BerandaNewsPemerintah Wajibkan Sertifikasi Halal di 3.000 Desa Wisata

Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Halal di 3.000 Desa Wisata

Published on

spot_img

Pemerintah berkomitmen menjadikan Indonesia sebagai destinasi pariwisata halal terbaik di dunia. Untuk itu, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menjalankan program “Wajib Halal Oktober 2024” untuk menjamin kenyamanan dan keamanan wisatawan Muslim saat berlibur di destinasi-destinasi wisata dalam negeri.

Salah satu bentuk nyata dari program “Wajib Halal Oktober 2024” adalah melakukan sertifikasi halal produk makanan dan minuman di 3.000 desa wisata. Rizki Handayani, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, mengatakan, wisata halal tidak akan sukses jika makanan dan minuman yang ditawarkan tidak dapat memberikan jaminan kehalalan. Oleh karena itu, pihaknya telah menginstruksikan para pelaku usaha kuliner untuk segera melakukan sertifikasi halal produk mereka.

BACA JUGA:  Kasus Covid-19 Mulai Membaik, Colliers Prediksi Pembangunan Akomodasi di Bali Kembali Tumbuh

Muhammad Aqil Irham, Kepala BPJPH, menambahkan bahwa sertifikasi halal tidak hanya menyangkut isu agama, melainkan juga terkait dengan higienitas, mutu, kualitas, dan daya saing produk. Dengan sertifikasi halal, pelaku usaha di desa-desa wisata dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing usaha mereka, serta meraup pendapatan lebih besar dari wisatawan Muslim.

Untuk mewujudkan program ini, BPJPH dan Kemenparekraf akan melakukan sosialisasi, edukasi, literasi, publikasi, bahkan menyediakan anggaran bagi pelaku usaha mikro dan kecil agar mendapatkan sertifikasi halal gratis. Selain itu, mereka juga akan mempertemukan semua pemangku kepentingan di desa wisata, seperti pengelola desa wisata, kelompok sadar wisata, dan lembaga pemeriksa halal.

BACA JUGA:  Pemerintah Tetapkan Bekerja Tidak Lagi Dari Rumah, Tapi Dari Bali

Florida, Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf, memaparkan bahwa pihaknya telah memverifikasi hampir 4.000 desa wisata di Jaring Desa Wisata (Jadesta) untuk disinergikan dengan data sebaran pendamping proses produk halal dari BPJPH. Berdasarkan data tersebut, 3.000 desa wisata terpilih untuk mendapatkan pendampingan proses produk halal di daerah oleh BPJPH.

“Dengan adanya kolaborasi antara Kemenparekraf dan BPJPH, diharapkan sertifikasi halal produk makanan dan minuman di desa wisata dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, meningkatkan kesadaran tentang kebersihan dan keamanan pangan, membuka peluang kerja sama dengan mitra-mitra strategis, dan menjangkau pasar wisatawan yang lebih luas, khususnya untuk keberlanjutan program pengembangan desa wisata,” ungkap Florida.

BACA JUGA:  ITB Buyers Gaet 1.000 Anggota

Dengan gelombang sertifikasi halal ini, Indonesia semakin mengukuhkan komitmennya untuk menjadi destinasi halal dunia. Pada November 2023, lembaga Salaam Gateway dan Dinar Standard merilis daftar 30 perusahaan halal terbesar dunia, di mana 15 di antaranya berasal dari Indonesia. Selain itu, Indonesia juga meraih penghargaan sebagai destinasi halal terbaik dunia dari Crescentrating dan peringkat teratas dalam Global Muslim Travel Index. Pencapaian ini menjadi modal berharga bagi upaya menjadikan Indonesia sebagai kiblat pariwisata halal kelas dunia.

spot_img
spot_img

Indonesia Kebanjiran Turis Malaysia, Ada Alarm Ekonomi di Baliknya?

Jakarta, Venuemagz.com - Gelombang wisatawan Malaysia yang datang ke Indonesia belakangan ini menjadi perbincangan...

Perluas Jaringan, BATIQA Hotel Hadir di Lampung

Lampung, Venuemagz.com — BATIQA Hotel Manajemen resmi menandatangani kerja sama pengelolaan hotel dengan Adora...

AYANA Bali Hadirkan Fasilitas MICE Baru Berskala Besar 

Bali, Venuemagz.com - AYANA Bali bersiap mengukir sejarah baru dalam industri event nasional maupun...

IIMS Surabaya 2026 Resmi Berakhir, Dyandra Optimis Industri Otomotif Tumbuh Merata 

Surabaya, Venuemagz.com – Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 resmi berakhir pada 31 Mei...

Peran Penting BCA dalam Memajukan Industri Pariwisata Indonesia

Bank Central Asia (BCA) tidak hanya berperan sebagai salah satu bank swasta terbesar di...

Desa Wisata Dapat Bantuan Rp120 Juta

Pandemi mendisrupsi banyak hal, tak terkecuali cara masyarakat berwisata. Dari yang gemar bertandang ke...

Desa Wisata Diminta Tidak Dikelola Secara Instan

Staf Ahli bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi serta Plt Deputi bidang Sumber Daya dan...