BerandaNewsBali Siap Sambut Wisatawan Cina

Bali Siap Sambut Wisatawan Cina

Published on

spot_img

Pemerintah provinsi Bali menyatakan siap untuk kembali menerima wisatawan mancanegara dari Cina pasca-pandemi berakhir. Berbagai persiapan mulai dari menekan laju penyebaran COVID-19 hingga menerapkan program clean, health, dan safety (CHS) akan dilakukan Pemprov Bali sebelum pintu wisata internasional resmi dibuka.

Trisno Nugroho, Kepala Bank Indonesia Cabang Provinsi Bali, menjelaskan, pasar wisman dari Cina memiliki peran penting bagi industri pariwisata nasional dan Bali. Bahkan, jumlah inbound wisman Cina ke Indonesia dan Bali mengalami peningkatan selama lima tahun terakhir.

“Dari tahun 2015 itu inbound wisman Cina ke Indonesia dan Bali selalu mengalami kenaikan. Kenaikan turis Cina yang paling signifikan itu terjadi di tahun 2017,” ujar Trisno.

BACA JUGA:  Wisata Halal Dapat Ubah Gaya Hidup

Berdasarkan data dari Bank Indonesia, pada 2019 wisman Cina tercatat sebagai penyumbang devisa tertinggi untuk travel nasional. Sementara untuk Bali, wisman Cina mampu menduduki peringkat kedua sebagai penyumbang devisa terbesar di sana, setelah Australia, dengan jumlah devisa sebesar US$16,89 miliar untuk Indonesia dan US$9,35 miliar untuk Bali.

“Dengan angka tersebut, kami di Bali siap untuk menyambut kembali wisman Cina pasca-pandemi. Saya juga optimistis bahwa nantinya pasar Cina akan masih besar untuk pariwisata di Bali,” ungkap Trisno.

BACA JUGA:  Pelaku Pariwisata Bali Terima 8.000 Paket Sembako

Tidak hanya itu, alasan lain yang membuat Bali semangat menyambut kembali wisman Cina ialah adanya hubungan sejarah yang baik di antara keduanya. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Wakil Gubernur Bali, mengatakan, hubungan baik antara Bali dan Cina sudah terjalin sejak abad ke-12.

“Sejak abad tersebut, Bali dan Cina sudah memiliki hubungan dagang yang erat. Hal ini bisa dilihat dari situs peninggalan negara Cina yang sampai sekarang dapat kita temui di Bali,” ujar Cok Ace, begitu sapaan akrabnya.

Kendati sudah siap menyambut kembali wisatawan dari Cina, Pemprov Bali belum dapat memastikan kapan pintu wisata internasional dibuka. Menurut Ida Bagus Agung Partha Adnyana, Ketua Bali Tourism Board, pembukaan pintu pariwisata internasional harus dilakukan secara hati-hati agar tidak timbul dampak baru lainnya. Oleh karena itu, pihaknya masih menunggu dan melakukan evaluasi terkait kabar penyebaran COVID-19 di Bali.

BACA JUGA:  Tiga Fakta Unik Yang Ada Di Bali

“Kita masih harus melihat kurva, kalau masih di atas satu, berarti dinyatakan belum dapat dibuka untuk pariwisata. Membuka destinasi itu tidak bisa sembarangan, jadi kita juga harus pantengin dan mengikuti kurva-kurva tersebut,” jelas Gus Agung.

spot_img
spot_img

Ini Layanan Publik Pemprov DKI Jakarta yang Hadir di Jakarta Fair 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tengah digelar di Jakarta International Expo...

Pekan Raya Grogol 2026 Siap Digelar di Aston Kartika Grogol

Jakarta, Venuemagz.com – Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center berkolaborasi dengan Pemerintah Kota...

Teknologi Mengubah Cara Memilih Destinasi, Kepercayaan Tetap Menjadi Kunci

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai mengubah wajah industri pariwisata global, termasuk di Indonesia....

Wisata Medis di Malaysia Masih Menjadi Favorit Warga Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com -- Indonesia masih menjadi pasar utama bagi sektor wisata medis Malaysia. Hal...

FINNS Menjadi Beach Club Pertama yang Miliki Helikopter Penyelamatan

Bali, Venuemagz.com -FINNS Beach Club secara resmi meluncurkan helikopter search and rescue (SAR) pertama...

Bali Sah Menjadi Destinasi Nomor 1 Dunia 2026

Bali, Venuemagz.com -- Industri pariwisata Indonesia kembali mencatatkan sejarah emas. Pulau Dewata, Bali, resmi...

Ekspansi Tribute Portfolio di Indonesia dengan Pembukaan Hiliwatu, Bali Ubud

Bali, Venuemagz.com -- Tribute Portfolio, bagian dari portofolio global Marriott Bonvoy yang mencakup lebih...