Gandeng Chef Marinka, InterContinental Jakarta Pondok Indah Hadirkan Jamuan Makan Para Raja

Thursday, 22 June 23 Harry
InterContinental Jakarta Pondok Indah

Beberapa warisan budaya dari masa kejayaan Indonesia adalah budaya makanannya. Aktivitas bersantap bersama ini sudah dimulai jauh sebelum kerajaan pertama di Indonesia memulai dinasti pertama mereka. Pesta makanan nenek moyang bangsa Indonesia memiliki banyak nama, di antaranya “mahamangsa”.

“Mahamangsa” adalah sebuah kata dalam bahasa Jawa Kuno atau Kawi. “Mahamangsa” digunakan untuk merujuk pada “makanan para raja”. Kata ini banyak digunakan pada masa Kerajaan Mataram Kuno, kerajaan Hindu-Buddha terbesar di Nusantara. Kelezatan kuliner yang luar biasa ini dinikmati setiap hari secara eksklusif oleh raja dan keluarganya.

Untuk memberi penghormatan pada budaya masakan Indonesia dan menawarkan pengalaman bersantap yang luar biasa kepada para tamu kelas atas mereka, InterContinental Jakarta Pondok Indah menggunakan istilah “Mahamangsa” untuk mewakili jamuan makan eksklusif Indonesia mereka di Sugar & Spice.

BACA JUGA:   Sinergi PHRI dengan Banyak Pihak Untuk Bisnis Hotel dan Restoran

Untuk memastikan pengalaman bersantap yang tak tertandingi, InterContinental Jakarta Pondok Indah mengundang beberapa chef dan inovator makanan paling legendaris di Indonesia untuk berkolaborasi, seperti Chef Degan Septoadji, Chef Yuda Bustara, dan Chef Marinka.

Chef Degan Septoadji adalah salah satu otoritas terkemuka masakan Indonesia yang juga menjadi nominasi Best Asian Chef di World Gourmet Summit 2012 di Singapura, dan menjadi juri di reality show populer MasterChef Indonesia; Chef Yuda Bustara adalah kitchen wizard muda segudang prestasi yang pernah menjadi pembawa acara TV Iron Chef Indonesia; sama halnya dengan Chef Marinka yang juga menjadi salah satu juri untuk MasterChef Indonesia, Junior MasterChef Indonesia, dan Iron Chef Indonesia.

BACA JUGA:   Menu Kolaborasi Dua Chef dalam Botany Tasteful Table

Keahlian dan kreativitas mereka akan ditampilkan melalui kreasi kuliner sensasional mereka, yang akan dinikmati oleh para tamu terhormat hotel setiap minggu di Sugar & Spice. Beberapa di antaranya adalah versi modern dari kue puff asal Aceh yang diisi dengan iga pendek yang dimasak lambat yang disebut Sapi Masak Merah dan Bir Jawa (minuman bumbu dan rempah Jawa yang terbuat dari jahe, serai, cengkeh, kayu manis, daun Pandan, gula, air dan perasan jeruk nipis yang dikenal sebagai minuman favorit Sri Sultan Hamengkubuwana) oleh Chef Marinka; Seafood panggang ala Jimbaran dan kuah bening eksotis asal Riau oleh Chef Yuda Bustara; serta Crispy-Skinned Salmon yang disajikan dengan Colo-Colo Sambal, Potato Fritter dan Lemon Basil, serta Es Jahe Angkringan oleh Chef Degan Septoadji.

BACA JUGA:   Liburan Yang Menakjubkan di Adiwana Bisma

Setiap chef akan mengambil alih menu Mahamangsa Sugar & Spice selama satu bulan secara bergantian. Gigitan lezat Chef Marinka akan tersedia pada bulan Juli, interpretasi modern hidangan klasik Indonesia oleh Chef Yuda Bustara akan menghiasi meja Sugar & Spice pada bulan Agustus, dan mahakarya Chef Degan Septoadji akan menjadi disajikan pada bulan September.

Festival makanan “Mahamangsa: A Celebration of Indonesian Cuisine” akan diadakan setiap Sabtu malam (18.00–22.00) di Sugar & Spice mulai 1 Juli 2023. Harga mulai dari Rp528.000++/orang.