BerandaNewsMenparekraf Dorong Desa Wisata Hadirkan Produk Unggulan

Menparekraf Dorong Desa Wisata Hadirkan Produk Unggulan

Published on

spot_img

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong desa-desa wisata di Indonesia untuk menghasilkan produk unggulan dan autentik. Hal ini dilakukan untuk mempercepat pembangunan dan pengembangan desa wisata yang menjadi salah satu program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Sandiaga mengatakan, setiap desa wisata memiliki keunggulan dan potensi masing-masing mewakili daerahnya. Hal-hal yang dimiliki oleh masing-masing daerah seperti potensi alam, budaya, buatan atau karya kreatif yang autentik akan menjadi produk unggulan tersendiri yang dapat dikembangkan.

BACA JUGA:  Conventions India Conclave Ke-8 Diadakan Di Greater Noida

“Misalnya saja Desa Wisata Penglipuran di Bali, fokus utamanya adalah adat istiadat desa yang sangat luar biasa, terkenal sebagai desa tebersih. Dari potensi yang ada dapat memberikan nilai tambah sehingga wisatawan memperoleh pengalaman berwisata yang memuaskan,” ujar Sandiaga.

Nilai tambah yang dimaksud adalah sesuatu yang bisa dilihat, sesuatu yang bisa dilakukan, sesuatu yang bisa dipelajari, dan sesuatu yang bisa dibeli. Dengan nilai tambah tersebut, produk unggulan dari desa wisata akan bertransformasi menjadi produk wisata yang dapat ditawarkan kepada wisatawan.

BACA JUGA:  Program Desa Wisata Diharapkan Jadi Pandemic Winner

“Kita ingin mewujudkan desa yang produktif dan mandiri. Oleh karena itu, kita all out sehingga sektor pariwisata dan ekonomi kreatif itu bisa membangkitkan pertumbuhan ekonomi kita dan menyejahterakan masyarakat,” katanya lagi.

Pengembangan desa wisata merupakan langkah Kemenparekraf dalam hal pemenuhan indikator prioritas pembangunan kewilayahan pada RPJMN 2020-2024. Kemenparekraf menargetkan akan ada 244 desa wisata tersertifikasi menjadi desa wisata mandiri hingga 2024.

BACA JUGA:  Dorong Kebangkitan Ekonomi, Kemenparekraf Luncurkan Tiga Program Unggulan

“Tugas kita sekarang adalah harus memberdayakan 244 desa yang sudah tersertifikasi tersebut. Desa wisata ini harus menjadi desa mandiri dari sebuah desa rintisan,” Sandiaga menambahkan.

Pekan Halal Indonesia 2026 Hadir Perdana dengan Empat Pameran Lainnya

Jakarta, Venuemagz.com - PT Debindomulti Adhiswasti akan menyelenggarakan Pekan Halal Indonesia (PHI) untuk pertama...

The Slate Phuket Targetkan 20 Persen Tamu MICE

Phuket, Venuemagz.com – Pada 2024, Phuket dikunjungi lebih dari 11 juta wisatawan mancanegara, naik...

SCREENVERSE, Platform Terintegrasi untuk Akselerasi Ekonomi Kreatif

Jakarta, Venuemagz.com - Di tengah akselerasi ekonomi kreatif nasional yang makin menunjukkan tren positif,...

World Conference on Creative Economy 2026 Hadirkan Peserta dari 80 Negara

Jakarta, Venuemagz.com – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) meluncurkan The 5th World Conference...

Peran Penting BCA dalam Memajukan Industri Pariwisata Indonesia

Bank Central Asia (BCA) tidak hanya berperan sebagai salah satu bank swasta terbesar di...

Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Halal di 3.000 Desa Wisata

Pemerintah berkomitmen menjadikan Indonesia sebagai destinasi pariwisata halal terbaik di dunia. Untuk itu, Badan...

Desa Wisata Dapat Bantuan Rp120 Juta

Pandemi mendisrupsi banyak hal, tak terkecuali cara masyarakat berwisata. Dari yang gemar bertandang ke...