Kemendag Selenggarakan Bazar Ramadan

Friday, 17 May 19 Herry Drajat

Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan pelaku usaha barang kebutuhan pokok  (bapok) menyelenggarakan bazar Ramadan yang digelar di areal parkir PPSDK Cihanjuang pada 16-17 Mei 2019. Bazar yang merupakan pembuka dari rangkaian Bazar Ramadan tahun 2019 dibuka untuk pengunjung umum, baik pegawai PPSDK dan masyarakat sekitar dengan waktu buka pukul 09.00—14.00 WIB.

Karyanto Suprih, Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan, mengatakan, bazar Ramadan adalah sebuah upaya untuk menyediakan bapok dengan harga yang lebih terjangkau. Barang-barang yang dijual pada pasar murah ini 85 persennya meliputi bapok yang dibutuhkan masyarakat, seperti beras, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur ayam, cabai, bawang, dan komoditas pangan pokok lainnya, sedangkan 15 persen lainnya diisi oleh produk UKM.

“Para pelaku usaha sudah menyatakan siap mendukung pelaksanaan bazar Ramadan Kemendag melalui penyediaan komoditas dengan harga jual di bawah harga pasar,” ungkap Karyanto.

Sebanyak 32 stan yang disediakan di Bazar Ramadan PPSDK ditempati 14 pelaku usaha bapok, yaitu Perum Bulog, produsen gula, anggota Asosiasi Distributor Daging Indonesia (ADDI), PINSAR Petelur Nasional, PT Charoen Pokphand, anggota Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo), PT Salim Ivomas Pratama, PT Sari Agrotama Persada, Musim Mas Group, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, Sungai Budi, PT Agronic, dan PT Tunas Maju Mandiri. Selain itu, 5 pelaku usaha pangan olahan juga turut mengisi stan, yaitu PT Mayora Indah, PT Sukanda Djaya, PT Indofood Sukses Makmur, PT Sinar Sosro, dan PT Niramas Utama.

Ada pula 7 pelaku usaha ritel anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), yaitu PT   Hero Supermarket (Giant), PT Trans Retail Indonesia (Transmart), PT Matahari Putra Prima (Hypermart), PT Indomarco Prismatama (Indomaret), PT Akur Pratama (Yogya), Alfamart, dan PT Lotte Shopping Indonesia (Lottemart). Kemendag juga menghadirkan 10 pelaku UKM binaan yang menyediakan produk pangan dan non-pangan.

Karyanto mengharapkan penyelenggaraan Bazar Ramadan tahun ini dapat menarik lebih besar antusiasme pengunjung dibanding penyelenggaraan tahun lalu. Sebagai gambaran, lanjut Karyanto, omzet penjualan Bazar Ramadan tahun 2018 total mencapai Rp2,38 miliar dan penyelenggaraan di PPSDK mencapai omzet Rp350 juta dalam dua hari pelaksanaan.

“Kami sangat mengapresiasi segala pihak yang telah mendukung terselenggaranya Bazar Ramadan tahun ini. Semoga bazar ini dapat benar-benar bermanfaat bagi konsumen yang hadir,” pungkasnya.

Selanjutnya, Bazar Ramadan akan diselenggarakan di Pusdiklat Perdagangan pada 20-21 Mei 2019, Direktorat Standardisasi dan Pengendalian Mutu pada 23-24 Mei 2019, dan Kantor Pusat Kemendag pada 27—29 Mei 2019.