BerandaFeatureUsai BTS Condong ke GBK, Kini GNR, Metallica, dan The Weeknd Dibidik...

Usai BTS Condong ke GBK, Kini GNR, Metallica, dan The Weeknd Dibidik JIS

Published on

spot_img

Jakarta, Venuemagz.com – Wacana menghadirkan konser internasional kembali menghangat di Jakarta. Nama-nama besar seperti Guns N’ Roses, Metallica, hingga The Weeknd disebut masuk dalam pembahasan internal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sebagaimana disampaikan Gubernur Jakarta Pramono Anung dalam pernyataan yang ramai beredar di media sosial.

Meski belum disertai jadwal resmi, venue, maupun pengumuman promotor, sinyal ini dinilai menarik bagi industri event. Sebab, di balik nama besar para musisi tersebut, tersimpan agenda yang lebih besar, yaitu mendorong Jakarta masuk ke peta tur global dan menyiapkan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai magnet baru konser internasional.

Bagi pelaku industri MICE dan live entertainment, isu ini bukan sekadar rumor hiburan. Ini adalah sinyal bahwa Jakarta tengah membaca peluang besar dari ekonomi konser yang selama beberapa tahun terakhir menjadi rebutan banyak kota di Asia Tenggara.

Konser Bukan Lagi Hiburan, Tapi Mesin Ekonomi Kota

Dalam beberapa tahun terakhir, konser berskala global terbukti mampu menggerakkan ekonomi perkotaan secara signifikan. Hotel penuh, restoran ramai, transportasi meningkat, pusat perbelanjaan ikut terdampak, hingga UMKM di sekitar venue kebagian rezeki.

BACA JUGA:  Mengemas MICE Pulau Celebes

Fenomena “concert tourism” inilah yang membuat kota-kota seperti Singapura, Bangkok, Kuala Lumpur, hingga Manila agresif memburu jadwal tur artis dunia. Jakarta tentu tak ingin hanya menjadi penonton.

Jika Jakarta mampu konsisten menghadirkan konser nama besar, dampaknya bukan hanya pada citra kota, tetapi juga pada perputaran ekonomi kreatif dan pariwisata urban.

JIS dan Misi Merebut Panggung Utama

Di balik wacana konser internasional ini, ada isu yang lebih strategis, yaitu optimalisasi Jakarta International Stadium.

Sebagai stadion modern berkapasitas besar milik Pemprov DKI, Jakarta International Stadium sejak awal memang diproyeksikan bukan hanya untuk sepak bola, tetapi juga untuk event internasional, termasuk konser. Dengan fasilitas atap buka-tutup, area luas, dan citra venue baru, JIS memiliki modal kuat untuk bersaing.

Namun, realitas pasar menunjukkan, hingga kini Gelora Bung Karno (GBK) masih menjadi pilihan utama banyak promotor konser besar. Faktor lokasi yang lebih sentral, akses transportasi matang, pengalaman operasional, serta ekosistem event yang sudah terbentuk menjadikan GBK unggul secara praktis.

BACA JUGA:  Enam Pendekatan Kesehatan Untuk Pemulihan Pariwisata

Artinya, jika Jakarta serius mendorong Jakarta International Stadium sebagai venue konser global, tantangannya bukan hanya mendatangkan artis, tetapi meyakinkan promotor bahwa venue ini efisien, aman, mudah dijual, dan nyaman bagi penonton.

Efek BTS dan Sensitivitas Pasar Konser

Nama BTS memang sudah dijadwalkan bakal konser di Jakarta tahun 2026 ini, namun hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai venue karena masih adanya pro-kontra. Meski demikian, diskusi publik soal BTS sering kali memunculkan perdebatan antara JIS dan GBK.

Ini menunjukkan bahwa venue kini bukan sekadar tempat acara, melainkan bagian dari pengalaman fans. Akses masuk, transportasi pulang malam, antrean, view panggung, hingga kenyamanan sekitar stadion menjadi faktor yang sangat diperhatikan.

BACA JUGA:  NXTGEN Taylor’s University Tampil Berani di Asia MICE Youth Challenge 2025

Bagi promotor, memilih venue bukan soal gengsi, tetapi soal kalkulasi bisnis dan pengalaman audien.

Jakarta Punya Peluang, Tapi Butuh Konsistensi

Wacana mendatangkan Metallica atau The Weeknd tentu menarik perhatian publik. Namun, industri memahami bahwa menghadirkan artis global membutuhkan proses panjang, mulai dari negosiasi jadwal tur, kesiapan sponsor, hitungan daya beli pasar, hingga ketersediaan venue.

Karena itu, isu ini sebaiknya dibaca bukan sekadar janji hiburan, melainkan sebagai penanda bahwa Pemprov DKI ingin memainkan peran lebih besar di industri live entertainment.

Jika konsisten, Jakarta punya peluang besar. Populasi besar, pasar kuat, basis fans masif, jaringan penerbangan lengkap, dan infrastruktur kota yang terus berkembang adalah modal nyata.

Tantangan berikutnya tinggal satu, apakah Jakarta siap menjadi kota konser secara sistematis, bukan musiman? Sebab, untuk masuk peta tur dunia, kota tidak cukup hanya punya stadion megah. Kota harus punya ekosistem event yang bekerja rapi dari hulu ke hilir.

spot_img

Aston Sentul Rayakan 10 Tahun Perjalanannya

Sentul, Venuemagz.com – Aston Sentul Lake Resort & Conference Center dengan bangga merayakan hari...

Perdana, Indo Livestock Expo & Forum Hadirkan Kompetisi terkait Ternak Ruminansia 

Jakarta, Venuemagz.com - Indo Livestock Expo & Forum edisi 19 akan segera hadir pada...

Swiss-Belresidences Kalibata Ajak Tamu Nikmati Kemudahan dan Benefit Eksklusif Lewat Mobile App

Jakarta, Venuemagz.com – Swiss-Belhotel International menghadirkan aplikasi Swiss-Belhotel International yang menjadi langkah penting dalam...

Indo Livestock Expo & Forum 2026 Segera Digelar, Hadirkan Peserta dari 40 Negara

Jakarta, Venuemagz.com - Indo Livestock Expo & Forum akan kembali digelar pada 16–18 Juni...