BerandaHotelJawara Siapkan Rp25 Miliar Untuk PHRI

Jawara Siapkan Rp25 Miliar Untuk PHRI

Published on

spot_img

Sektor perhotelan merupakan salah satu industri yang paling terdampak pandemi COVID-19. Pasalnya, jumlah tamu yang bepergian dan menginap di hotel menurun selama pandemi ini. Untuk mengurangi pengeluaran, beberapa hotel bahkan ada yang merumahkan karyawannya atau bekerja secara bergantian.

Untuk memberikan ketahanan ekonomi serta memberikan pemasukan tambahan bagi karyawan hotel dan restoran, PHRI bekerja sama dengan Jaring Pangan Indonesia mengadakan program Jawara.  

Deddy Effendi, Head Communication & Business Jaring Pangan Indonesia, mengatakan, program ini bertujuan agar seluruh karyawan hotel dan restoran anggota PHRI bisa memiliki memiliki usaha sendiri.

“Ini program sosial untuk memberikan penghasilan tambahan sehingga mereka punya ketahanan ekonomi. Mereka bisa memaksimalkan ruang dan orang-orang di rumah untuk menjual ini. Keuntungan dari penjualan tersebut 100 persen untuk mereka,” ujar Deddy.

BACA JUGA:  Hotel Melia Purosani Yogyakarta Ramah Wisatawan Jepang

Melalui kerja sama ini, Jaring Pangan Indonesia memberikan bantuan senilai Rp25 juta kepada karyawan hotel dan restoran yang ingin bergabung. Bantuan tersebut diberikan bukan dalam bentuk uang tunai, melainkan dalam bentuk produk beras, ayam, dan telur. Nantinya, para anggota yang bergabung—yang disebut juga dengan Jawara—bisa menjual produk-produk tersebut dan mengambil keuntungan dari selisih harga yang mereka jual

BACA JUGA:  Jelajahi Kuliner Peranakan Untuk Buka Puasa di Novotel & ibis Styles Jakarta Mangga Dua Square

“Untuk tahap awal kami targetkan ada 10.000 Jawara di seluruh Indonesia yang bergabung,” ujar Deddy.

Deddy menambahkan bahwa Jaring Pangan Indonesia tidak hanya menyediakan produk, tapi juga menyediakan alat pendukungnya, seperti freezer, brosur digital, dan pallet.

Selain memberikan manfaat baik bagi karyawan hotel dan restoran, program ini juga membantu meningkatkan pendapatan para petani beras maupun peternak ayam. Pasalnya, Jaring Pangan Indonesia mengambil produknya langsung dari petani.

Benny Tjong, CEO PT Jaring Pangan Indonesia, mengatakan, “Saat ini petani menghadapi dua tantangan besar. Pertama adalah late access ke market. Mereka tidak punya akses langsung ke pasar, harus melalui middle man atau makelar. Mungkin saja 3-4 makelar sebelum produknya sampai ke end user.”

BACA JUGA:  HIG Bagikan SOP New Normal ke PHRI

“Untuk itulah Jaring Pangan hadir. Kami bukakan akses ke petani sehingga pendapatan mereka pun meningkat,” ujar Benny.

“Ini juga akan membantu petani karena mengambil produk langsung dari petani sehingga memotong mata rantai distribusi atau diperpendek,” ujar Hariyadi Sukamdani, Ketua Umum PHRI.

Benny menambahkan, bagi anggota PHRI yang ingin bergabung bisa mendaftar secara daring di website www.jaringpangan.com/jawara. Jaring Pangan sendiri telah menyediakan sekitar Rp25 miliar khusus untuk Jawara PHRI.

Technogym Hadirkan Masa Depan Performa Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

Jakarta, Venuemagz.com – TECHNOGYM menghadirkan pendekatannya terhadap performa, latihan, dan wellness di Indonesia Sports...

Archipelago Hotels Renovasi Rumah Singgah Pejuang Kanker di Surabaya

Surabaya, Venuemagz.com – Bagi anak-anak dan keluarga yang menjalani pengobatan kanker, rumah singgah bukan...

Perjalanan Intra-Regional Tetap Kuat di Asia Tenggara

Singapura, Venuemagz.com -- Platform perjalanan digital Agoda mengungkapkan bahwa wisatawan di seluruh Asia Tenggara...

Menikmati Senja dengan Artisan Beverage Melalui Sunset Chill Bar Take Over di Swiss-Belinn Malang

Jakarta, Venuemagz.com - Menikmati senja di Malang kini punya cara baru yang lebih stylish....

Rakernas PHRI 2026 Hadirkan Solusi dalam Menghadapi Dinamika Ekonomi Nasional

Semarang, Venuemagz.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) resmi menggelar Rapat Kerja Nasional...

Perhotelan dan Pariwisata Terimpit Efisiensi, Mendesak Relaksasi dan Insentif

Di tengah gelombang kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan pemerintah, industri perhotelan dan pariwisata Indonesia...

Kementerian Ekonomi Kreatif Siap Berkolaborasi dengan PHRI

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya menerima audiensi dari Perhimpunan...