Genjot Pariwisata dengan Integrated Master Plan

Friday, 03 January 20 Bonita Ningsih

Di awal kepemimpinannya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio ingin mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif agar lebih maju. Hal ini dikarenakan industri pariwisata menjadi salah satu sektor yang diandalkan untuk menghasilkan devisa negara.

Berbagai cara akan dilakukan Wishnutama untuk merealisasikan keinginan tersebut, salah satunya ialah dengan mengganti paradigma pariwisata yang tidak hanya berorientasi pada kuantitas, tetapi juga kualitas.

“Kita akan coba mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif sesuai dengan perkembangan zaman saat ini, bukan dengan cara-cara yang sudah lampau,” ujar Wishnutama.

Selain itu, ia juga akan menyusun integrated master plan untuk pariwisata Indonesia mendatang. Menurutnya, cara ini dapat meningkatkan industri pariwisata dan ekonomi lebih cepat sehingga akan banyak pihak yang diuntungkan.

“Rata-rata negara yang ingin meningkatkan pariwisata secara signifikan, pasti mereka punya integrated master plan. Itu yang mau kita terapkan di Indonesia,” katanya lagi.

Keberadaan integrated master plan ini nantinya dapat memudahkan kerja pemerintah dalam mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Apalagi, saat ini pemerintah telah menentukan 5 destinasi super prioritas dan 10 Bali Baru sehingga diperlukan promosi untuk menggaet wisatawan lebih banyak lagi.

“Dengan adanya integrated master plan ini, kita akan tahu betul langkah-langkah apa saja yang akan kita lakukan ke depannya. Ini menjadi salah satu strategi kita untuk meningkatkan devisa dan menaikkan nilai tambah ekosistem di dunia ekonomi kreatif,” ujar Wishnutama.