BerandaNewsCOVID Membuat Perjalanan Spiritual Meningkat

COVID Membuat Perjalanan Spiritual Meningkat

Published on

spot_img
spot_img

Pandemi COVID-19 memaksa masyarakat untuk tetap tinggal di rumah dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini tentu menimbulkan kebosanan lantaran tidak dapat menjalani aktivitas di luar rumah seperti bekerja atau liburan.

Berlibur memang menjadi sesuatu hal yang mahal dan jarang ditemui di masa pandemi. Namun, memasuki era tatanan baru atau new normal kali ini, masyarakat sudah mulai menyiapkan perjalanan wisatanya untuk liburan.

Tedjo Iskandar, Founder TTC Travel Mart, mengatakan, antusias masyarakat untuk bepergian atau berlibur masih terbilang cukup tinggi. Apalagi, jika aturan lockdown di berbagai negara sudah dicabut atau dilonggarkan, wisatawan dapat segera berlibur ke destinasi yang dituju.

BACA JUGA:  Canon Keluarkan Printer dengan Tinta 10 Warna

“Saya sudah berbicara ke teman-teman tour leader di dalam maupun luar negeri dan mereka semua optimistis akan segera jalan. Tinggal tunggu lockdown dibuka, mereka langsung bisa jalan bawa wisatawan,” ungkap Tedjo.

Kendati demikian, akan ada perubahan perilaku yang dilakukan wisatawan dalam bepergian. Jika di kondisi normal wisatawan lebih memilih melakukan perjalanan grup, tetapi di new normal lebih memilih untuk melakukan grup kecil.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Minta Tambahan Dana Rp500 Miliar Ke DPR

“Bisa juga buat grup customize atau grup kecil yang isinya itu hanya keluarga terdekatnya. Jadi, tour leader di sini harus siap-siap menghadapi itu semua,” ucapnya lagi.

Terkait pilihan destinasi, Tedjo mengatakan, tren yang akan terjadi ke depannya ialah perjalanan spiritual. Hal ini mengingat banyak sekali tantangan yang dihadapi masyarakat selama pandemi sehingga diperlukan perjalanan spiritual untuk membersihkan pikiran.

“Buat yang muslim itu bisa memilih untuk umrah, bagi umat Kristiani bisa ziarah ke tempat-tempat yang sakral. Buat yang Kristen Katolik bisa ke Israel, dan yang beragama Hindu dan Buddha bisa ke India,” jelasnya lagi.

BACA JUGA:  Mozilla Luncurkan Firefox Lite untuk Wisatawan Milenial

Selain itu, wisatawan juga akan lebih memilih destinasi tersegmentasi dan anti-mainstream. Menurutnya, wisatawan akan memilih daerah atau negara yang masih jarang dijamah orang untuk mendapatkan pengalaman berbeda saat traveling.

“Khususnya untuk kaum milenial, mereka lebih suka yang unik-unik. Mereka akan mencari negara atau daerah di luar sana yang tidak mainstream, seperti Nepal atau Tibet,” ujar Tedjo.

spot_img
spot_img
spot_img

Akkulla Seminyak Akan Dibuka Oktober 2026, Tawarkan Diskon Pembukaan 30%

Elite Havens, perusahaan manajemen dan pemasaran vila mewah di Asia, mengumumkan bahwa Akkulla, kompleks...

THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Gelar Fashion Show Inklusif

JAKARTA, Venuemagz.com – Sepuluh anak melangkah satu per satu di area lobi hotel. Mereka...

Generasi Terbaru Printer EcoTank: Cetak Lebih Cepat, Biaya Lebih Hemat

Jakarta, Venuemagz.com – Kebutuhan mencetak dokumen tidak pernah benar-benar hilang, baik untuk menyelesaikan pekerjaan...

Ocean Mantra Village Hadir di Indonesia, Tawarkan Pengalaman Retret yang Sesungguhnya

Jakarta, Venuemagz.com -- Ocean Mantra Village resmi dibuka di Indonesia sebagai destinasi retret yang...

Akkulla Seminyak Akan Dibuka Oktober 2026, Tawarkan Diskon Pembukaan 30%

Elite Havens, perusahaan manajemen dan pemasaran vila mewah di Asia, mengumumkan bahwa Akkulla, kompleks...

THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Gelar Fashion Show Inklusif

JAKARTA, Venuemagz.com – Sepuluh anak melangkah satu per satu di area lobi hotel. Mereka...

Generasi Terbaru Printer EcoTank: Cetak Lebih Cepat, Biaya Lebih Hemat

Jakarta, Venuemagz.com – Kebutuhan mencetak dokumen tidak pernah benar-benar hilang, baik untuk menyelesaikan pekerjaan...