Menghindari Cyberbullying, Ini Tipsnya

Friday, 30 July 21 Venue

Beberapa tahun belakangan ini banyak terjadi kasus perundungan atau bullying yang terjadi pada anak maupun remaja. Tak hanya di dunia nyata, perundungan juga banyak terjadi di dunia maya atau cyberbullying yang tentunya membuat seseorang merasa tidak nyaman.

“Perundungan atau bullying adalah perilaku tidak menyenangkan baik secara verbal, fisik, ataupun sosial di dunia nyata maupun dunia maya,” kata Ria Ariyanie, Praktisi Komunikasi untuk Digital, dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (29/7/2021).

Menurut dia, terjadinya perundungan disebabkan perkembangan dunia digital di Indonesia masih belum diiringi dengan pengembangan keterampilan seputar literasi digital dan kewargaan digital. Hal ini diperkuat dengan hasil studi oleh Nielsen kepada pengguna smartphone di Indonesia, di mana 75 persen responden masih kurang berpikir kritis guna mendeteksi berita palsu.

BACA JUGA:   Menghadapi Perubahan Dunia Dengan Keterampilan

Selain itu, hasil studi Microsoft 2021 juga menunjukan bahwa lima dari sepuluh pengguna internet di Indonesia terlibat dalam aksi perundungan siber. “Millenial dan generasi Z merupakan pihak yang paling terdampak dari tindakan ini,” ujarnya.

Ria mengatakan, untuk menghindari perundungan atau bullying di media sosial, terutama bagi para remaja, ada beberapa tipsnya, di antaranya:

  • Tetap tenang

Ambil napas dalam-dalam. Jernihkan pikiran sehingga dapat membuat keputusan terbaik tentang siapa yang harus dihubungi dan apa yang ingin dikatakan kepada mereka. Kemudian, jangan menghubungi orang yang menindas saat sedang merasa kesal.

  • Ceritakan kepada seseorang yang dapat dipercayai.
BACA JUGA:   Kebocoran Data Bikin Resah

Jika terancam atau khawatir tentang keselamatan, segera ceritakan kepada seseorang yang dipercaya. Bisa juga menghubungi teman dekat, anggota keluarga, guru, atau bahkan otoritas yang berwenang.

  • Jaga keselamatan.

Jangan mengambil risiko dengan bertemu seseorang yang membuat merasa tidak aman. Jika berbicara dengan orang tersebut, gunakan bahasa yang sederhana dan langsung, juga tetaplah tenang.

•             Jangan membalas.

Jangan pernah sekalipun mencoba membalas dendam atau menghina orang yang menindas Anda. Kemudian, jangan melakukan atau mengatakan sesuatu yang mungkin Anda sesali nantinya.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

BACA JUGA:   Agar Tak Terjerumus ke Modus Penipuan Digital

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).