BerandaNewsInyong Bing, Aplikasi Jasa Wisata Daring dari Banyumas

Inyong Bing, Aplikasi Jasa Wisata Daring dari Banyumas

Published on

spot_img

Banyumas, salah satu kabupaten yang berada di Jawa Tengah, memiliki beragam obyek wisata alam yang ramai dikunjungi wisatawan, salah satunya adalah Gunung Slamet yang merupakan gunung tertinggi kedua di pulau Jawa setelah Gunung Semeru.

Hutan di kawasan Gunung Slamet masih terjaga kelestariannya karena dikenal memiliki banyak destinasi wisata, salah satunya adalah Baturaden, curug (air terjun) Cipendok, dan lain sebagainya. Selain itu, masih banyak spot wisata alam lain yang masih alami dan belum tergarap.

Bermula dari  keprihatinan pada belum banyak tergarapnya potensi wisata yang ada di wilayah Banyumas, Bing Urip Hartoyo, konsultan asuransi yang merupakan putra daerah Banyumas, mencoba memasuki bidang usaha jasa wisata dengan mendirikan Inyong Bing, yakni sebuah one stop solution untuk wisata dan kegiatan MICE.

BACA JUGA:  MUNAS IVENDO 2022 Tetapkan Ketua Umum dan Sekjen Baru

Menurut Bing, selain destinasi wisata alam yang belum tergarap, Banyumas juga memiliki destinasi wisata religi, misalnya masjid Saka Tunggal yang memiliki satu saka (tiang) sebagai penopang utama bangunan masjid, serta destinasi wisata edukasi seperti industri pembuatan tahu yang menggunakan bahan bakar biogas.

“Kami menawarkan jasa tour and travel serta event organizer. Selain itu, kami juga membantu penjualan makanan khas daerah dan kerajinan tangan hasil karya UMKM sekitar dengan menyarankan penggunaan packaging yang menarik dengan standar ketat sehingga didapat produk dengan kualitas tinggi dan akan dapat bersaing di pasaran,” ungkap Bing.

BACA JUGA:  Mengembangkan Kreativitas Bersama Seniman Gambar Profesional di Tombow Grand Workshop

Meski masih baru berdiri pada Desember 2018, Bing memberanikan diri menggarap pasar milenial melalui pemasangan aplikasinya pada Google Play. “Kami menyadari, anak milenial yang kita sebut anak ‘zaman now’ sangat erat kaitannya dengan gadget, sosial media, dan juga smart phone. Untuk itu, kami harus selalu mengikuti perkembangan zaman yang ada. Dengan masuk ke pasar digital, kami yakin bahwa untuk menciptakan sebuah peluang bisnis harus selalu belajar, terutama berusaha mengikuti perkembangan era digital,” ujar Bing.

BACA JUGA:  Sukamdani Sahid: Menyongsong Kebangkitan Kedua

Dhea Desvika, General Manager Inyong Bing, berharap Inyong Bing menjadi sebuah rumah informasi yang menyediakan konten wisata yang lengkap dan akan terus ikut andil dalam memajukan wisata dan budaya Banyumas.

spot_img
spot_img

Indonesia Kebanjiran Turis Malaysia, Ada Alarm Ekonomi di Baliknya?

Jakarta, Venuemagz.com - Gelombang wisatawan Malaysia yang datang ke Indonesia belakangan ini menjadi perbincangan...

Perluas Jaringan, BATIQA Hotel Hadir di Lampung

Lampung, Venuemagz.com — BATIQA Hotel Manajemen resmi menandatangani kerja sama pengelolaan hotel dengan Adora...

AYANA Bali Hadirkan Fasilitas MICE Baru Berskala Besar 

Bali, Venuemagz.com - AYANA Bali bersiap mengukir sejarah baru dalam industri event nasional maupun...

IIMS Surabaya 2026 Resmi Berakhir, Dyandra Optimis Industri Otomotif Tumbuh Merata 

Surabaya, Venuemagz.com – Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 resmi berakhir pada 31 Mei...