BerandaFeatureDestinasi yang Paling Terdampak Corona Justru Paling Cepat Pulih

Destinasi yang Paling Terdampak Corona Justru Paling Cepat Pulih

Published on

spot_img

Tjokorda Oka Sukawati, Wakil Gubernur Bali, menambahkan, saat ini ada beberapa wisatawan dari Jerman yang memercayakan Bali sebagai tempat karantina mandiri selama pandemi COVID-19. Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi pariwisata Bali karena dapat memberikan tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi wisatawan mancanegara di tengah pandemi COVID-19.

“Ada satu keluarga dari Jerman secara khusus datang ke Bali untuk karantina diri dan menyewa vila di Ubud. Mereka masak sendiri dan melakukan berbagai aktivitas di sana. Jadi, memang ada beberapa tipe wisatawan yang masih bertahan di Bali saat COVID-19 ini,” kata Cok Ace, begitu sapaan akrabnya.

BACA JUGA:  5 Alasan Perlu Berpartisipasi di Bali & Beyond Travel Fair 2017

Selain menambah kepercayaan wisatawan mancanegara terhadap Bali pasca-COVID-19, hal tersebut tentu mendatangkan bisnis bagi pelaku usaha pariwisata di Bali. Meskipun tidak terlalu banyak jumlah transaksinya, setidaknya cara ini dapat membantu pelaku usaha pariwisata untuk tetap hidup di tengah pandemi COVID-19.

“Tidak semua orang memiliki uang lebih untuk mempertahankan usahanya hingga tiga bulan ke depan. Makanya, meskipun ini hanya transaksi kecil-kecilan, setidaknya ini menjadi poin yang bisa kami lakukan untuk membantu para pelaku usaha di pariwisata,” ucap Cok Ace lagi.

BACA JUGA:  Mampukah Terorisme Memengaruhi MICE?

Dari contoh kasus tersebut, Hermawan meyakini bahwa bisnis pariwisata di Bali tidak akan pernah mati meskipun diterpa banyak masalah. Sebut saja saat terjadi kasus peledakan bom di Bali, bencana gunung meletus, wabah penyakit SARS hingga MERS, tidak membuat pariwisata di Bali meredup hingga saat ini.

“Bali ini tidak ada matinya ya, mau kena bom berkali-kali, SARS, MERS, dan lainnya, tetap saja ada bisnis setelahnya. Bahkan, saat terjadi COVID-19 ini, saya pikir bisnis di Bali itu nol, ternyata masih ada bisnis di dalamnya,” ungkap Hermawan.

spot_img
spot_img

Indonesia Kebanjiran Turis Malaysia, Ada Alarm Ekonomi di Baliknya?

Jakarta, Venuemagz.com - Gelombang wisatawan Malaysia yang datang ke Indonesia belakangan ini menjadi perbincangan...

Perluas Jaringan, BATIQA Hotel Hadir di Lampung

Lampung, Venuemagz.com — BATIQA Hotel Manajemen resmi menandatangani kerja sama pengelolaan hotel dengan Adora...

AYANA Bali Hadirkan Fasilitas MICE Baru Berskala Besar 

Bali, Venuemagz.com - AYANA Bali bersiap mengukir sejarah baru dalam industri event nasional maupun...

IIMS Surabaya 2026 Resmi Berakhir, Dyandra Optimis Industri Otomotif Tumbuh Merata 

Surabaya, Venuemagz.com – Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 resmi berakhir pada 31 Mei...

FINNS Menjadi Beach Club Pertama yang Miliki Helikopter Penyelamatan

Bali, Venuemagz.com -FINNS Beach Club secara resmi meluncurkan helikopter search and rescue (SAR) pertama...

Bali Sah Menjadi Destinasi Nomor 1 Dunia 2026

Bali, Venuemagz.com -- Industri pariwisata Indonesia kembali mencatatkan sejarah emas. Pulau Dewata, Bali, resmi...

Ekspansi Tribute Portfolio di Indonesia dengan Pembukaan Hiliwatu, Bali Ubud

Bali, Venuemagz.com -- Tribute Portfolio, bagian dari portofolio global Marriott Bonvoy yang mencakup lebih...