Travel for Change Ajak Anak Kurang Mampu untuk Berwisata

Monday, 29 April 19 Herry Drajat
Travel for Change

Panorama Group melalui Panorama Foundation menginisiasi sebuah gerakan sosial yang berbasis public fundraising untuk mengajak anak-anak yang kurang mampu belajar mengenai sejarah, toleransi, dan keberagaman Indonesia. Kegiatan yang diselenggarakan pada 21 April 2019 tersebut dikemas sambil merasakan pengalaman traveling pertama dalam hidupnya. 

Gerakan sosial yang diberi nama Travel for Change ini merupakan pilot project yang dilaksanakan oleh Panorama Group melalui Panorama JTB Tours Indonesia sebagai donatur utama yang bekerja sama dengan Yayasan Inspiration Factory.

Pada proyek pertamanya ini, Panorama Foundation mengajak anak-anak kurang mampu untuk mengunjungi Museum Nasional sambil berkeliling ke beberapa destinasi wisata populer Jakarta menggunakan bus White Horse. Sebelumnya, para donatur, fasilitator, perwakilan Inspiration Factory, dan anggota Panorama Foundation berkumpul di Jembatan Tiga-Pluit untuk mengikuti upacara pembukaan yang dipimpin oleh anak-anak.  

Misi Travel for Change memang memberikan kesempatan bagi anak-anak yang kurang mampu untuk merasakan pengalaman traveling. AB Sadewa, Ketua Pelaksana Travel for Change sekaligus ketua Yayasan Panorama Foundation, mengatakan, dirinya berharap bahwa perjalanan anak-anak Inspiration Factory ini bisa membawa kesan dan pelajaran penting yang mungkin bisa memotivasi mereka untuk terus berkembang dan memiliki semangat tinggi untuk meraih cita-cita.

“Sejak awal mengetahui objective dari kegiatan ini, kami berusaha mempersiapkan segala kebutuhannya sebaik mungkin agar pengalaman traveling pertama anak-anak ini dapat menjadi pengalaman yang berkesan. Ini juga merupakan bentuk komitmen kami untuk terjun ke masyarakat dan menjadi bagian di dalamnya,” ujar Andrianto Tirtawisata, Direktur Explorer Indonesia yang mewakili PT Weha Transportasi Indonesia Tbk.

Pihak Travel for Change juga berupaya untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin dan bisa mengajak lebih banyak pihak untuk berpartisipasi agar lebih banyak lagi mimpi anak-anak Indonesia untuk berwisata bisa terwujud.

“Kami percaya, niat baik kami akan disambut baik oleh masyarakat. Semenjak kami menginformasikan kegiatan Travel for Change ini, banyak pihak yang menghubungi kami dan meminta untuk ikut berpartisipasi. Kami sangat mengapresiasi segala jenis keterlibatan, baik dari individu maupun korporasi. Ke depan, besar harapan kami untuk mengajak kelompok anak lainnya, seperti anak dengan disabilitas, atau mungkin anak-anak refugee,” ujar AB Sadewa.