ARTOTEL Group Akuisisi 24 Hotel Milik Dafam Hotel Management

Tuesday, 07 December 21 Bonita Ningsih

Grup hotel butik berkonsep seni dan gaya hidup, ARTOTEL Group, berhasil mengakuisisi Dafam Hotel Management (DHM) yang merupakan perusahaan manajemen perhotelan Indonesia di bawah naungan Dafam Group. Melalui akuisisi ini, 24 hotel jaringan DHM yang tersebar di seluruh Indonesia akan menjadi bagian dari portofolio ARTOTEL Group.

Sepanjang tahun 2021, ARTOTEL Group, telah melakukan serangkaian akuisisi properti untuk membangun kerajaan bisnis perhotelan Indonesia yang diakui secara internasional. Akuisisi ini juga menjadi bagian dari misi ARTOTEL Group untuk menciptakan ekosistem perhotelan yang kuat sehingga para pelanggan dapat secara maksimal mendapatkan pengalaman perhotelan berkualitas tinggi.

Pada awal tahun 2021, ARTOTEL Group, mulai melakukan akuisisi terhadap manajemen Kyriad Hotel Indonesia, yang merupakan salah satu bran hotel milik Louvre Hotels Group asal Prancis. Manajemen Kyriad Hotel Indonesia telah mengelola 11 hotel yang tersebar di seluruh Indonesia. 

BACA JUGA:   Teraskita Hotel Jakarta managed by Dafam Raih Traveller's Choice Awards 2021

“Kami melakukan akuisisi Kyriad sekitar bulan Agustus kemarin. Dengan akuisis ini, kamar kita menjadi 2.500 yang sebelumnya hanya 1.200 kamar. Artinya, ada kenaikan dua kali lipat dari akuisisi ini,” ungkap Erastus Radjimin, Founder & CEO ARTOTEL Group saat menghadiri Press Conference of Business Update 2021 ARTOTEL Group di The Tribrata Dharmawangsa Jakarta pada 7 Desember 2021.

Sukses mengakuisisi dua manajemen hotel tersebut, ARTOTEL Group, akan mengelola 50 hotel pada akhir tahun 2021. Jumlah tersebut sudah mencakup 15 hotel yang sebelumnya sudah dioperasikan ARTOTEL Group sejak tahun 2012 silam.

BACA JUGA:   Four Points by Sheraton Batam Hadir Untuk Menunjang Wisatawan Domestik dan Mancanegara

Erastus mengatakan akuisisi ini berhasil diwujudkan berkat strategi investasi dan pendanaan Seri B dari Indies Capital Partners, perusahaan alternative asset manager terkemuka di Asia Tenggara. Dana ini juga digunakan untuk memperkuat infrastruktur utama yang berbasis teknologi sebagai komitmen jangka panjang untuk meningkatkan standar industri perhotelan Indonesia.

Pendanaan Seri B ini juga didukung oleh Benson Capital, angel investor yang fokus pada industri kreatif. Benson Capital memberikan dukungan yang kuat terhadap penawaran unik dari ARTOTEL Group yang terinspirasi oleh seni melalui sumber daya media dan platform gaya hidup dari perusahaan mereka. Sebelum putaran pendanaan Seri B, ARTOTEL Group telah mendapatkan investasi Seri A dari Intudo Ventures, sebuah perusahaan modal ventura independen.

BACA JUGA:   Fairmont Jakarta Hadirkan Afternoon Tea dari Berbagai Hotel Fairmont di Dunia

CEO Dafam Hotel Management, Andhy Irawan, menyambut positif akuisisi yang dilakukan oleh Artotel Group. Menurutnya, DHM dan ARTOTEL memiliki misi dan umur perusahaan yang sama sehingga diharapkan mampu mengembangkan bisnisnya secara bersama-sama.

“Waktu itu saya ketemu pihak ARTOTEL, kami berpikir tidak ada sesuatu yang bisa besar tanpa kolaborasi. Maka dari itu, kami ingin berjalan bersama untuk membesarkan pariwisata Indonesia ke depannya,” ujar Andhy di tempat yang sama.