BerandaLiterasi DigitalMemulai Bisnis Melalui Instagram

Memulai Bisnis Melalui Instagram

Published on

spot_img

Media sosial kini tak hanya digunakan sebagai wadah untuk berinteraksi antar sesama pengguna. Tak sedikit yang memanfaatkannya untuk berbisnis. Dua media sosial yang sering dimanfaatkan untuk berbisnis online adalah Facebook dan Instagram.

“Salah satu fitur yang bisa dimanfaatkan, terutama di media sosial Instagram adalah mengubah akun menjadi Instagram Business Profile,” kata  Aprillia Frinanda, Key Opinian Leader & Beauty Content Creator dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (6/7/2021) siang.

Menurutnya, cara yang dapat dilakukan dengan Instagram menjadi versi ini dengan menghubungkannya ke akun Facebook untuk membuat halaman bisnis terlebih dahulu. Setelah itu, Facebook dan Instagram akan terkoneksi dan dapat memanfaatkan Instagram Business Profile untuk bisnis. “Dengan menggunakan Instagram Business Profile, tampilan akun Instagram akan berbeda,” katanya.

Beberapa fitur tidak terdapat di versi Instagram biasa. Misalnya, informasi banyaknya pengunjung, menu promote, insight, dan pilihan cara bagi pengunjung untuk dapat menghubungi. Pada tampilan ponsel, informasi banyaknya pengunjung terpampang di bagian atas profil. Angka yang tertera di sana menunjukkan banyaknya akun yang membuka profil dalam kurun waktu tertentu.

BACA JUGA:  Internet dan Dampak Positifnya

Sementara, menu ‘promote’ terdapat tepat di samping kiri ‘edit profil’ dan di masing-masing unggahan jika dibuka. Menu insight terdapat di bagian paling atas dalam jajaran menu ‘Stories Archive’, ‘Close Friend List’, ‘Discover People’, dan ‘Setting’. Sementara, pilihan cara bagi pengunjung untuk menghubungi tertera pada bagian bawah profil. Menu berbeda itu sudah diatur sedemikian rupa sehingga memudahkan penggunanya untuk menjalankan aktivitas bisnis, juga memudahkan pengunjung untuk menghubungi penjual.

Aprillia mengatakan, insight adalah pengetahuan yang diberikan oleh Instagram terhadap penggunanya yang menggunakan Instagram Bussiness Profile. “Dalam menu insight, ada banyak informasi yang dapat memudahkan mengidentifikasi target pasar dan aktivitas usaha yang dilakukan. Secara garis besar, insight menyediakan informasi tentang tiga aktivitas bisnis, yakni seberapa sering halaman dikunjungi, konten mana saja yang paling banyak dilihat oleh pengunjung, dan siapa orang yang mengunjungi Instagram.”

BACA JUGA:  Atasi Anak Dari Kecanduan Gawai, Begini Caranya

Fitur ini, kata dia, tentu sangat berguna bagi mereka yang menjalankan usaha melalui Instagram. Dengan adanya fitur insight ini, dapat mengetahui berapa banyak akun yang membuka unggahan (reach), dan berapa banyak yang kembali datang untuk melihat kedua kalinya (impression).

“Selain itu, kamu juga dapat mengetahui dari mana mereka terkoneksi dengan akun kamu, asal daerah, jenis kelaminnya, rentang usianya, hingga jam-jam yang menunjukkan tingkat kunjungan ke halaman. Semua informasi ini bisa diketahui. Jadi bisa tahu tuh followers-nya lebih banyak cewek atau cowok, terus range usianya berapa itu bisa tahu,” ujar Aprillia.

Ia menambahkan, mempromosikan produk atau jasa yang kamu tawarkan dengan membayar sejumlah harga tertentu. Promosi ini dapat memudahkan untuk menggaet lebih banyak pengunjung karena materi promosi akan dimunculkan secara masif oleh Instagram. “Jadi kalau kita lihat di Instagram ada iklan, itu pasti dari Business Profile,” ujarnyanya.

BACA JUGA:  Sedang Tren, Ini Keuntungan Gunakan PayLater

Menurut Aprillia, untuk menentukan sendiri audiens yang ingin dijangkau sehingga iklan yang muncul tepat sasaran dan efektif. Instagram Business Profile hanya dapat diterapkan oleh akun dengan jumlah pengikut lebih dari 100 akun. “Jika kurang dari 100 belum bisa terbaca oleh matriks Instagram,” katanya.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 -untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Membuka Jalan Baru Bagi Anak Pejuang Kanker untuk Terus Meraih Mimpi

Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia hadir untuk membantu membuka jalan baru agar anak pejuang...

ITE HCMC 2026 Marks 20 Years of Growth, Reinforcing Its Position As A Leading Regional International Tourism Trade Event

Ho Chi Minh City, Venuemagz.com - The 20th Ho Chi Minh City International Travel...

LOALOA Culture & Dining Show, Destinasi Incentive Trip Unik di Ho Chi Minh City

Vietnam, Venuemagz.com – Popularitas Vietnam terus melambung di dunia pariwisata global, khususnya di kawasan...

Angsana Bogor Gunung Geulis Hadirkan Pengalaman Menginap yang Menyegarkan

Bogor, Venuemagz.com – Angsana, bagian dari Banyan Group, memperkenalkan Angsana Bogor Gunung Geulis yang...

Membuka Jalan Baru Bagi Anak Pejuang Kanker untuk Terus Meraih Mimpi

Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia hadir untuk membantu membuka jalan baru agar anak pejuang...

ITE HCMC 2026 Marks 20 Years of Growth, Reinforcing Its Position As A Leading Regional International Tourism Trade Event

Ho Chi Minh City, Venuemagz.com - The 20th Ho Chi Minh City International Travel...

LOALOA Culture & Dining Show, Destinasi Incentive Trip Unik di Ho Chi Minh City

Vietnam, Venuemagz.com – Popularitas Vietnam terus melambung di dunia pariwisata global, khususnya di kawasan...