BerandaAdvertorialSumedang Tuan Rumah Kejuaraan Paralayang Internasional

Sumedang Tuan Rumah Kejuaraan Paralayang Internasional

Published on

spot_img

Kejuaran olahraga Paralayang kelas internasional atau West Java Paragliding World Championship 2019 siap digelar pada 22 – 28 Oktober 2019 di Sumedang, Jawa Barat.

Bupati Semedang Dony Ahmad Munir di Sumedang, Minggu (25/8/2019) mengatakan, event ini akan mempertandingkan dua kelas sekaligus, yakni kelas paling bergengsi cross country dan accuracy. Kedua kelas tersebut di bawah lisensi persatuan paralayang dunia PWC dan PGAWC. Selain itu, ada juga kategori tambahan yang tidak kalah menarik, yaitu fun fly atau festival fly yang baru pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia.

BACA JUGA:  Sandiaga Uno Pastikan Ketersediaan Akomodasi Selama KTT ASEAN 2023 

Insyaallah nanti ada 160 pilot cross country dan accuracy dari 20 negara yang akan berlaga dalam kejuaraan dunia paralayang di Sumedang. Ini adalah kejuaraan dunia paralayang terbesar, terlengkap dan paling ditunggu di dunia,” kata Dony.

Selain kejuaraan dunia paralayang, dalam pelaksanaannya nanti akan diselenggarakan pertunjukan seni budaya, festival kuliner, dan lomba fotografi. Untuk menambah wawasan para peserta, juga akan digelar sharing session dan coaching clinic paralayang bersama para legenda paralayang kelas dunia, antara lain Paul Guschlbauer dari Austria. Selain jagonya paragliding, Paul juga seorang speed hiking dan adventurer kelas dunia.

BACA JUGA:  Presiden Berharap YIA Mampu Dongkrak Kunjungan Wisatawan

“Melalui West Java Paragliding World Championship, kami akan jadikan Sumedang sebagai surganya paralayang dunia. Karena itu pula, pendekatan yang kami lakukan bukan hanya berfokus pada kejuaraannya saja, tetapi juga membangun ekosistemnya,” terang Dony.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan, konsep sport tourism merupakan ide cemerlang untuk menggali potensi pariwisata melalui sub bidang pariwisata lainnya yang bisa dikembangkan.

BACA JUGA:  Musim Seni Salihara 2022 Hadirkan Pertunjukan Seni Hingga Pameran

“Jadi kelihatannya sesuai misinya dengan kita, jadi saya menempatkan media itu utama, apalagi yang (sport event) itu berhubungan langsung dengan event pariwisata, konsepnya bagus,” katanya.

Hal itulah yang selalu ditekankan Arief saat menggelar agenda pariwisata di daerah, terlebih agenda yang memiliki konsep sport tourism yang membutuhkan pematangan konsep tingkat tinggi.

“Saya selalu tekankan, kalau akan mengadakan event, pilih itu media partner (yang kuat), terutama dalam sport event, karena dampak tidak langsungnya akan lebih besar,” kata Arief.

Alibaba dan Singapore Tourism Board Luncurkan Singapore Street Stars bagi Turis China

Singapura, Venuemagz.com -- Amap, platform berbasis lokasi milik Alibaba, menandatangani perjanjian kerja sama dengan...

Rp10 Miliar Berputar di FLOII Expo 2026

Tangerang, Venuemagz.com – Pameran tanaman hias Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2026 telah berlangsung...

Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan, Novotel Jakarta Cikini Gelar Corporate & Media Gathering 

Jakarta, Venuemagz.com - Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-7, Novotel Jakarta Cikini menghadirkan Corporate...

Perayaan Hari Batik Nasional Digelar di Surabaya, Ini Rangkaian Acaranya

Surabaya, Venuemagz.com - Yayasan Batik Indonesia (YBI) bersama Komite Hari Batik Nasional 2026 akan...

Sumedang Berambisi Jadi Surga Paralayang Dunia

Kejuaran paragliding (paralayang) tingkat internasional dalam event West Java Paragliding World Championship And Culture...