BerandaNewsKemenparekraf Segera Keluarkan SE Tentang Protokol Kesehatan Selama Ramadan dan Lebaran

Kemenparekraf Segera Keluarkan SE Tentang Protokol Kesehatan Selama Ramadan dan Lebaran

Published on

spot_img
spot_img

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan terus memantau pelaksanaan protokol kesehatan saat Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan bahwa meskipun pandemi Covid-19 telah menurun signifikan secara nasional, namun, pihaknya akan terus memastikan semuanya berjalan dengan tepat.

Sandiaga mengatakan pemerintah telah melonggarkan sejumlah aturan untuk masyarakat yang ingin menjalankan ibadah di bulan Ramadan. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat serta mempercepat vaksinasi, terutama di tempat ibadah dan tempat mudik bersama.

BACA JUGA:  Jumlah Kunjungan di Beberapa Destinasi Wisata Meningkat Saat Libur Nataru

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk disiplin dalam penggunaan PeduliLindungi terutama pada waktu berbuka di mall, restoran, dan kafe,” ungkap Sandiaga saat Weekly Press Briefing Kemenparekraf.

Menurutnya, semua persyaratan tersebut akan diatur oleh peraturan resmi yang dibuat oleh pemerintah, khususnya Kemenparekraf. Sandiaga memastikan dalam waktu dekat ini, Kemenparekraf, akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Prokes Penyelenggaraan Usaha Pariwisata dan Destinasi Pariwisata selama bulan Ramadan 1443 H.

“Setelah dua tahun dihantam badai pandemi, masyarakat sudah rindu mengadakan kegiatan buka puasa bersama, sahur bersama, atau open house Idul Fitri. Tentunya harus memperhatikan protokol kesehatan,” Sandiaga menambahkan.

BACA JUGA:  Turki Kembali Gelar Pameran Dagang

Dengan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan buka bersama dan mudik, Kemenparekraf mengajak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk bekerja sama mengatasi permasalahan yang sering muncul. Menurutnya, masalah yang sering terjadi adalah melonjaknya tarif menginap di hotel menjelang libur Lebaran. 

Adanya tanggal merah dan cuti bersama yang telah ditetapkan pemerintah Indonesia menjadi waktu peak season bagi pelaku perhotelan. Dengan demikian, permintaan kamar hotel akan melonjak pada saat 7 hari sebelum dan sesudah Lebaran. 

BACA JUGA:  Kemenparekraf Dorong Pelaksanaan Berbagai Event di Indonesia

“Maka dari itu, kami bersama PHRI memberikan imbauan kepada hotel agar tidak menaikkan tarif secara berlebihan. Selain memberatkan masyarakat saat ingin menikmati libur bersama keluarga saat Lebaran, tetapi, juga memberikan citra negatif pada daerah tersebut,” jelasnya lagi.

Seperti data setiap tahunnya, hotel akan mengalami peningkatan okupansi hingga 100 persen pada libur Lebaran. Namun, dalam menerapkan tarif kamar diharapkan masih dalam batas kewajaran dengan menaikkan harga antara 30 hingga 40 persen.  

spot_img
spot_img
spot_img

Pameran GIFA & METEC 2026 Kembali Hadir untuk Jawab Kebutuhan Teknologi Logam Nasional

Jakarta, Venuemagz.com - Pamerindo Indonesia bersama Messe Düsseldorf Asia kembali menyelenggarakan GIFA dan METEC...

ITB India 2026 Hadirkan Program Konferensi yang Melibatkan Para Pemimpin Industri Pariwisata

Mumbai, Venuemagz.com – ITB India 2026 akan menghadirkan jajaran pemimpin industri perjalanan dan pariwisata...

Mövenpick Resort & Spa Bintan Lagoon Tawarkan Paket Wellness dan Family untuk Liburan Akhir Tahun

BINTAN, Venuemagz.com – Menyambut libur sekolah September di Singapura serta meningkatnya perencanaan perjalanan akhir...

Mövenpick Resort & Spa Bintan Lagoon Resmi Dibuka, Hadirkan Destinasi Tepi Pantai dengan Fasilitas Lengkap di Bintan

BINTAN, Venuemagz.com – Mövenpick Hotels & Resorts resmi membuka Mövenpick Resort & Spa Bintan...

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Inilah Dampak Ekonomi dari Pelaksanaan ASEAN Summit di Labuan Bajo

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan survei terkait turunan ekonomi dari perhelatan ASEAN Summit...

Dukung Pariwisata Berkelanjutan, Bobobox Gunakan Prinsip Modularitas dan Prefabrikasi

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah fokus mendorong pariwisata yang mempertimbangkan...