BerandaNewsPersiapan Menyambut Lonjakan Wisatawan Saat Libur Panjang Idul Adha 2024

Persiapan Menyambut Lonjakan Wisatawan Saat Libur Panjang Idul Adha 2024

Published on

spot_img

Menjelang libur panjang Idul Adha 1445 H yang jatuh pada tanggal 17 Juni 2024 dengan masa long weekend 15-18 Juni, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengimbau para pelaku usaha dan wisatawan untuk memperhatikan aspek keselamatan, kesehatan, serta mengecek prakiraan cuaca. Hal ini disampaikan oleh Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf Nia Niscaya.

Bagi para pengusaha di industri pariwisata dan pengelola daya tarik wisata, Nia menekankan pentingnya mempersiapkan diri menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan. Manajemen pengunjung menjadi kunci utama dalam menjamin kenyamanan dan keselamatan pengunjung. Penerapan teknik ini harus benar-benar diperhatikan untuk menghindari kerumunan yang berlebihan di suatu tempat.

BACA JUGA:  Targetkan 350 Juta Pergerakan Selama Lebaran, Menparekraf Ajak Pelaku Ekraf Tingkatkan Omset

“Poin utamanya adalah kita harus menjaga keamanan, keselamatan, dan menerapkan standar operasional prosedur Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE). Jangan dilupakan hanya karena adanya pandemi, sebab dalam CHSE terdapat faktor keselamatan,” tegas Nia.

Selain itu, pengelola daya tarik wisata juga diminta untuk mempersiapkan jalur evakuasi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Kesiapan ini sangat penting untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi.

Bagi wisatawan, Nia mengingatkan bahwa kenyamanan menjadi prioritas utama. Ketika mengunjungi destinasi atau atraksi wisata, jika tidak merasa nyaman, mereka cenderung tidak akan berkunjung kembali. Pengalaman buruk ini dapat dibagikan melalui media sosial dan berpotensi menciptakan persepsi negatif bagi calon wisatawan lainnya.

BACA JUGA:  Sandiaga Uno Minta Kartu Vaksinasi Sebagai Syarat Kegiatan Parekraf

“Keberhasilan promosi pariwisata bergantung pada kunjungan wisatawan yang datang berulang kali. Oleh karena itu, menciptakan pengalaman yang menyenangkan menjadi kunci utama,” kata Nia.

Selain itu, bagi wisatawan yang menggunakan kendaraan sewa seperti bus atau kendaraan lainnya, Nia menyarankan untuk memperhatikan kelengkapan dan kesesuaian izin kendaraan dan izin mengemudi pengemudi. Hal ini dapat dicek melalui situs web resmi Kementerian Perhubungan (spionam.dephub.go.id). Keberadaan sabuk pengaman di setiap kursi juga menjadi aspek penting yang harus diperhatikan.

BACA JUGA:  Strategi Hotel Mengisi Meeting Room di Masa Pandemi

Terkait jam istirahat pengemudi, Nia menekankan pentingnya memperhatikan hal tersebut agar tidak dipaksakan mengemudi dalam kondisi lelah. Pengelola kendaraan sewa juga diminta menyediakan tempat istirahat yang layak bagi pengemudi.  

Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Tata Cara Pemilihan Bus Pariwisata, sementara Kementerian Perindustrian dan Perdagangan akan meluncurkan program sosialisasi terkait keselamatan dalam perjalanan wisata. Momen liburan panjang ini menjadi kesempatan bagi semua pihak untuk mengedepankan aspek keselamatan tanpa toleransi.

spot_img

Asian Delight Jelajah Rasa Asia Dalam Satu Malam

Menyambut akhir pekan, ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan pengalaman kuliner yang penuh eksplorasi rasa bertajuk...

Mau Bidik Audien Profesional? Ini Strategi Event yang Terbukti Efektif

Jakarta, Venuemagz.com – Mengisi kursi penonton untuk konser, festival kuliner, atau event publik mungkin...

DXI 2026 Siap Digelar Akhir Bulan Ini dengan Ragam Aktivitas

Jakarta, Venuemagz.com - Dyandra Event Solutions siap menggelar pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI)...

ALLFood Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Perubahan Besar dalam Bisnis Kuliner Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - ALLFood Indonesia 2026 resmi digelar pada tanggal 15–18 April 2026 di...

Jumlah Wisatawan Ke Luar Negeri Melonjak Selama Liburan Lebaran

Libur Lebaran masih menjadi momen yang dinanti oleh masyarakat Indonesia untuk berwisata, baik di...

Lima Dampak Penting dari Libur Panjang Lebaran

Momen liburan panjang bagaikan dua mata pisau. Di satu sisi pergerakan wisatawan memberikan dampak...

Kemenparekraf Prediksi Perputaran Ekonomi Saat Libur Lebaran Mencapai Rp276,11 Triliun

Hari Raya Idul Fitri menjadi momen yang tepat untuk berkunjung ke rumah saudara maupun...