Waspada Penyadapan Handphone

Saturday, 17 July 21 Venue

Handphone atau ponsel sudah seperti kebutuhan primer bagi masyarakat zaman sekarang. Karena itu pula, handphone rawan jadi sasaran kejahatan karena tersimpan banyak data berharga. Salah satunya disadap. Kejadian seperti ini sudah banyak terjadi.

“Penyadapan handphone bisa terjadi kapan saja tanpa mengenal korbannya. Pengguna harus waspada dengan praktek tersebut karena peretas mencari data-data penting dalam ponsel,” kata Ediyanto, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Abdurachman Saleh Situbondo (UNARS), dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupetan Situbondo, Jawa Timur, Kamis (15/7/2021).

BACA JUGA:   Mengamankan Akun WhatsApp Dari Kejahatan Siber

Handphone yang disadap, kata dia, umumnya menimbulkan tanda-tanda khusus. “Kamu bisa mengetahuinya dengan munculnya keanehan pada ponsel seperti peningkatan data seluler, munculnya iklan yang tidak diinginkan, dan masih banyak hal aneh lainnya,” tuturnya.

Berikut ini beberapa tanda yang menunjukan adanya penyadapan oleh pihak tertentu pada ponsel, seperti masalah baterai, peningkatan penggunaan data seluler, iklan dan aplikasi yang tidak diinginkan, masalah aplikasi, teks dan pesan aneh, dan situs web terlihat berbeda di handphone.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

BACA JUGA:   Waspadai Tiga Ancaman Digital Berikut Ini

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).