BerandaNewsJakarta Tahan Penurunan Kunjungan Wisman dengan MICE

Jakarta Tahan Penurunan Kunjungan Wisman dengan MICE

Published on

spot_img

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jakarta mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “MICE Sebagai Motor Perekonomian Jakarta” pada 9 Desember di hotel Fairmont, Jakarta. Gelaran yang dihadiri oleh praktisi MICE, asosiasi, dan akademisi ini adalah bukti keseriusan pemerintah, dalam hal ini Bank Indonesia, untuk terlibat pada kegiatan yang berujung pada menggerakkan perekonomian di Jakarta.

Hamid Ponco Wibowo, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jakarta, mengatakan, dukungan BI pada sektor MICE karena sektor ini banyak turunannya sehingga diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian di Jakarta secara langsung.  

BACA JUGA:  Tahun Depan Kota Bandung Genjot Sektor MICE

“Kita lihat banyak sektor yang terlibat, impact-nya dari sisi perdagangan, akomodasi, F&B semua akan masuk di MICE. MICE akan memberikan impact 7-10 kali dibandingkan wisata yang leisure,” kata Ponco.

Berdasarkan data sampai dengan bulan Oktober 2019, jumlah wisatawan asing ke Jakarta hanya 2.094.697 orang atau terjadi penurunan sebesar 10 persen dibanding periode yang sama tahun 2018. Diprediksi, target 3.000.000 wisatawan mancanegara sampai dengan akhir tahun tidak akan tercapai.

BACA JUGA:  Galeri Seni ara contemporary Resmi Dibuka di Jakarta

Untuk menahan laju penurunan diperlukan kerja sama semua pihak. Untuk itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selain tetap menggarap wisatawan leisure, juga berencana menyasar wisatawan MICE dengan cara mengajak stakeholder MICE untuk bersama-sama mengembangkan industri MICE di Jakarta serta menjadikan Jakarta sebagai kota destinasi MICE.

Cara yang akan dilakukan Pemprov DKI bisa berupa pemberian insentif, bantuan promosi, dukungan pada asosiasi, baik profesi dan NGO, untuk melakukan bidding membawa konferensi internasional ke Jakarta.

BACA JUGA:  Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

“Kita mesti tahu semua kebutuhan stakeholder. Dari situ nanti kita petakan apa bentuk dukungannya, lalu kita alokasikan kebutuhan tersebut dari sisi budgeting atau dalam bentuk insentif maupun bantuan lainnya, seperti promosi bahkan dukungan untuk membawa pertemuan-pertemuan asosiasi internasional ke Jakarta. Ini yang harus kita tahu formulanya seperti apa hingga kita bisa kerja bareng,” kata Alberto Ali, Kepala Bidang Informasi dan Pengembangan Disparbud DKI Jakarta.

JIPS 2027 Segera Digelar, Hadirkan Program Edukatif hingga Kompetisi Unik

Jakarta, Venuemagz.com -  PT Mavic Dyandra Internasional mengumumkan akan kembali menggelar Jakarta International Pet...

Sukses Digelar Tahun Ini, JIPS 2027 Siap Hadir Lebih Interaktif di NICE PIK 2

Jakarta, Venuemagz.com - Setelah sukses digelar tahun ini, Jakarta International Pet Show (JIPS) akan...

Menyusuri Jejak Sejarah, Seni, hingga Kuliner di Old Town Central Hong Kong 

Hong Kong, Venuemagz.com - Bagi kebanyakan pelancong, Hong Kong identik dengan gemerlap lampu kota,...

Transnusa Resmikan Penerbangan Langsung Bali ke Phuket

Jakarta, Venuemagz.com - PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa) resmi mengoperasikan penerbangan perdana rute Denpasar–Phuket...

JIPS 2027 Segera Digelar, Hadirkan Program Edukatif hingga Kompetisi Unik

Jakarta, Venuemagz.com -  PT Mavic Dyandra Internasional mengumumkan akan kembali menggelar Jakarta International Pet...

Sukses Digelar Tahun Ini, JIPS 2027 Siap Hadir Lebih Interaktif di NICE PIK 2

Jakarta, Venuemagz.com - Setelah sukses digelar tahun ini, Jakarta International Pet Show (JIPS) akan...

Menyusuri Jejak Sejarah, Seni, hingga Kuliner di Old Town Central Hong Kong 

Hong Kong, Venuemagz.com - Bagi kebanyakan pelancong, Hong Kong identik dengan gemerlap lampu kota,...