BerandaLiterasi DigitalRagam Ide Bisnis Kuliner

Ragam Ide Bisnis Kuliner

Published on

spot_img

Usaha makanan sering menjadi bisnis utama atau sampingan pada masa Pandemi Covid-19. Survei Snapcart tentang tren masakan rumahan menyebut, sebanyak 63 persen responden berencana untuk memulai bisnis makanan mereka sendiri.

“Bisnis kuliner adalah salah satu bisnis yang tidak akan ada matinya selama setiap individu masih membutuhkan makanan untuk bertahan hidup,” ujar Moh. Amik Aminuddin, Ketua Umum Bhakti Rikho Jatim Sejahtera, dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (5/8/2021).

Bisnis kuliner, kata dia, juga menjadi solusi bagi orang-orang yang senang makan, namun tidak bisa memasak ataupun orang yang suka memasak namun sedang tidak ingin memasak sendiri. Pilihan bisnis kuliner yang beragam juga menjadi opsi makanan atau camilan agar menu sehari-hari yang dikonsumsi tidak membosankan. “Bisnis kuliner memiliki peluang yang amat besar dan memiliki target konsumen yang luas,” ujarnya.

Pada masa pandemi pun, orang-orang lebih memilih untuk berdiam di rumah dan memesan makanan secara online demi mematuhi protokol kesehatan. “Peluang untuk menghadirkan sebuah bisnis kuliner yang dapat memenuhi kebutuhan makanan di rumah-baik itu makanan berat ataupun ringan-pun menjadi semakin besar target konsumennya,” tuturnya.

BACA JUGA:  Inspirasi Bisnis Menjanjikan di Masa Depan

Amik mengatakan, jika ingin memulai bisnis kuliner rumahan yang dapat dipasarkan secara mudah ataupun online, beberapa ide bisnis kuliner bisa menjadi referensi:

  • Kopi Botolan atau Susu Botolan.

Bisnis minuman sedang berkembang di pasaran, hal ini dikarenakan banyak kafe yang tersendat akibat pandemi. Dari larangan dine-in saat PSSB hingga masyarakat yang enggan untuk nongkrong di kafe. Kopi atau susu merupakan beberapa contoh minuman yang banyak digemari masyarakat luas untuk menjadi teman bersantai dan menikmati camilan. Tak ayal, banyak orang menjadikan kedua minuman tersebut sebagai bisnis kulinernya.

  • Frozen Food.

Frozen food dapat dijadikan lauk yang sangat praktis dan juga bisa dijadikan makanan ringan. Pilihannya sudah sangat beragam, mulai dari bakso, sosis, nugget, bento, ramen, donat, dll yang murah meriah dan juga enak. Target konsumen ini sangat luas mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Peluang mereka untuk repeat order juga sangat tinggi, asalkan bisa menyediakan produk yang variatif, menjaga kualitas produk, kualitas pelayanan, dan kecepatan pengiriman.

  • Paket Daging Grill & Shabu-Shabu.
BACA JUGA:  Pembayaran Online Semakin Mudah, Ini Ragamnya

Untuk sebagian orang yang hobi berkuliner, pandemi ini tidak boleh menjadi halangan bagi mereka berpesta daging grill atau shabu-shabu. Ada banyak orang yang sampai berusaha membeli alat panggangan dan rebusannya sendiri hanya demi menikmati nikmatnya sajian daging grill dan shabu-shabu di rumah.

  • Sambal Kemasan.

Ide bisnis ini sangat cocok untuk para pecinta makanan pedas atau orang yang tidak mau repot meracik sambal. Bisnis ini juga dapat melatih untuk berkreasi menentukan rasa dan varian sambal. Indonesia dikenal dengan ragam macam pilihan sambalnya, yang tiap-tiap daerah memiliki rasa sambal khasnya tersendiri. Apabila Anda memiliki keterampilan membuat sambal khas dari suatu daerah, tentu akan menjadi nilai plus dari produk sambal kemasan yang akan Anda juga.

  • Bahan dan Resep Makanan.
BACA JUGA:  Bijak Menggunakan Dompet Digital

Ide bisnis ini mungkin belum banyak dijalankan di Indonesia, tetapi di luar negeri ide bisnis ini sudah berkembang pesat. Ide utama dari bisnis ini adalah Anda menyediakan paket bahan makanan sesuai dengan resep yang akan diberikan.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 -untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Event Besar Jadi Motor Baru Pariwisata Australia Barat Menuju 2027

Jakarta, Venuemagz.com — Australia Barat semakin serius menjadikan kalender acara sebagai pintu masuk bagi...

Singapore Airlines Hadirkan KrisWorld Terbaru dengan Layar 4K dan Internet Starlink

Singapore Airlines (SIA) meningkatkan pengalaman hiburan dalam penerbangan melalui KrisWorld generasi terbaru dan konektivitas...

TransNusa Luncurkan Penerbangan Perdana Melbourne-Bali

Jakarta, Venuemagz.com -- TransNusa, Premium Service Carrier pelopor di kawasan Asia Pasifik, resmi meluncurkan...

IGF 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lelang Alat Golf dan Clearance Sale

Kabupaten Tangerang, Venuemagz.com — Indonesia Golf Festival (IGF) resmi digelar untuk kedua kalinya di...

Event Besar Jadi Motor Baru Pariwisata Australia Barat Menuju 2027

Jakarta, Venuemagz.com — Australia Barat semakin serius menjadikan kalender acara sebagai pintu masuk bagi...

Singapore Airlines Hadirkan KrisWorld Terbaru dengan Layar 4K dan Internet Starlink

Singapore Airlines (SIA) meningkatkan pengalaman hiburan dalam penerbangan melalui KrisWorld generasi terbaru dan konektivitas...

TransNusa Luncurkan Penerbangan Perdana Melbourne-Bali

Jakarta, Venuemagz.com -- TransNusa, Premium Service Carrier pelopor di kawasan Asia Pasifik, resmi meluncurkan...