BerandaNewsKemenparekraf Kembangkan Potensi Pariwisata di Bali Utara

Kemenparekraf Kembangkan Potensi Pariwisata di Bali Utara

Published on

spot_img

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berupaya meningkatkan pariwisata Bali pasca pandemi Covid-19. Kali ini, Kemenparekraf, akan fokus mengembangkan potensi pariwisata di Bali Utara karena dianggap masih belum tergarap maksimal oleh pemerintah.

Dalam hal ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, berupaya untuk mengembangkan infrastruktur di Bali Utara agar potensi pariwisatanya tergarap maksimal. Pasalnya, destinasi wisata di Bali Utara dinilai masih minim dikunjungi wisatawan, khususnya saat libur Lebaran kemarin.

BACA JUGA:  MotoGP Mandalika Diproyeksikan Mampu Membangkitkan Nilai Ekonomi Sebesar Rp500 Miliar

“Beberapa waktu lalu saya baru kembali dari Danau Batur dan saya melihat wisatawan di Bali itu sudah semakin meningkat. Hanya saja, untuk kawasan Bali Utara masih belum digarap secara maksimal padahal daerah lainnya sudah banyak pengunjungnya,” ujar Sandiaga saat Weekly Press Briefing Kemenparekraf.

Berdasarkan data yang diterima Kemenparekraf, pariwisata Bali secara keseluruhan didominasi oleh kedatangan wisatawan domestik pada periode libur Lebaran 2022. Dengan data sebesar 164.588 kedatangan wisatawan domestik pada puncak kedatangan di tanggal 1 Mei 2022.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Hadirkan Food Truck Hingga Festival Jajanan Bango di Mandalika

Sedangkan, jumlah kedatangan wisatawan internasional sebanyak 36.577 orang dengan puncak datang pada 1 Mei 2022. Melihat data tersebut, Kemenparekraf, berkomitmen untuk meningkatkan potensi pariwisata di Bali Utara agar dapat dikunjungi lebih banyak lagi wisatawan domestik maupun internasional.

“Pengembangan wisata di Bali Utara ini adalah upaya kita untuk mengoptimalkan kunjungan wisatawan ke Bali sekaligus mengurangi beban pariwisata di Bali Selatan,” Sandiaga menambahkan.

Beberapa cara tengan dirancang Kemenparekraf untuk mengembangkan potensi wisata di Bali Utara, seperti fokus pada pengembangan destinasi, produk kreatif, serta sumber daya manusianya. Kemenparekraf juga akan mendorong terciptanya sejumlah event atau kegiatan di Bali Utara dan daerah sekitarnya.

BACA JUGA:  Tak Ada Lagi Kegiatan Pameran dan Meeting di JCC 

“Saya bersama rekan-rekan Kemenparekraf ingin meramu agar kita bisa memiliki beberapa kegiatan di Bali Utara. Daerah-daerah sekitarnya seperti Bali Barat juga akan difokuskan untuk digelar sebuah kegiatan seperti kegiatan ecotourism di Taman Nasional Bali Barat,” ujar Sandiaga lagi.

spot_img
spot_img

Babak Baru KRISTAInterFOOD 2026: Hadir dengan Venue Lebih Besar dan Siap Manjakan Industri Mamin Global

Jakarta, Venuemagz.com - Krista Exhibitions kembali menghadirkan pameran makanan dan minuman bertajuk InterFood untuk...

Mercure Jakarta Batavia dan Museum Wayang Hadirkan Pameran Wayang

Dalam rangka memperingati HUT ke-499 kota Jakarta, Mercure Jakarta Batavia berkolaborasi dengan Museum Wayang...

Masa Depan Pariwisata Asia Pasifik ada di Wisatawan Berkualitas

Jakarta, Venuemagz.com -- Selama beberapa dekade, standar pariwisata global sangat mudah ditebak: arus wisatawan...

InJourney Hospitality House Beri Pelatihan Pelaku Pariwisata di Labuan Bajo

Labuan Bajo, Venuemagz.com -- Pada 10-12 Juni 2026, PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS), PT...

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Inilah Dampak Ekonomi dari Pelaksanaan ASEAN Summit di Labuan Bajo

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan survei terkait turunan ekonomi dari perhelatan ASEAN Summit...

Hong Kong Hapus Aturan Karantina Hotel

Pada 26 September 2022 lalu, Hong Kong telah menerapkan pengaturan baru bagi para pendatang...