BerandaNewsKemenparekraf Segera Keluarkan SE Tentang Protokol Kesehatan Selama Ramadan dan Lebaran

Kemenparekraf Segera Keluarkan SE Tentang Protokol Kesehatan Selama Ramadan dan Lebaran

Published on

spot_img

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan terus memantau pelaksanaan protokol kesehatan saat Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan bahwa meskipun pandemi Covid-19 telah menurun signifikan secara nasional, namun, pihaknya akan terus memastikan semuanya berjalan dengan tepat.

Sandiaga mengatakan pemerintah telah melonggarkan sejumlah aturan untuk masyarakat yang ingin menjalankan ibadah di bulan Ramadan. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat serta mempercepat vaksinasi, terutama di tempat ibadah dan tempat mudik bersama.

BACA JUGA:  Pembukaan TCA Menunggu Vaksinasi Dosis Lengkap Mencapai 80 Persen

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk disiplin dalam penggunaan PeduliLindungi terutama pada waktu berbuka di mall, restoran, dan kafe,” ungkap Sandiaga saat Weekly Press Briefing Kemenparekraf.

Menurutnya, semua persyaratan tersebut akan diatur oleh peraturan resmi yang dibuat oleh pemerintah, khususnya Kemenparekraf. Sandiaga memastikan dalam waktu dekat ini, Kemenparekraf, akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Prokes Penyelenggaraan Usaha Pariwisata dan Destinasi Pariwisata selama bulan Ramadan 1443 H.

“Setelah dua tahun dihantam badai pandemi, masyarakat sudah rindu mengadakan kegiatan buka puasa bersama, sahur bersama, atau open house Idul Fitri. Tentunya harus memperhatikan protokol kesehatan,” Sandiaga menambahkan.

BACA JUGA:  Shure Luncurkan Headphone untuk Webinar

Dengan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan buka bersama dan mudik, Kemenparekraf mengajak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk bekerja sama mengatasi permasalahan yang sering muncul. Menurutnya, masalah yang sering terjadi adalah melonjaknya tarif menginap di hotel menjelang libur Lebaran. 

Adanya tanggal merah dan cuti bersama yang telah ditetapkan pemerintah Indonesia menjadi waktu peak season bagi pelaku perhotelan. Dengan demikian, permintaan kamar hotel akan melonjak pada saat 7 hari sebelum dan sesudah Lebaran. 

BACA JUGA:  Kemenparekraf Siapkan 15 Titik Posko Mudik Menjelang Lebaran

“Maka dari itu, kami bersama PHRI memberikan imbauan kepada hotel agar tidak menaikkan tarif secara berlebihan. Selain memberatkan masyarakat saat ingin menikmati libur bersama keluarga saat Lebaran, tetapi, juga memberikan citra negatif pada daerah tersebut,” jelasnya lagi.

Seperti data setiap tahunnya, hotel akan mengalami peningkatan okupansi hingga 100 persen pada libur Lebaran. Namun, dalam menerapkan tarif kamar diharapkan masih dalam batas kewajaran dengan menaikkan harga antara 30 hingga 40 persen.  

Aloft by Marriott Jakarta Kebon Jeruk Hadirkan Fasilitas MICE Baru dengan Teknologi Modern

Jakarta, Venuemagz.com — Aloft by Marriott Jakarta Kebon Jeruk sukses menggelar acara MICE Showcase...

Dari Bahan Lokal hingga Panggung Kompetisi, KRISTA InterFOOD 2026 Angkat Inovasi Kuliner

Jakarta, Venuemagz.com - Inovasi kuliner tidak selalu bermula dari dapur restoran besar. Ia bisa...

KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peta Bisnis Kuliner, Bakal Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara

Jakarta, Venuemagz.com - Di balik makanan yang tersaji di meja, ada industri panjang yang...

Ekowisata Baru di Bogor, Eiger Nature Siapkan Ribuan Lapangan Kerja dan Berdayakan UMKM

Bogor, Venuemagz.com – EIGER Nature resmi diperkenalkan sebagai destinasi ekowisata di Megamendung, Kabupaten Bogor,...

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Inilah Dampak Ekonomi dari Pelaksanaan ASEAN Summit di Labuan Bajo

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan survei terkait turunan ekonomi dari perhelatan ASEAN Summit...

Dukung Pariwisata Berkelanjutan, Bobobox Gunakan Prinsip Modularitas dan Prefabrikasi

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah fokus mendorong pariwisata yang mempertimbangkan...