BerandaNewsKemenparekraf Akan Hadirkan Wisata MICE di Ujung Kulon

Kemenparekraf Akan Hadirkan Wisata MICE di Ujung Kulon

Published on

spot_img
spot_img

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung. Selain membangun tol dan reaktivasi jalur kereta api, Kemenparekraf, juga akan menghadirkan beragam atraksi di Ujung Kulon.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan akan berencana untuk menghadirkan ecotourism di Ujung Kulon. Selain itu, akan menghadirkan wisata MICE (meeting, incentive, convention, exhibition) serta menyiapkan desa-desa wisata di dalamnya.

“Taman Nasional Ujung Kulon ini kalau boleh dibilang salah satu potensi ecotourism yang paling menarik di Indonesia. Kalau di Labuan Bajo ada Komodo, di sini ada Badak Cula Satu. Untuk itu, ecotourism adalah salah satu yang akan hadir di Ujung Kulon,” ujar Sandiaga.

BACA JUGA:  4 Tips yang Harus Anda Ketahui Saat Akan Klaim Asuransi Mobil

Tak hanya ecotourism, Sandiaga, menilai Ujung Kulon memiliki potensi untuk menyelenggarakan sport tourism. Kegiatan yang dapat dikembangkan di sana adalah olahraga air, otomotif, atau dirgantara. 

“Inilah kebijakan pemerintah yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan penuh keadilan. Sehingga menyentuh semua pihak, bukan hanya dari lapisan menengah atas, tapi juga akan memberikan dampak kepada masyarakat di seluruh wilayah,” katanya lagi.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu, menambahkan bahwa saat ini Kemenparekraf juga memiliki tugas untuk membangun daerah atau destinasi penyangga di sekitar KEK Tanjung Lesung. Salah satu destinasi penyangga yang telah disiapkan Kemenparekraf untuk dikembangkan adalah Kampung Agrinex.

BACA JUGA:  Bogota Kehilangan 880 Kegiatan MICE di 2020

“Dengan harapan, suatu saat nanti kita bisa menyusun pola perjalanan atau travel pattern yang akan memberikan dampak terhadap length of stay wisatawan yang berkunjung,” ungkap Vinsensius.

Selain pemerintah, KEK Tanjung Lesung juga telah dibantu oleh pihak swasta dalam proses pengembangannya. Direktur Utama PT. Banten West Java, Poernomo Siswoprasetijo, mengatakan saat ini sudah ada investor yang akan menghadirkan premium outlet dan hotel baru di KEK Tanjung Lesung.

BACA JUGA:  Sandiaga Uno: Ada 360 Event Digelar di Bali Sepanjang Tahun 2022

Menurutnya, saat ini sudah ada Ladda Bay Resort yang beroperasi di sana dengan jumlah 100 kamar. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan penandatanganan MoU dengan Ketua IMI Bambang Soesatyo untuk mengembangkan sport tourism multifunction.”Bahkan, waktu tahun 2018 kawasan Banten sempat dihadang musibah tsunami, tetapi, masih ada investor yang mau berkomitmen untuk mengembangkan KEK Tanjung Lesung. Ke depannya, kami berharap agar seluruh pihak yang terlibat bisa mendukung, mengawal, serta mengawasi pengembangan yang ada di dalam maupun di luar KEK Tanjung Lesung,” jelas Poernomo.

spot_img
spot_img

Tetap Bugar Saat Menginap di Archipelago Hotels

Wellness tourism kini menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan paling pesat dalam industri pariwisata...

Jelajahi Keindahan Bawah Laut Lewat Tropical Paradise Takeover Buttonscarves di PIK 2 

Tangerang, Venuemagz.com - Tren berbasis fashion tourism kini semakin menggeliat di tanah air. Fenomena...

Puncak SCIS Asia Pacific 2026: ISCEA Indonesia Perkuat Kolaborasi Rantai Pasok Global 

Jakarta, Venuemagz.com - ISCEA Indonesia secara resmi menutup rangkaian acara Supply Chain Innovation Summit...

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Inilah Dampak Ekonomi dari Pelaksanaan ASEAN Summit di Labuan Bajo

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan survei terkait turunan ekonomi dari perhelatan ASEAN Summit...

Hong Kong Hapus Aturan Karantina Hotel

Pada 26 September 2022 lalu, Hong Kong telah menerapkan pengaturan baru bagi para pendatang...