100.000 Homestay Desa Wisata

Tak sekadar memberikan pelatihan, IVENDO juga akan mendampingi dan mengawasi saat terjun langsung ke lapangan. Tujuannya adalah memperbaiki hal-hal yang kurang bagus saat pengelola desa wisata menggelar sebuah event.

“Ini semua dilakukan agar terbentuk sebuah tim yang solid saat menggelar sebuah event. Pokoknya, setelah program ini selesai, kita harapkan di setiap desa wisata ada satu EO lokal yang dapat menyelenggarakan event,” ujarnya.

Mulkan juga merencanakan akan membuat pilot project terkait penyelenggaraan sebuah event di desa wisata. Menurutnya, dengan melakukan praktik langsung dapat memberikan ilmu yang nyata bagi para pengelola desa wisata.

BACA JUGA:   Deklarasi IVENDO, Agar Pekerja Event Tak Kehilangan Induknya

“Kita ingin nantinya mereka semua bisa berdiri tanpa bergantung pada bantuan pemerintah dan lainnya. Jadi, program ini sangat bermanfaat karena mereka dapat mengetahui bagaimana caranya mendapatkan income sendiri saat menggelar sebuah acara,” ungkap Mulkan.