Tiga Tujuan Mulia dari Kontes Video Alamku Negeriku

Wednesday, 24 February 21 Bonita Ningsih

Penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) Virtual 2021 menghadirkan berbagai program di dalamnya, salah satunya ialah kontes video nasional bertajuk “Alamku Negeriku”. Dalam pelaksanaannya, Dyandra Promosindo bekerja sama dengan Robinson Journey yang merupakan sebuah akun petualangan yang menjelajahi Indonesia menggunakan kendaraan.

“Kenapa kita ajak jelajah wisata Indonesia dengan motor atau mobil? Karena saya ingin menunjukkan bahwa Indonesia bisa dijelajah hanya dengan motor atau mobil biasa saja loh. Banyak sekali tempat wisata yang indah untuk dikunjungi oleh para pengendara motor atau mobil,” ungkap Robinson Telaumbanua, pemilik akun Robinson Journey.

Program Alamku Negeriku tercetus atas dasar keprihatinan Robinson terhadap dampak pandemi COVID-19 bagi pariwisata Tanah Air. Menurutnya, pariwisata menjadi industri yang paling terpukul dengan adanya pandemi ini sehingga membutuhkan banyak dukungan untuk kembali memulihkannya.

BACA JUGA:   Doraemon Muncul Di Surabaya

Robinson memiliki tiga tujuan mulia saat menghadirkan kontes video Alamku Negeriku di IIMS Virtual 2021. Tujuan pertama ialah mempromosikan pariwisata daerah di Indonesia, khususnya wisata alam. Menurutnya, wisata alam menjadi prioritas di sini karena di tengah kondisi saat ini, tempat terbuka menjadi pilihan yang tepat untuk berwisata.

“Wisata alam dinilai paling aman dan minim dalam penyebaran virus COVID-19. Banyak sekali pilihan wisata alam yang dapat dipilih, seperti gunung, pantai, sungai, danau, hingga air terjun. Pokoknya, jangan sampai mengunjungi tempat yang menimbulkan kerumunan,” ungkap Robinson.

Tujuan kedua ialah mengampanyekan protokol kesehatan berbasis CHSE selama berwisata menggunakan kendaraan pribadi. Para peserta kontes Alamku Negeriku diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan mulai dari keluar rumah, saat berkendara, hingga saat mengunjungi tempat wisata alam.

BACA JUGA:   Mengintip Peluang Industri Halal di INALEC 2017

“Dengan begitu, protokol kesehatan akan selalu menjadi hal utama yang akan diingat orang-orang saat berwisata. Diharapkan, penggunaan masker di tempat umum akan menjadi kebiasaan setiap orang, seperti layaknya menggunakan helm saat berkendara roda dua,” ucapnya lagi.

Terakhir adalah membantu para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di berbagai daerah. Pasalnya, selama pandemi, banyak pelaku parekraf yang tak memiliki pemasukan akibat tak ada pergerakan pariwisata di dalamnya.

“Mereka yang hanya mengandalkan pemasukan dari para wisatawan, tidak bisa berbuat banyak di sini,” dia menceritakan.

BACA JUGA:   Travel for Change Ajak Anak Kurang Mampu untuk Berwisata

Selain itu, Robinson, juga berpesan agar peserta kompetisi ini tidak membawa bekal makanan dari rumah. Mereka diminta untuk membantu para UMKM yang berjualan makanan dan minuman selama perjalanan ke tempat wisata.

 “Saat di tempat wisata pun, mereka harus bantu orang yang berjualan di sana. Tidak hanya makanan dan minuman, tetapi juga kerajinan tangan untuk oleh-oleh,” dia menambahkan.