BerandaNewsIndonesia Siap Jalankan Pariwisata Biru dan Pariwisata Hijau

Indonesia Siap Jalankan Pariwisata Biru dan Pariwisata Hijau

Published on

spot_img
spot_img

Indonesia, seperti negara kepulauan lainnya, sedang menghadapi tantangan besar akibat perubahan iklim, yakni naiknya permukaan air laut. Untuk itu, dibutuhkan praktik pariwisata berkelanjutan untuk meminimalisir dampak dari perubahan iklim tersebut, yakni dengan mempromosikan praktik pariwisata biru dan pariwisata hijau. Pariwisata biru mengutamakan konservasi lingkungan laut dan pesisir, sementara pariwisata hijau menekankan praktik yang bertanggung jawab atas lahan di muka bumi.

Saat menghadiri “121st Session of Executive Council UN Tourism Meeting” di Barcelona, Spanyol, Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan bahwa Indonesia terus mendorong untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi sirkular ke dalam pariwisata dan meminimalkan limbah, serta memperkuat peran komunitas, termasuk desa wisata, agar mereka semakin sadar dan peka terhadap keberlangsungan lingkungan serta budaya.

BACA JUGA:  Indonesia Experiential Learning Conference 2026 Hadirkan Delapan Pembicara dengan Arah yang Sama

“Kami juga secara aktif mempromosikan investasi pariwisata ramah lingkungan yang memprioritaskan pembangunan dan konservasi yang bertanggung jawab,” ujar Sandiaga.

Dalam laporannya di “121st Session of Executive Council UN Tourism Meeting“, Sandiaga juga menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap Indonesia yang sebelumnya terpilih sebagai anggota Dewan Eksekutif UNWTO masa jabatan 2023-2027 bersama China, Korea Selatan, dan Jepang mewakili wilayah Asia Timur dan Pasifik.

BACA JUGA:  Dukung Waskita Disuntik Modal, Komisi VI Sebut Bisa Dorong Bisnis Pariwisata

“Indonesia merasa terhormat menjadi anggota baru terpilih dalam keluarga Dewan Eksekutif UNWTO. Kami sepenuhnya mendukung visi organisasi ini untuk mengembangkan sektor pariwisata, khususnya di bidang-bidang penting yang bersifat keberlanjutan,” kata Sandiaga.

Sebagai anggota Dewan Eksekutif UNWTO (UN Tourism), Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut merencanakan program, arah, dan kebijakan UN Tourism. Dewan Eksekutif memiliki peran penting dalam menentukan arah organisasi secara keseluruhan sehingga ia berharap isu-isu pariwisata berkelanjutan mendapat perhatian khusus. Indonesia juga siap untuk menjadi mitra yang dapat diandalkan dalam melaksanakan inisiatif-inisiatif tersebut.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Dorong Pelaksanaan Event di Daerah Untuk Daya Tarik Wisata

“Kami percaya pada kekuatan transformatif dari pariwisata berkelanjutan untuk melindungi lingkungan kita, memberdayakan masyarakat, dan memastikan sektor pariwisata berkembang untuk generasi mendatang,” kata Sandiaga.

spot_img

Tomohon International Flower Festival Promosikan Tomohon sebagai Kota Bunga

Jakarta, Venuemagz.com – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) bersama Pemerintah Kota Tomohon membahas...

Resmi Diluncurkan, Explorex 2027 Jadi Platform Kolaboratif Bagi Industri Outdoor Nasional 

Jakarta, Venuemagz.com - PT Debindomulti Adhiswasti resmi meluncurkan Explorex (Explorations & Experience Expo) 2027...

Event Nasional dan Internasional Kemenpar Hasilkan Ratusan Miliar Rupiah pada Semester Satu 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) berkomitmen untuk selalu meningkatkan jumlah...

Kunjungan Wisman ke Indonesia Tembus 6 Juta Perjalanan Hingga Mei 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Sektor pariwisata Indonesia terus menunjukkan kinerja yang positif hingga pertengahan tahun...