BerandaFeatureIndustri MICE Menunggu Uluran Tangan Pemerintah

Industri MICE Menunggu Uluran Tangan Pemerintah

Published on

spot_img

Dukungan Pemerintah

Dengan adanya krisis global ini, industri MICE membutuhkan dukungan dari pemerintah. Tidak hanya bagi para PEO, tapi juga pada sektor yang terkait, seperti pemilik venue dan perusahaan pendukung lainnya.

“Saya lihat pada semester satu penurunan sampai pada angka 75 persen, dan ini adalah pukulan telak untuk industri MICE. Tentunya kami akan berusaha tetap untuk survive, tetapi kami sangat berharap pada pemerintah. Apa pun bentuknya, support dari pemerintah akan sangat berarti,” ujar Hendra.

BACA JUGA:  Cara Unik Mengemas Incentive Trip di Destinasi Domestik

Pemerintah saat ini memasukkan industri MICE dalam pengembangan ekonomi nasional karena sektor ini dapat mendukung pengembangan investasi, industri, perdagangan, serta keilmuan, terutama konferensi dan pameran. Berbeda dengan pariwisata yang ke arah leisure, pengunjung event MICE adalah pebisnis atau korporat dan asosiasi.

Rizky Handayani, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengatakan, “Pemerintah sangat prihatin dan memikirkan bagaimana industri MICE dan pariwisata bisa survive di tahun ini dan dapat dikembangkan lagi pada tahun-tahun berikutnya. Yang kami letakkan di depan adalah kesehatan dan keselamatan,” kata Rizky Handayani.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Mendorong Penerapan Sustainable MICE Events

Rizky menambahkan, Presiden dan menteri sudah berkali-kali rapat, bukan hanya membahas mengenai masalah kesehatan, tetapi bagaimana memberikan dukungan pada industri di semua sektor. “Yang sakit bukan Indonesia, tetapi market-nya,” ujar Rizky.

“Dalam waktu dekat akan ada kebijakan-kebijakan pemerintah terkait masalah itu,” ujar Rizky.

Rizky mengakui sudah memberikan masukan pada Presiden mengenai strategi yang disiapkan untuk mendukung sektor pariwisata dan MICE pada saat kritis ini. Langkah-langkah yang disiapkan pertama-tama adalah mengurangi promosi luar negeri terlebih dahulu dan berkonsentrasi pada penanganan masalah kesehatan masyarakat.

spot_img
spot_img

Babak Baru KRISTAInterFOOD 2026: Hadir dengan Venue Lebih Besar dan Siap Manjakan Industri Mamin Global

Jakarta, Venuemagz.com - Krista Exhibitions kembali menghadirkan pameran makanan dan minuman bertajuk InterFood untuk...

Mercure Jakarta Batavia dan Museum Wayang Hadirkan Pameran Wayang

Dalam rangka memperingati HUT ke-499 kota Jakarta, Mercure Jakarta Batavia berkolaborasi dengan Museum Wayang...

Masa Depan Pariwisata Asia Pasifik ada di Wisatawan Berkualitas

Jakarta, Venuemagz.com -- Selama beberapa dekade, standar pariwisata global sangat mudah ditebak: arus wisatawan...

InJourney Hospitality House Beri Pelatihan Pelaku Pariwisata di Labuan Bajo

Labuan Bajo, Venuemagz.com -- Pada 10-12 Juni 2026, PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS), PT...

Lampaui Target, IIMS Surabaya 2026 Catatkan Transaksi Rp336 Miliar dan 32.000 Pengunjung

Surabaya, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo sukses menggelar Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya, Jawa...

IFEX 2026 Dorong Ekspor Produk Furnitur Asal Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - Indonesia International Furniture Expo (IFEX) kembali digelar untuk ke-11 kalinya pada...

Selain Jakarta, IIMS 2026 Hadir di Tiga Kota Besar Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com - Setelah sukses digelar di Jakarta, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026...