Sistem COD, Keuntungannya Bagi Penjual dan Pembeli

Friday, 24 September 21 Venue

Cash on Delivery (COD) merupakan salah satu metode pembayaran secara tunai melalui jual beli online dengan cara bertemu di titik yang sudah disepakati. Saat ini transaksi melalui COD sudah bisa dilakukan di rumah.

“Sistem COD lebih ditargetkan untuk menyasar konsumen pemula dalam berbelanja online yang masih minim menggunakan layanan pembayaran secara digital,” ujar Henry Wahyu Tristanto, District Manager LinkAja Malang, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Kamis (23/9/2021).

Henry mengatakan, masih banyak orang yang belum mengerti betul konsep dari sistem pembelian dengan COD. Dia mencontohkan berita seorang ibu dan anak perempuannya yang memaki kurir paket COD dikarenakan isinya tidak sesuai dengan keinginan pembeli. Peristiwa ini pun divideokan dan diunggah ke media sosial oleh sang kurir lalu mendapatkan perhatian netizen dan seketika menjadi viral.

BACA JUGA:   Tak Perlu Takut Memperkenalkan Teknologi Kepada Anak

“Masih banyak yang menjadikan kurir sebagai pelampiasan kekesalan mereka ketika paket salah atau tidak sesuai dengan keinginan mereka,” ujar Henry. Padahal, lanjut dia, kurir hanya bertugas mengantarkan paket dan mengumpulkan pembayaran. Seluruh tanggung jawab kesalahan isi paket adalah tanggung jawab penuh dari pihak penjual.

Tanpa disadari banyak kurir yang menjadi sasaran nyasar dari kemarahan pembeli dan keteledoran si penjual. “Agar ini tidak terjadi lagi, yuk kita pelajari dengan baik lagi apa itu COD, keuntungan dan kebijakannya agar kesalahan seperti kasus di atas tidak lagi terjadi,” ujarnya.

Henry mengatakan, meskipun sering menjadi berita viral, sistem pembayaran COD cukup populer dan memang memberikan beberapa manfaat masing-masing baik bagi penjual dan pembeli.

Keuntungan COD untuk Penjual:

  • Menggaet lebih banyak pelanggan lagi terutama mereka yang tidak mau ribet dan tidak mengerti sistem pembayaran digital.
  • Mendapatkan rasa percaya pembeli karena barang yang dikirim dijamin berkualitas baik dan pembeli bisa memilih untuk mengembalikan dan tidak membayar jika barang tidak sesuai.
  • Memudahkan pembeli dalam membeli produk sehingga berpotensi untuk membeli lebih banyak.
  • Untuk penjual yang tidak menggunakan jasa kurir, bisa lebih cepat menerima uangnya karena mengantar barang itu sendiri jika pembelian ada di wilayah yang sama.
  • Jarang ada diskon dan promo pada sistem pembayaran ini. Jadi keuntungan yang didapatkan dari penjualan menggunakan sistem pembayaran COD.
BACA JUGA:   Aktif Bermedia Sosial Tanpa Kehilangan Data Pribadi

Keuntungan COD untuk Pembeli:

  • Pembayaran lebih mudah layaknya membeli barang langsung di toko.
  • Bisa lebih cepat melakukan pengembalian barang jika ada kesalahan paket.
  • Bisa memastikan terlebih dahulu kualitas barang sebelum membayar untuk memastikan produk sesuai keterangan.
  • Ongkos kirim bisa lebih murah jika berada di satu wilayah dengan lokasi penjual.
  • Tidak repot-repot melakukan berbagai proses pada pembayaran digital.
BACA JUGA:   Karakteristik Wajib SDM MICE di Era Pandemi

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).