BerandaLiterasi DigitalPandemi Dongkrak Kegiatan Belanja Online

Pandemi Dongkrak Kegiatan Belanja Online

Published on

spot_img
spot_img

Pandemi Covid-19 justru mendongkrak kegiatan belanja online dan e-commerce. Hal itu dikatakan Haris Nurtanio, CEO Grubhoster Website Service & Guru Multimedia SMKN 1 Tapen, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Rabu (13/10/2021).

“Banyak orang yang terpaksa melakukan pembelian kebutuhan dasar, produk kesehatan, buku, peralatan rumah, sampai makanan peliharaan secara online karena pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB),” kata Haris.

Dari sisi demografis, lanjut dia, seluruh total usia pelaku belanja online di Indonesia, 80 persen di antaranya dari Gen Z dan kelompok milenial. Meski begitu, masih banyak orang berumur 50 tahun ke atas yang juga berbelanja online melalui anak atau keluarga mereka yang lebih muda.

BACA JUGA:  Kerap Lenyap Bak Ditelan Bumi, Ini Ciri Online Shop Bodong

Haris mengatakan, meksipun masyarakat sudah mulai nyaman untuk tidak berbelanja secara fisik, masyarakat masih memilih belanja secara fisik untuk membeli barang-barang mahal dan interaksi secara langsung.

“Mereka [pelanggan] ingin kepercayaan, kredibilitas, produk berkualitas, serta pelayanan yang profesional dan responsif. Mereka juga menghargai interaksi dan percakapan meskipun dalam bentuk konten dan video interaktif, daripada melalui platform media sosial,” kata Haris.

BACA JUGA:  Ragam Kompetensi Literasi Digital

Adapun, terkait dengan yang dibeli masyarakat selama pandemi, produk yang paling banyak dicari selama 2020 yaitu kebutuhan rumah tangga sebesar tiga kali lipat secara tahun ke tahun (year-on-year/yoy) dibandingkan 2019. Lalu, produk kesehatan seperti masker dan hand sanitizer, serta makanan dan produk perawatan hewan sebesar tiga kali lipat. Sementara buku dan peralatan rumah berasal dari kayu sebesar 2,5 kali lipat.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 -untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

BACA JUGA:  Pemerintah Pantau Akun dan Konten Radikalisme

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

spot_img

Food & Hospitality Indonesia 2026 Perkuat Daya Saing Industri F&B dan Hospitality Nasional

Jakarta, Venuemagz.com – Industri makanan, minuman, dan hospitality Indonesia memasuki fase pertumbuhan baru yang didorong oleh meningkatnya...

Tinta Asli Epson: Rahasia Hasil Cetak Tajam, Printer Awet, dan Bebas Masalah

Masih tergoda menggunakan tinta murah yang belum jelas keasliannya? Banyak pengguna printer baru menyadari...

Kembali Digelar, Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dengan Banyak Musisi

Solo, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo kembali menghadirkan festival musik Projek-D pada 5 September 2026...

House of Tugu Old Town Jakarta Hadirkan Speakeasy Bar De Tiger

Jakarta, Venuemagz.com — Batavia Lama kembali bersinar. De Tiger, sebuah Far East Speakeasy Bar...

Food & Hospitality Indonesia 2026 Perkuat Daya Saing Industri F&B dan Hospitality Nasional

Jakarta, Venuemagz.com – Industri makanan, minuman, dan hospitality Indonesia memasuki fase pertumbuhan baru yang didorong oleh meningkatnya...

Tinta Asli Epson: Rahasia Hasil Cetak Tajam, Printer Awet, dan Bebas Masalah

Masih tergoda menggunakan tinta murah yang belum jelas keasliannya? Banyak pengguna printer baru menyadari...

Kembali Digelar, Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dengan Banyak Musisi

Solo, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo kembali menghadirkan festival musik Projek-D pada 5 September 2026...