BerandaNewsAplikasi PeduliLindungi Akan Digunakan di Hotel dan Restoran

Aplikasi PeduliLindungi Akan Digunakan di Hotel dan Restoran

Published on

spot_img

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi akan terus dimaksimalkan dalam setiap kegiatan, termasuk pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan saat ini pihaknya akan mengusahakan agar seluruh kegiatan parekraf dapat terintegrasi langsung dengan PeduliLindungi.

Sebelumnya, penggunaan aplikasi ini sudah dilakukan di pusat perbelanjaan dan dapat dijalankan dengan baik. Aplikasi PeduliLindungi berfungsi untuk melihat riwayat lokasi perjalanan, pemberitahuan zona risiko, hingga memastikan bahwa orang tersebut sudah melakukan vaksinasi COVID-19.

“Dari hasil laporan sementara, langkah yang kami lakukan di mal ini menunjukkan satu grafik yang memuaskan. Kami akan terus melakukan sosialisasi terkait hal ini agar pemahaman seseorang terharap aplikasi ini semakin bertambah,” ungkap Sandiaga.

BACA JUGA:  Vastuhome Hadirkan Koleksi Terbaru dari Moroso

Selain itu, Sandiaga, juga akan memperluas penggunaan aplikasi PeduliLindungi di beberapa tempat parekraf seperti hotel, restoran, dan kafe. Selain untuk melindungi masyarakat dari penyebaran virus COVID-19, langkah ini dilakukan karena melihat adanya beberapa pelanggaran di lokasi parekraf.

“Kemarin sempat viral ada restoran yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan. Dari hasil pantauan sementara bahwa QR Code tidak digunakan dengan semestinya. Makanya, akan kita tindak tegas dan diberikan sosialisasi terhadap penggunaan aplikasi PeduliLindungi,” jelas Sandiaga.

BACA JUGA:  PIXMA TR150, Printer Portabel Anti Maling

Nantinya, perluasan penggunaan aplikasi ini akan dimulai dari empat kota yakni Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Langkah ini dilakukan untuk mengikuti imbauan Kemenko Marves dan Kementerian Kesehatan terkait penggunaan aplikasi PeduliLindungi secara bertahap.

“Empat kota tersebut akan kita jadikan pilot project dengan menggunakan sistem filtering 4 kondisi user sesuai color codes yakni hijau, kuning, merah, dan hitam,” ujar Sandiaga lagi.

BACA JUGA:  Okupansi Hotel di Jakarta Meningkat 18 Persen Setelah Lebaran 2024

Sandiaga menjelaskan empat warna tersebut memiliki makna berbeda-beda sesuai dengan kondisi yang dimiliki seseorang. Warna merah dan hitam diartikan sebagai seseorang yang belum vaksinasi dan terindikasi telah kontak erat dengan pasien positif COVID-19.

“Aturan per hari ini yang boleh masuk ke tempat-tempat tersebut berwarna hijau dan kuning. Bagi yang memiliki warna merah dan hitam akan diberikan treatment agar dapat menjadi color codes hijau dan kuning,” ucapnya lagi.

Aloft by Marriott Bali Seminyak Hadirkan Acara Musik Berpadu Senja

Bali, Venuemagz.com - Musik bukan sekadar hiburan di Aloft by Marriott, melainkan bagian tak...

Sembilan Roaster Adu Keterampilan di Kiroc KRISTA InterFOOD 2026

Tangerang, Venuemagz.com – Mengenali asal biji kopi, memahami karakter rasanya, hingga menentukan tingkat sangrai...

Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi

Jakarta, Venuemagz.com - Seiko Epson Corporation ("Epson") menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kepolisian Republik...

La Cuisine di KRISTA InterFOOD 2026, Panggung Chef Muda Mengangkat Kuliner Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com – Mengenalkan kuliner Indonesia tidak cukup hanya dengan mempertahankan resep tradisional. Kreativitas...

Aloft by Marriott Bali Seminyak Hadirkan Acara Musik Berpadu Senja

Bali, Venuemagz.com - Musik bukan sekadar hiburan di Aloft by Marriott, melainkan bagian tak...

Sembilan Roaster Adu Keterampilan di Kiroc KRISTA InterFOOD 2026

Tangerang, Venuemagz.com – Mengenali asal biji kopi, memahami karakter rasanya, hingga menentukan tingkat sangrai...

Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi

Jakarta, Venuemagz.com - Seiko Epson Corporation ("Epson") menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kepolisian Republik...