Menginap dengan Balutan Budaya Indonesia di Mercure Jakarta Gatot Subroto

Sunday, 29 November 20 Bonita Ningsih
Mercure Jakarta Gatot Subroto

Mercure Jakarta Gatot Subroto hadir sebagai salah satu jaringan properti Accor terkemuka yang berada di Jakarta Selatan. Beroperasi sejak 17 Maret 2019, hotel ini cocok dijadikan tempat menginap bagi wisatawan yang ingin mencari pengalaman lokal dan autentik.

Untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik, Mercure Jakarta Gatot Subroto telah menyiapkan 253 kamar bergaya modern kontemporer. Setiap kamar juga memiliki jendela yang besar untuk memudahkan para tamu melihat pemandangan kota Jakarta yang menawan dari ketinggian.

Tak hanya memberikan kenyamanan saat menginap, hotel bintang 4 ini juga menyediakan tempat bersantai bagi para tamunya. Saat ini, telah tersedia restoran Flora, bar Fauna, dan juga Batavia Lounge bagi para tamu yang ingin bersantai sambil menikmati berbagai jenis hidangan lezat dari koki andalan.

BACA JUGA:   Tingkat Hunian Ruang Pertemuan di Mercure Jakarta Gatot Subroto Mencapai 100 Persen

Mengusung konsep discover local, setiap properti Mercure memiliki ciri khas tersendiri, yakni menonjolkan kearifan budaya Indonesia di dalamnya. Konsep bangunan, makanan, dekorasi, hingga ornamen terinspirasi dari beragam budaya khas Indonesia.

“Setiap Mercure memiliki ciri khas masing-masing sesuai daerah operasionalnya. Misalnya saja Mercure yang ada di Jakarta, banyak unsur-unsur yang diambil dari kota Jakarta, begitu pula jika kita ke daerah Bengkulu, pasti akan berbeda lagi look and feel-nya. Akan berbeda lagi kalau kita ke Jogja, Bali dan daerah lainnya,” kata Feby Dilliawan, Cluster Marketing Communication Manager Mercure Jakarta Gatot Subroto.

Para tamu dapat menemui kearifan lokal di hampir setiap sudut Mercure Jakarta Gatot Subroto. Dekorasi dan pajangan khas tradisional sudah dapat dilihat sejak memasuki area lobi hotel ini. Belum lagi dengan gambar-gambar menawan khas Indonesia dapat dilihat di beberapa fasilitas umum lainnya, seperti di area kolam renang.

BACA JUGA:   Harper Pasteur Naik Kelas

Dinding di dekat kolam renang dilukis dengan cara mural menggunakan beragam warna. Feby mengatakan, gambar tersebut menceritakan budaya khas Bali, yakni tarian Pendet. Oleh sebabnya, area ini tidak hanya dijadikan tempat bersantai, tetapi juga cocok untuk mengabadikan momen karena instagramable.

Setiap kamar juga dihiasi dengan wallpaper yang mencerminkan budaya Indonesia, seperti gambar batik Indonesia dan beberapa visual yang menggambarkan ciri khas Indonesia. Kursi yang disediakan juga terbuat dari rotan dan ornamen yang berada di kamar mandi juga dibuat serba Indonesia.

Begitu pula dengan di Flora Restaurant, kursi yang digunakan terbuat dari rotan. Cerminan budaya lokal juga dapat terlihat dengan menu makanan yang disediakan di restoran ini. Pilihan makanan khas Indonesia disajikan dengan cita rasa tradisional sehingga dapat menggugah selera setiap tamu yang datang.

BACA JUGA:   Promo Liburan Kemerdekaan Indonesia di Grandkemang Jakarta

Feby mengungkapkan, Flora Restaurant memiliki menu andalan berupa Nasi Goreng Mercure, Nasi Goreng Rendang, Sop Buntut, Iga Bakar Ketumbar, Ayam Geprek Sambal Roa, hingga Pisang Goreng Madu Luar Biasa. Makanan utama di restoran ini disajikan dengan beragam pilihan sambal yang menjadi ciri khas dari masyarakat Indonesia.