BerandaHotelColliers Sebut Investasi di Perhotelan Masih Menarik

Colliers Sebut Investasi di Perhotelan Masih Menarik

Published on

spot_img

Perusahaan manajemen investasi dan layanan profesional, Colliers International, menyebutkan industri pariwisata, khususnya perhotelan, sudah mulai membaik. Hal ini terlihat dengan adanya perjalanan domestik yang sudah dilakukan oleh beberapa negara dunia secara hati-hati.

“Kami lihat negara seperti Amerika Serikat, Inggris, dan juga China telah mengalami lonjakan permintaan untuk perjalanan domestiknya,” ungkap Govinda Singh, Executive Director, Valuation & Advisory Services Asia Colliers International.

Selain itu, program vaksinasi yang dilakukan secara cepat juga menjadi pemicu membaiknya sektor perhotelan di dunia, khususnya kawasan Asia Pasifik. Bahkan, vaksinasi telah membuat semakin banyak jalur hijau dan pintu yang terbuka untuk perjalanan pariwisata.

BACA JUGA:  Tunjukkan Kinerja Positif, Bisnis Hotel 2022 Didorong Pasar Domestik

“Kembalinya perjalanan tersebut membuat prospek ekonomi global semakin membaik. Oleh karenanya, kami harap pemulihan ini akan semakin cepat terlaksana sehingga dapat memudahkan permintaan rekreasi dan juga perjalanan bisnis,” jelasnya lagi.

Dengan adanya perkembangan tersebut, Singh mengatakan prospek bisnis untuk berinvestasi di sektor perhotelan masih tergolong bagus. Apalagi, sebagian besar pintu pariwisata di kota-kota regional Asia Pasifik sudah mulai terbuka untuk para wisatawan.

BACA JUGA:  Colliers Sebut Kinerja Hotel Semakin Meningkat Akibat Kegiatan MICE

Berdasarkan catatan Colliers, beberapa hotel telah berhasil mencapai titik impas dengan sedikit leisure dan kedatangan bisnis yang diperpanjang. Sedangkan, beberapa hotel lainnya telah mendaftar sebagai fasilitas karantina untuk kembali meningkatkan tingkat huniannya.

“Saat ini, banyak investor yang menarik modalnya di hotel Asia Pasifik karena adanya pandemi. Namun, dengan adanya peningkatan kinerja, investasi di hotel masih tetap menarik tergantung pada motivasi masing-masing,” ujarnya lagi.

Ditambah dengan sejarah yang baik dari bisnis perhotelan di Asia Pasifik, membuat para investor mempertimbangkan keputusannya. Colliers menilai bisnis perhotelan tetap menarik karena kebutuhan pariwisata masyarakat dunia masih tergolong tinggi.

BACA JUGA:  Menginap di Aviary Bintaro Dapat Berinteraksi Dengan Burung Unik

“Khususnya di Asia, masyarakat akan tetap menyisihkan pengeluarannya untuk melakukan perjalanan pariwisata. Oleh sebabnya, bisnis hotel akan tetap tumbuh saat pariwisata mulai pulih,” ucapnya.

Kendati demikian, pemilik hotel juga harus menunggu dan melihat apa yang akan dilakukan oleh para investor terhadap hotelnya. Pasalnya, saat ini, investor lebih percaya dengan hotel di daerah perkotaan dan resor tempat tujuan wisatawan.

spot_img
spot_img

IFRA 2026 Sukses Digelar, Buka Akses Bisnis dan Kolaborasi Baru

Jakarta, Venuemagz.com - Tren kewirausahaan dan ekspansi bisnis di Indonesia terus membuka ruang bagi...

IIPE 2026 Resmi Dibuka, Tawarkan Produk Gratis dari Ratusan Peserta Lokal dan Internasional

Tangerang, Venuemagz.com - Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 resmi dibuka hari ini, 4...

Indonesia Coffee Expo Jakarta 2026 Hadirkan 115 Brand

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 resmi dibuka di Jakarta International...

Colliers Proyeksikan Kinerja Hotel pada Semester Dua 2024 akan Meningkat, Didukung Kegiatan MICE

Colliers Indonesia memproyeksikan kinerja hotel pada semester 2 tahun 2024 akan semakin meningkat khususnya...

KTT ASEAN Sukses Digelar, Kinerja Hotel Jakarta Meningkat pada Q3 2023

Kesuksesan penyelenggaraan KTT ASEAN 2023 memberikan dampak positif bagi kinerja hotel yang berada di...

Colliers Sebut Kinerja Hotel Semakin Meningkat Akibat Kegiatan MICE

Colliers Indonesia menyebutkan adanya peningkatan aktivitas pada beberapa hotel di Jakarta dan Surabaya pada...