BerandaFeatureOperator Pariwisata Berbasis Ekoturisme Menghemat 10.000 Dolar

Operator Pariwisata Berbasis Ekoturisme Menghemat 10.000 Dolar

Published on

spot_img

Sebuah penelitian terhadap hotel dan operator pariwisata dalam program EarthCheck, yang mengukur dampak sebuah perusahaan terhadap lingkungan, menunjukkan bahwa perusahaan yang menerapkan pariwisata berbasis ekoturisme atau ramah lingkungan setiap tahunnya dapat mengurangi pemakaian air hingga 6 persen, mengurangi pemakaian listrik hingga 7 persen, dan pengurangan pembuangan sampah hingga 15 persen. Hal tersebut setidaknya dapat menghemat pengeluaran hingga 10.000 dolar terhadap biaya operasional tahunan.

BACA JUGA:  Indonesia Kebanjiran Turis Malaysia, Ada Alarm Ekonomi di Baliknya?

Penelitian tersebut dilakukan oleh Dr. Susanne Becken, profesor jurusan Sustainable Tourism dari Universitas Griffith. Ia menganalisis data dari 1.047 bisnis yang berpartisipasi dalam program EarthCheck, termasuk Banyan Tree, Peninsula, dan Taj Hotels.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa penghematan terbesar terjadi pada tahun pertama, dan di tahun-tahun berikutnya tetap terjadi penghematan secara stabil. Perusahaan pun mendapatkan keuntungan dari penghematan bergabung dalam program EarthCheck,” ujar Dr. Susanne.

BACA JUGA:  DIPE Korea, Pameran Pertahanan dan Keamanan Siber Pertama Dipresentasikan di Asia MICE Youth Challenge 2025

Stewart Moore, CEO of EarthCheck, mengatakan bahwa hasil penelitian tersebut sudah sejalan dengan misi perusahaannya untuk memopulerkan gerakan ramah lingkungan.

“Pemerintah dan operator pariwisata biasanya selalu menolak untuk disertifikasi karena membutuhkan banyak waktu dan sumber daya, dan mereka tidak mengetahui keuntungan jangka panjang yang diberikan apabila perusahaan mereka sudah ramah lingkungan,” ujar Moore.

BACA JUGA:  2016, TCEB Jalankan Tiga Kampanye Pemasaran MICE

“Penelitian ini menunjukkan bahwa industri pariwisata dapat membuat suatu perbedaan baik kepada lingkungan maupun terhadap kebutuhan operasional mereka,” tambah Moore.

EarthCheck saat ini digunakan oleh 32 sektor industri pariwisata di lebih dari 70 negara.

Penulis: Hanifah Mutiara Sylva

ALLPack Indonesia 2026 Bidik 50.000 Pengunjung, Industri Kemasan Kian Bergantung pada Teknologi

Jakarta, Venuemagz.com – Makanan siap santap, minuman dalam kemasan, hingga produk pangan untuk kondisi...

IN2MOTIONFEST dan JMFW 2026 di JICC, Panggung Fashion Muslim Peluang Bisnis Jenama Lokal

Jakarta, VenueMagz.com – Industri modest fashion Indonesia mendapat panggung yang lebih besar melalui penyelenggaraan...

ALLPack Indonesia 2026 Bidik 50.000 Pengunjung, Industri Kemasan Kian Bergantung pada Teknologi

Jakarta, Venuemagz.com – Makanan siap santap, minuman dalam kemasan, hingga produk pangan untuk kondisi...