Job Fair Untuk Industri Digital Perdana Digelar

Thursday, 18 April 19   67 Views   0 Comments   Bonita Ningsih

Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) menggelar acara job fair industri digital untuk pertama kalinya di Indonesia. Acara yang bertajuk idEAWorks Pro ini berlangsung selama dua hari pada 11 hingga 12 April 2019 di The Hall, Mal Kota Kasablanka, Jakarta.

Ignatius Untung, Ketua Umum idEA, mengatakan, acara ini sebagai bentuk dukungan idEA terhadap revolusi industri 4.0 yang terjadi di Indonesia. Dengan melibatkan lebih dari 30 perusahaan digital, acara ini diharapkan dapat membantu perusahaan untuk mendapatkan bibit-bibit unggul di industri digital.

“Di sini perusahaan digital akan dengan mudah mendapatkan pekerja yang mereka inginkan untuk mengembangkan bisnisnya. Jadi, tidak hanya perusahaan saja yang diuntungkan, tapi para pencari kerja juga diuntungkan,” kata Untung.

Melalui acara ini, Untung berharap industri digital Tanah Air akan semakin maju. Menurutnya, saat ini masih susah menemukan talenta terbaik untuk perusahaan berbasis teknologi, padahal gegap gempita revolusi industri 4.0 sedang terjadi di Indonesia.

“Minimnya talenta ini membuat proses rekrutmen kian sulit, selain itu juga biaya yang dibutuhkan sangat banyak. Makanya, di sini kita menjadi wadah bagi mereka agar memudahkan perusahaan dalam mencari talenta terbaiknya,” ujar Untung.

Perusahaan yang tergabung dalam idEAWorks Pro ini meliputi GDP, Bhinneka, Tokopedia, Bukalapak, Blibli.com, KASKUS, OVO, Facebook, dan masih banyak lainnya. Nantinya, mereka yang tertarik bekerja di perusahaan tersebut dapat langsung mengunggah CV di stan masing-masing perusahaan.

Tak hanya itu, idEA juga mengadakan forum diskusi yang melibatkan orang-orang andal di industri digital. Mereka yang ingin mengetahui lebih banyak informasi terkait tentang industri digital dapat mengikuti kelas ini dengan membayar Rp300.000 per harinya.

“Tapi, untuk job fair kita buka secara gratis. Jadi, mau mahasiswa tingkat akhir, mahasiswa yang baru lulus, dan lagi mencari pekerjaan, atau bahkan orang yang sudah bekerja pun bisa hadir di sini. Barangkali mereka mau mencari pengalaman barunya di bidang digital ini,” ucapnya.

Beberapa nama yang mengisi kelas forum diskusi ini seperti Hendrik Tio selaku CEO Bhinneka, Daniel Tumiwa – Chief ADSvokator ADSvokat (Former CEO OLX Group), Roy Simangunsong – VP Teritory Head – Fox Networks (Former Country Manager Yahoo & Twitter), On Lee – CEO & CTO GDP Venture (Former Director of Microsoft), Fajrin Rasyid – Co founder & President Bukalapak, Jemy Confindo – CEO Blanja.com, dan masih banyak lainnya.

“Nama-nama ini terbukti sukses membawa perusahaannya ke level puncak, bahkan ada yang berhasil menyandang status unicorn. Mereka semua juga memberikan informasi terbaiknya dengan tema yang berbeda-beda, dan diharapkan ini menjadi acuan untuk menjadi profesional di industri digital,” ujar Untung.