Lebih lanjut Andre mengatakan, kegiatan business matching ini menjadi ruang bagi anggota ASPERAPI untuk mengembangkan potensinya di industri ini sehingga menjadi peluang yang bagus bagi perusahaannya. Oleh karenanya, setelah Rakernas berakhir diharapkan antar-anggota ASPERAPI di pusat maupun di daerah dapat terjalin kerja sama yang berkelanjutan.
“Misalnya, ada pameran yang digelar di Jakarta, melalui kegiatan ini nantinya bisa diadakan di daerah lainnya. Tentunya dengan mempertimbangkan konsep bisnis yang dikerjasamakan satu sama lain,” ujarnya lagi.
Acara ini dibuka oleh Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Event) Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Rizki Handayani Mustafa. Terdapat beberapa pembicara untuk panel diskusi pagi, di antaranya Direktur Pengembangan Promosi dan Citra Kementerian Perdagangan Tuti Prahastuti dan Direktur Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif BAPPENAS Leonardo AA Teguh Sambodo.
Keberadaan ASPERAPI telah menjadi warna dalam pengembangan dan kemajuan industri MICE dan pariwisata. ASPERAPI berkomitmen untuk bersama-sama dengan para pelaku usaha dan pemerintah dalam menyukseskan program pembangunan nasional.
Hingga saat ini sudah ada 704 anggota yang terdaftar dan tersebar di seluruh daerah Indonesia. Pada Rakernas 2020 kali ini, tercatat kurang lebih 300 anggota ASPERAPI hadir di Jakarta.





