BerandaNewsAturan Lockdown Dilonggarkan, Tegal Kembali Buka Usaha Pariwisatanya

Aturan Lockdown Dilonggarkan, Tegal Kembali Buka Usaha Pariwisatanya

Published on

spot_img

Kota Tegal, Jawa Tengah, mulai melonggarkan aturan lockdown di daerahnya pada 15 Mei 2020. Kebijakan ini disampaikan oleh Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi saat mengikuti webinar “Reopening Ekonomi Indonesia” yang diadakan Masyarakat Sadar Wisata (MASATA).

Seperti diketahui, Kota Tegal menjadi salah satu daerah yang paling awal menetapkan lockdown. Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga sudah dilakukan sejak 23 April dan direncanakan akan berakhir pada 22 Mei 2020 mendatang. Namun, melihat kondisi yang semakin membaik, membuat Pemkot Tegal melonggarkan lockdown dan aturan PSBB di daerahnya.

“Kami lakukan ini karena sekarang Tegal sudah masuk zona hijau, artinya tidak ada lagi kasus positif COVID-19 di sini. Kita harus segera gerak untuk mengembalikan roda ekonomi kota ini,” ujar Jumadi.

BACA JUGA:  Noor Azlan Menjadi Director of Convention & Exhibition MyCeb Yang Baru

Pemkot Tegal memulainya dengan membuka beberapa ruas jalan yang sebelumnya sempat ditutup pembatas beton. Menurutnya, selama masa lockdown, Pemkot Tegal telah membuat 49 titik jalan yang ditutup dengan beton. Selain itu, pihaknya juga akan membuka kembali pusat perbelanjaan yang berada di Tegal. Jumadi memperbolehkan seluruh tenant yang bergabung di dalamnya untuk dapat kembali membuka usahanya.

“Jumat pagi ini, kita akan membuka mal dan beberapa area publik lainnya, tentunya kita buka dengan kehati-hatian. Tetap menerapkan physical distancing, menjaga kebersihan, rajin cuci tangan, dan semua protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah,” ucapnya lagi.

BACA JUGA:  Kementerian Pariwisata Berpartisipasi di FITUR 2017

Jumadi juga mengatakan, pihaknya akan memberikan relaksasi bagi pelaku restoran atau rumah makan untuk kembali menyediakan layanan makan di tempat. Selain menaati protokol kesehatan yang ada, Jumadi juga mengimbau agar pelaku restoran dapat meningkatkan kebersihan seluruh area, karyawan, dan para tamu yang datang.

“Kita minta restoran dan tempat yang menjual makanan agar tidak menjual makanan terbuka. Misalnya saja kalau di supermarket itu buah-buahan harus dibungkus plastik, pokoknya tidak boleh terbuka. Peralatan makan seperti sendok juga tidak boleh disajikan terbuka di atas meja,” jelasnya lagi.

BACA JUGA:  Pinisi Kenzo, Alternatif Wisata Baru di Danau Toba

Usai membuka beberapa ruas jalan dan tempat umum, ke depannya Pemkot Tegal akan segera membuka destinasi wisata yang ada di sana. Jumadi menyebutkan, saat ini pihaknya sudah mempersiapkan Pantai Alam Indah agar dapat dibuka untuk umum dan kembali dikunjungi oleh masyarakat sekitar Tegal.

“Rencananya Lebaran ini akan kita buka karena ini menjadi salah satu pantai yang menjadi daya tarik tersendiri di Tegal. Ini kita lakukan untuk menghilangkan stres masyarakat yang berbulan-bulan harus di-lockdown,” ungkapnya.

Pariwisata Indonesia Tetap Tumbuh Positif di Tengah Isu Geopolitik

Jakarta, Venuemagz.com - Sektor pariwisata Indonesia membuka lembaran tahun 2026 dengan catatan impresif. Memasuki...

myBCA International Java Jazz Festival 2026 Siapkan Layanan Shuttle di Jakarta dan Bandung

Kabupaten Tangerang, Venuemagz.com - Perhelatan myBCA International Java Jazz Festival 2026 sudah di depan...

Epson Asia Tenggara Membuka Pendaftaran untuk The 17th Epson International Pano Awards 2026

Epson mengumumkan pembukaan pendaftaran untuk Epson International Pano Awards ke-17, sebuah kompetisi terbesar di...

Pesawat Scoot Kembali Mendarat ke Belitung, Tandai Kebangkitan Pariwisata KEK Tanjung Kelayang

Belitung, Venuemagz.com - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang mulai mengepakan sayapnya sebagai salah...