BerandaNewsInyong Bing, Aplikasi Jasa Wisata Daring dari Banyumas

Inyong Bing, Aplikasi Jasa Wisata Daring dari Banyumas

Published on

spot_img

Banyumas, salah satu kabupaten yang berada di Jawa Tengah, memiliki beragam obyek wisata alam yang ramai dikunjungi wisatawan, salah satunya adalah Gunung Slamet yang merupakan gunung tertinggi kedua di pulau Jawa setelah Gunung Semeru.

Hutan di kawasan Gunung Slamet masih terjaga kelestariannya karena dikenal memiliki banyak destinasi wisata, salah satunya adalah Baturaden, curug (air terjun) Cipendok, dan lain sebagainya. Selain itu, masih banyak spot wisata alam lain yang masih alami dan belum tergarap.

Bermula dari  keprihatinan pada belum banyak tergarapnya potensi wisata yang ada di wilayah Banyumas, Bing Urip Hartoyo, konsultan asuransi yang merupakan putra daerah Banyumas, mencoba memasuki bidang usaha jasa wisata dengan mendirikan Inyong Bing, yakni sebuah one stop solution untuk wisata dan kegiatan MICE.

BACA JUGA:  Kemenpar Sebut Kunjungan Wisman Meningkat, Tren Perjalanan Luar Negeri Menurun

Menurut Bing, selain destinasi wisata alam yang belum tergarap, Banyumas juga memiliki destinasi wisata religi, misalnya masjid Saka Tunggal yang memiliki satu saka (tiang) sebagai penopang utama bangunan masjid, serta destinasi wisata edukasi seperti industri pembuatan tahu yang menggunakan bahan bakar biogas.

“Kami menawarkan jasa tour and travel serta event organizer. Selain itu, kami juga membantu penjualan makanan khas daerah dan kerajinan tangan hasil karya UMKM sekitar dengan menyarankan penggunaan packaging yang menarik dengan standar ketat sehingga didapat produk dengan kualitas tinggi dan akan dapat bersaing di pasaran,” ungkap Bing.

BACA JUGA:  Epson Luncurkan Series Monna Lisa Pertama di Indonesia

Meski masih baru berdiri pada Desember 2018, Bing memberanikan diri menggarap pasar milenial melalui pemasangan aplikasinya pada Google Play. “Kami menyadari, anak milenial yang kita sebut anak ‘zaman now’ sangat erat kaitannya dengan gadget, sosial media, dan juga smart phone. Untuk itu, kami harus selalu mengikuti perkembangan zaman yang ada. Dengan masuk ke pasar digital, kami yakin bahwa untuk menciptakan sebuah peluang bisnis harus selalu belajar, terutama berusaha mengikuti perkembangan era digital,” ujar Bing.

BACA JUGA:  Kebun Raya "Eka Karya" Bali Dibuka Kembali

Dhea Desvika, General Manager Inyong Bing, berharap Inyong Bing menjadi sebuah rumah informasi yang menyediakan konten wisata yang lengkap dan akan terus ikut andil dalam memajukan wisata dan budaya Banyumas.

Aloft by Marriott Jakarta Kebon Jeruk Hadirkan Fasilitas MICE Baru dengan Teknologi Modern

Jakarta, Venuemagz.com — Aloft by Marriott Jakarta Kebon Jeruk sukses menggelar acara MICE Showcase...

Dari Bahan Lokal hingga Panggung Kompetisi, KRISTA InterFOOD 2026 Angkat Inovasi Kuliner

Jakarta, Venuemagz.com - Inovasi kuliner tidak selalu bermula dari dapur restoran besar. Ia bisa...

KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peta Bisnis Kuliner, Bakal Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara

Jakarta, Venuemagz.com - Di balik makanan yang tersaji di meja, ada industri panjang yang...

Ekowisata Baru di Bogor, Eiger Nature Siapkan Ribuan Lapangan Kerja dan Berdayakan UMKM

Bogor, Venuemagz.com – EIGER Nature resmi diperkenalkan sebagai destinasi ekowisata di Megamendung, Kabupaten Bogor,...