BerandaFeatureUsai BTS Condong ke GBK, Kini GNR, Metallica, dan The Weeknd Dibidik...

Usai BTS Condong ke GBK, Kini GNR, Metallica, dan The Weeknd Dibidik JIS

Published on

spot_img

Jakarta, Venuemagz.com – Wacana menghadirkan konser internasional kembali menghangat di Jakarta. Nama-nama besar seperti Guns N’ Roses, Metallica, hingga The Weeknd disebut masuk dalam pembahasan internal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sebagaimana disampaikan Gubernur Jakarta Pramono Anung dalam pernyataan yang ramai beredar di media sosial.

Meski belum disertai jadwal resmi, venue, maupun pengumuman promotor, sinyal ini dinilai menarik bagi industri event. Sebab, di balik nama besar para musisi tersebut, tersimpan agenda yang lebih besar, yaitu mendorong Jakarta masuk ke peta tur global dan menyiapkan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai magnet baru konser internasional.

Bagi pelaku industri MICE dan live entertainment, isu ini bukan sekadar rumor hiburan. Ini adalah sinyal bahwa Jakarta tengah membaca peluang besar dari ekonomi konser yang selama beberapa tahun terakhir menjadi rebutan banyak kota di Asia Tenggara.

Konser Bukan Lagi Hiburan, Tapi Mesin Ekonomi Kota

Dalam beberapa tahun terakhir, konser berskala global terbukti mampu menggerakkan ekonomi perkotaan secara signifikan. Hotel penuh, restoran ramai, transportasi meningkat, pusat perbelanjaan ikut terdampak, hingga UMKM di sekitar venue kebagian rezeki.

BACA JUGA:  Bagaimana Tren Bisnis Pameran 2022?

Fenomena “concert tourism” inilah yang membuat kota-kota seperti Singapura, Bangkok, Kuala Lumpur, hingga Manila agresif memburu jadwal tur artis dunia. Jakarta tentu tak ingin hanya menjadi penonton.

Jika Jakarta mampu konsisten menghadirkan konser nama besar, dampaknya bukan hanya pada citra kota, tetapi juga pada perputaran ekonomi kreatif dan pariwisata urban.

JIS dan Misi Merebut Panggung Utama

Di balik wacana konser internasional ini, ada isu yang lebih strategis, yaitu optimalisasi Jakarta International Stadium.

Sebagai stadion modern berkapasitas besar milik Pemprov DKI, Jakarta International Stadium sejak awal memang diproyeksikan bukan hanya untuk sepak bola, tetapi juga untuk event internasional, termasuk konser. Dengan fasilitas atap buka-tutup, area luas, dan citra venue baru, JIS memiliki modal kuat untuk bersaing.

Namun, realitas pasar menunjukkan, hingga kini Gelora Bung Karno (GBK) masih menjadi pilihan utama banyak promotor konser besar. Faktor lokasi yang lebih sentral, akses transportasi matang, pengalaman operasional, serta ekosistem event yang sudah terbentuk menjadikan GBK unggul secara praktis.

BACA JUGA:  Dari Lari ke Hyrox, Sport Event Jadi Mesin Bisnis Baru Industri MICE

Artinya, jika Jakarta serius mendorong Jakarta International Stadium sebagai venue konser global, tantangannya bukan hanya mendatangkan artis, tetapi meyakinkan promotor bahwa venue ini efisien, aman, mudah dijual, dan nyaman bagi penonton.

Efek BTS dan Sensitivitas Pasar Konser

Nama BTS memang sudah dijadwalkan bakal konser di Jakarta tahun 2026 ini, namun hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai venue karena masih adanya pro-kontra. Meski demikian, diskusi publik soal BTS sering kali memunculkan perdebatan antara JIS dan GBK.

Ini menunjukkan bahwa venue kini bukan sekadar tempat acara, melainkan bagian dari pengalaman fans. Akses masuk, transportasi pulang malam, antrean, view panggung, hingga kenyamanan sekitar stadion menjadi faktor yang sangat diperhatikan.

BACA JUGA:  Pertumbuhan Pariwisata Dibayangi Tensi Geopolitik dan Ketidakpastian

Bagi promotor, memilih venue bukan soal gengsi, tetapi soal kalkulasi bisnis dan pengalaman audien.

Jakarta Punya Peluang, Tapi Butuh Konsistensi

Wacana mendatangkan Metallica atau The Weeknd tentu menarik perhatian publik. Namun, industri memahami bahwa menghadirkan artis global membutuhkan proses panjang, mulai dari negosiasi jadwal tur, kesiapan sponsor, hitungan daya beli pasar, hingga ketersediaan venue.

Karena itu, isu ini sebaiknya dibaca bukan sekadar janji hiburan, melainkan sebagai penanda bahwa Pemprov DKI ingin memainkan peran lebih besar di industri live entertainment.

Jika konsisten, Jakarta punya peluang besar. Populasi besar, pasar kuat, basis fans masif, jaringan penerbangan lengkap, dan infrastruktur kota yang terus berkembang adalah modal nyata.

Tantangan berikutnya tinggal satu, apakah Jakarta siap menjadi kota konser secara sistematis, bukan musiman? Sebab, untuk masuk peta tur dunia, kota tidak cukup hanya punya stadion megah. Kota harus punya ekosistem event yang bekerja rapi dari hulu ke hilir.

JIPS 2027 Segera Digelar, Hadirkan Program Edukatif hingga Kompetisi Unik

Jakarta, Venuemagz.com -  PT Mavic Dyandra Internasional mengumumkan akan kembali menggelar Jakarta International Pet...

Sukses Digelar Tahun Ini, JIPS 2027 Siap Hadir Lebih Interaktif di NICE PIK 2

Jakarta, Venuemagz.com - Setelah sukses digelar tahun ini, Jakarta International Pet Show (JIPS) akan...

Menyusuri Jejak Sejarah, Seni, hingga Kuliner di Old Town Central Hong Kong 

Hong Kong, Venuemagz.com - Bagi kebanyakan pelancong, Hong Kong identik dengan gemerlap lampu kota,...

Transnusa Resmikan Penerbangan Langsung Bali ke Phuket

Jakarta, Venuemagz.com - PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa) resmi mengoperasikan penerbangan perdana rute Denpasar–Phuket...