BerandaFeatureOperator Pariwisata Berbasis Ekoturisme Menghemat 10.000 Dolar

Operator Pariwisata Berbasis Ekoturisme Menghemat 10.000 Dolar

Published on

spot_img

Sebuah penelitian terhadap hotel dan operator pariwisata dalam program EarthCheck, yang mengukur dampak sebuah perusahaan terhadap lingkungan, menunjukkan bahwa perusahaan yang menerapkan pariwisata berbasis ekoturisme atau ramah lingkungan setiap tahunnya dapat mengurangi pemakaian air hingga 6 persen, mengurangi pemakaian listrik hingga 7 persen, dan pengurangan pembuangan sampah hingga 15 persen. Hal tersebut setidaknya dapat menghemat pengeluaran hingga 10.000 dolar terhadap biaya operasional tahunan.

BACA JUGA:  Ilusi Pertumbuhan Pariwisata, Okupansi 30 Persen KPI 15 Juta Wisman

Penelitian tersebut dilakukan oleh Dr. Susanne Becken, profesor jurusan Sustainable Tourism dari Universitas Griffith. Ia menganalisis data dari 1.047 bisnis yang berpartisipasi dalam program EarthCheck, termasuk Banyan Tree, Peninsula, dan Taj Hotels.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa penghematan terbesar terjadi pada tahun pertama, dan di tahun-tahun berikutnya tetap terjadi penghematan secara stabil. Perusahaan pun mendapatkan keuntungan dari penghematan bergabung dalam program EarthCheck,” ujar Dr. Susanne.

BACA JUGA:  Arief Yahya: Bali Tetap Perlu Dipromosikan

Stewart Moore, CEO of EarthCheck, mengatakan bahwa hasil penelitian tersebut sudah sejalan dengan misi perusahaannya untuk memopulerkan gerakan ramah lingkungan.

“Pemerintah dan operator pariwisata biasanya selalu menolak untuk disertifikasi karena membutuhkan banyak waktu dan sumber daya, dan mereka tidak mengetahui keuntungan jangka panjang yang diberikan apabila perusahaan mereka sudah ramah lingkungan,” ujar Moore.

BACA JUGA:  Bagaimana Memonetisasi Virtual Event?

“Penelitian ini menunjukkan bahwa industri pariwisata dapat membuat suatu perbedaan baik kepada lingkungan maupun terhadap kebutuhan operasional mereka,” tambah Moore.

EarthCheck saat ini digunakan oleh 32 sektor industri pariwisata di lebih dari 70 negara.

Penulis: Hanifah Mutiara Sylva

spot_img

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Turun Tipis pada Februari 2026, Wisnus dan Wisnas Ikut Melambat

Jakarta, Venuemagz.com – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman),...

Masjid Ocean View Parangtritis Jogja, Destinasi Religi Estetik dengan Ruang Meeting dan Panorama Laut

Yogyakarta, Venuemagz.com - Kawasan selatan Yogyakarta kembali punya magnet baru yang ramai dibicarakan wisatawan....

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Kesuksesan Kolaborasi Ho Chi Minh City Tourism Festival dengan Grab

HO CHI MINH CITY, Vietnam, Venuemagz.com – Menyusul kesuksesan penyelenggaraan Ho Chi Minh City...

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Turun Tipis pada Februari 2026, Wisnus dan Wisnas Ikut Melambat

Jakarta, Venuemagz.com – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman),...

Masjid Ocean View Parangtritis Jogja, Destinasi Religi Estetik dengan Ruang Meeting dan Panorama Laut

Yogyakarta, Venuemagz.com - Kawasan selatan Yogyakarta kembali punya magnet baru yang ramai dibicarakan wisatawan....

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...