Sandiaga Uno: Ada 1.200 Desa Berpotensi Menjadi Desa Wisata

Sunday, 02 May 21 Harry Purnama
desa wisata penglipuran bali

Indonesia memiliki lebih dari 75.000 desa yang tersebar hingga ke pelosok nusantara. Dari jumlah yang begitu banyak tersebut, tidak semuanya terangkat dan terpromosikan dengan baik sebagai tujuan wisata. Untuk itulah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyelenggarakan Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengatakan, melalui acara ini diharapkan dapat terpetakan potensi-potensi desa lainnya. “Total ada 244 desa wisata yang diamanahi kepada kami. Melalui acara ini, pemerintah ingin meningkatkan jumlahnya tidak hanya 244 desa wisata, tapi lebih. Saya memetakan paling tidak ada 1.200 yang berpotensi menjadi desa wisata. Ini yang menjadi target kita,” ujar Sandiaga Uno.

Pasalnya, menurut Sandi, tren baru di industri pariwisata sekarang ini bergerak ke arah nature dan culture. Karenanya, kehadiran desa wisata akan sangat mendukung tren tersebut.

BACA JUGA:   Edukasi Teknologi Audio Visual Melalui Jakarta AV Week

Selain itu, Sandiaga menjelaskan secara umum desa wisata terklasifikasi dalam tiga kategori. Pertama adalah rintisan, lalu desa wisata maju dan berkembang, serta yang ketiga adalah desa wisata mandiri, yakni desa wisata yang sudah mampu melakukan inovasi masyarakat dalam pengembangan potensi desa menjadi unit kewirausahaan mandiri.

“Kita sudah memiliki desa wisata yang terkenal di dunia, salah satunya di Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali yang terkenal karena menjadi desa terbersih di dunia. Kita juga punya beberapa desa yang sudah memiliki standar internasional. Oleh karena itu, penilaian anugerah di Desa Wisata Indonesia tahun 2021 didasarkan empat pilar pengembangan pariwisata berkelanjutan, yaitu, tata kelola, ekonomi lokal, budaya, dan pelestarian lingkungan,” kata Sandi.

BACA JUGA:   Kemenpar dan SMF Siapkan Skema Pembiayaan Homestay

Program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 juga bertujuan menjadikan desa wisata di Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia dan berdaya saing yang mampu mendorong pembangunan daerah, kesejahteraan masyarakat, serta sebagai ajang promosi potensi desa wisata kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Tidak hanya memberikan nilai tambah pada perekonomian masyarakat, tapi juga dapat sejalan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat, memperkuat kearifan budaya lokal, serta pelestarian lingkungan agar tercipta desa wisata yang berkualitas dan bertanggung jawab,” ujar Sandi Uno.

BACA JUGA:   Sukabumi dan Mojokerto Potensial untuk Desa Wisata

Sandiaga sendiri menargetkan acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 ini dapat diikuti lebih dari 500 desa wisata di seluruh Indonesia. Para peserta dapat melakukan registrasi terlebih dahulu dari 7 Mei sampai 26 Juni 2021 melalui portal www.jadesta.com, yang nantinya akan dikurasi dan dinilai oleh 15 juri yang ada, di antaranya adalah Atta Halilintar dan chef Vindex Tengker. Pemenang Anugerah Desa Wisata ini akan diumumkan pada 7 Desember 2021.