Jakarta, Venuemagz.com — Krista Exhibitions menyelenggarakan The 3rd Business, Trade & Tourism Investment Business Forum pada 2 Desember 2025 di Grand Hyatt Jakarta sebagai ruang dialog strategis antara pakar ekonomi, duta besar, asosiasi industri, dan lembaga bisnis internasional. Diskusi mencakup proyeksi ekonomi 2026, dinamika ekonomi global-regional, kebijakan percepatan investasi, hingga strategi penguatan sektor manufaktur dan MICE.
Business Forum “Indonesia Economic Outlook 2026: Strategic Partnerships for Business, Trade & Tourism Investment” menyoroti ketahanan ekonomi Indonesia, penguatan investasi, dan peran strategis sektor pariwisata serta MICE sebagai motor pertumbuhan. Ajang ini menjadi platform kolaborasi bagi pemerintah, pelaku usaha, dan investor untuk membaca arah ekonomi 2026 sekaligus membuka peluang kemitraan lintas sektor.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa hingga September 2025 realisasi investasi mencapai Rp1.434,3 triliun dan menciptakan hampir 2 juta lapangan kerja baru, dengan Kawasan Ekonomi Khusus menyumbang investasi besar, terutama di sektor pariwisata. Pada 2026, APBN sekitar Rp3.250 triliun, termasuk Rp450 triliun untuk pangan, energi, gizi, dan pendidikan, diharapkan memberi efek pengganda kuat bagi perekonomian.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menargetkan investasi Rp2.175,26 triliun pada 2026, naik lebih dari 14% dari target 2025 dengan fokus hilirisasi demi mengejar pertumbuhan ekonomi hingga 8%. Target ini selaras dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,33% dari Bank Indonesia dan penguatan daya saing di pasar global.
Peran Strategis Pariwisata dan MICE
Penguatan arus investasi berdampak langsung ke sektor pariwisata dan industri MICE yang mendorong aktivitas bisnis, rantai pasok, dan penciptaan lapangan kerja. Kementerian Pariwisata menargetkan devisa MICE naik dari 10% menjadi 15% pada 2029, dengan dukungan pada 134 event hingga September 2025 yang menghadirkan 10,8 juta pengunjung dan melibatkan puluhan ribu pekerja event serta UMKM dengan perputaran ekonomi lebih dari Rp11 triliun.
Melalui forum ini, penguatan ekosistem event nasional dan peningkatan kualitas MICE diharapkan menjadikan Indonesia hub pameran dan pertemuan bisnis terkemuka di Asia Tenggara. Sesi business matching dan networking dirancang untuk membuka peluang kontrak baru, kemitraan regional, dan diversifikasi pasar bagi pelaku industri.
Daud D. Salim, CEO Krista Exhibitions, menekankan bahwa 2026 menjadi momentum akselerasi industri nasional seiring perkembangan teknologi dan tren baru di manufaktur dan MICE. Forum ini sekaligus menegaskan komitmen Krista untuk menyediakan platform yang membantu pelaku usaha membaca arah ekonomi dan menangkap peluang bisnis baru.
Rangkaian Pameran 2026
Memasuki 2026, Krista Exhibitions melanjutkan rangkaian pameran internasional lintas sektor di berbagai kota Indonesia guna memperkuat kolaborasi industri dan integrasi rantai nilai nasional. Di sektor makanan dan minuman, rangkaian pameran digelar di Yogyakarta (Jogja Food & Beverage Expo bersamaan dengan Jogja International Printing Expo dan Jogja Pack Expo), Surabaya (IIFEX–Eastfood Indonesia), Bali (Bali Interfood Expo), dan ditutup SIAL Interfood yang menjadi pameran makanan minuman terbesar di Asia Tenggara di NICE PIK Jakarta bersama Seafood Show Asia dan All Indonesia Cooltech.
Selain itu, Krista menghadirkan pameran di sektor kecantikan, tekstil, kulit dan alas kaki, kesehatan, hingga teknologi audiovisual dan pencahayaan, seperti IndoBeauty Expo, ILF, IGT, IndoHealthcare Gakeslab, dan PRO AVL Indonesia.
Pada segmen printing dan packaging, rangkaian acara mulai dari Surabaya Printing Expo, Transportation Expo, Indonesia Maritime Logistic Expo, All Agri Expo, EastPack Surabaya (bersama East Beauty Pack), hingga All Pack Indonesia di Jakarta yang digelar bersamaan dengan East Beauty dan Allplas Indonesia sebagai pameran terbesar di Asia Tenggara untuk industri kemasan, plastik, dan processing.
Melalui Business Forum dan rangkaian pameran industri sepanjang 2026, Krista Exhibitions berkomitmen memperkuat sinergi pemerintah, pelaku industri, dan mitra internasional guna memperluas investasi dan inovasi. Kerja sama lintas sektor ini diharapkan menjadi fondasi penting transformasi industri menuju ekonomi Indonesia yang lebih kompetitif dan berkelanjutan di tingkat global.






KOMENTAR
0