Ratu Silvy Gayatri, Sekretaris Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri, mengatakan, terpilihnya Indonesia menjadi anggota dari Komite Eksekutif BIE menjadi kesempatan baik bagi Indonesia jika berkeinginan menjadi tuan rumah World Expo.
“Pameran kelas dunia seperti World Expo merupakan acara ketiga terbesar dunia setelah Piala Dunia dan Olimpiade. Jika Indonesia berhasil menjadi penyelenggara pameran tersebut, tentu dapat meningkatkan citra Indonesia dan menghasilkan devisa secara langsung. Hal itu karena akan ada jutaan pengunjung yang hadir pada pameran tersebut,” ujar Dody.
BIE saat ini beranggotakan 170 negara, termasuk Indonesia yang bergabung sejak 5 Juni 1997. Organisasi yang berdiri sejak tahun 1928 ini memiliki misi menjamin kualitas setiap pameran serta melindungi hak-hak penyelenggara dan peserta.
“Indonesia patut berbangga karena merupakan satu-satunya negara di ASEAN yang terpilih dalam komite BIE sehingga Indonesia mendapatkan keuntungan dalam akses informasi terkait penyelenggaraan pameran,” ujar Dody.





