“Wajah mereka memang tertutup dengan masker, tetapi perannya sangat terlihat dengan nyata oleh kita semua. Oleh sebab itu, kami menutup hotel ini untuk umum dan hanya diisi oleh para tenaga medis saja,” jelas Brili.
Tidak sekadar menyediakan 24 kamar, Brili juga memberikan fasilitas terbaik yang dimiliki Aksara Homestay. Tim manajemen hotel juga telah melakukan pembersihan secara berkala untuk menghindari penyebaran virus COVID-19 di area hotel.
“Setiap kamar kami bersihkan dengan cairan disinfektan setiap harinya. Lalu, kami juga sudah menyediakan masker dan hand sanitizer bagi tenaga kesehatan yang menginap di sini,” ucapnya.
Selain itu, setiap harinya pihak hotel menyediakan makan gratis bagi seluruh tenaga medis yang menginap di Aksara Homestay. Dalam hal ini, Brili juga dibantu oleh masyarakat sekitar yang secara sukarela menyediakan makanan gratis bagi para tenaga kesehatan.
“Alhamdulillah banyak orang baik yang ikut membantu menyediakan makanan. Bahkan, ada yang menyumbang uang tunai, sabun, hingga gratis coating mobil bagi para tenaga medis di sini,” dia menjelaskan.
Hingga saat ini, seluruh kamar Aksara Homestay sudah terisi penuh oleh tenaga medis dari RSUD Margono Soekarjo. Terdapat 48 orang tenaga medis yang berhasil ditampung di hotel tersebut.




