BerandaNewsKunjungan Wisman ke Indonesia Telah Melebihi Target

Kunjungan Wisman ke Indonesia Telah Melebihi Target

Published on

spot_img

Memasuki akhir Juni 2016, Kementerian Pariwisata merilis data kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada semester pertama 2016. Selain itu, Kementerian Pariwisata juga terus menerapkan berbagai strategi untuk mendatangkan wisatawan asing ke Indonesia. Berbagai strategi tersebut mencakup digital marketing untuk kegiatan promosi dan kerja sama dengan berbagai stake holder, seperti maskapai, wholesalers, dan biro perjalanan.

Ratna Suranti, Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata RI, mengungkapkan, hingga Mei 2016, pertumbuhan angka wisman ke Indonesia selalu berada di atas target. Pencapaian tertinggi terjadi saat bulan Maret di mana event gerhana matahari terjadi. Total, jumlah kedatangan wisman ke Indonesia pada semester pertama 2016 meningkat 7,54 persen dibanding tahun lalu. Pencapaian tersebut dihitung dari tiga pintu masuk utama, yaitu Bandara Ngurah Rai, Bandara Soekarno-Hatta, dan Batam.

BACA JUGA:  Semenanjung Banyuwangi Siap Sambut Fremantle Yacht Race and Rally

Untuk terus meningkatkan keakuratan data, Kementerian Pariwisata akan lebih intens bekerja sama dengan dinas pariwisata di daerah menggunakan data digital. “Selama ini, penghitungan data masih manual sehingga data yang dirilis selalu terlambat hingga tiga bulan. Untuk itu, kami sedang membuat sistem terintegrasi dengan berbagai pihak seperti imigrasi yang mencatat langsung data di pintu masuk. Data tersebut langsung terhubung dengan database kami. Diharapkan pada akhir Juli semuanya sudah siap,” kata Ratna.

Dari Timur Tengah, lonjakan besar wisatawan asing ke Indonesia turut terjadi. Menurut I Gde Pitana, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, kemenangan Lombok dalam World Halal Destination pada 2015 lalu membuat kunjungan wisman ke lombok naik hingga 50 persen. Hal tersebut terlihat dari selalu penuhnya penerbangan langsung ke Bali milik Emirates, terutama saat musim liburan di Timur Tengah terjadi.

BACA JUGA:  Dukung Gaya Hidup Sehat, Suunto Luncurkan Dua Produk Baru di Indonesia

“Dengan pencapaian tersebut, kami berupaya membujuk maskapai milik UAE seperti Emirates untuk membuka penerbangan langsung dari berbagai penjuru tujuan ke Lombok,” ujar Pitana.

Untuk lebih menggaet pasar Timur Tengah, Kementerian Pariwisata juga menerapkan strategi berbeda kepada wisatawan Timur Tengah ini. “Turis dari UEA kami perlakukan seperti dari Singapura. Hal ini dikarenakan 80 persen penduduk UEA merupakan ekspatriat. Berbeda dengan Arab Saudi yang memang warga asli Arab, mereka mempunyai karakteristik selalu last minute booking untuk memutuskan bepergian menuju destinasi pilihan,” katanya.

Untuk itulah, pada April lalu, pihaknya gencar mengadakan pameran di berbagai negara di UEA, seperti Dubai dan Arab Saudi, untuk mengejar liburan musim panas bagi warga Timur Tengah yang berlangsung dari Mei hingga September.

BACA JUGA:  Wisnu Sindhutrisno: Pemulihan Pariwisata Tidak Instan

Sementara itu, untuk menggaet pasar Asia, pihak kementerian menggelar berbagai festival. Festival tersebut bertemakan budaya serta kerajinan asli Indonesia. Total terdapat 54 festival yang diselenggarakan sepanjang tahun 2016 ini. Selain itu, Kementerian Pariwisata juga turut membuka restoran Indonesia pertama kali di Guangzhou, Cina.

“Setelah itu, akan ada 10 restoran lagi yang dibuka di seluruh Cina, lokasinya di tiga kota utama, yaitu Guangzhou, Beijing, dan Shanghai, serta secondary city seperti Shenzen dan Hangzhou,” kata I Gde Pitana.

Tak hanya Tiongkok, strategi serupa pun akan diterapkan di kota-kota negara lainnya, seperti London dan Melbourne. “Kami akan bekerja sama dengan restoran lokal untuk berpromosi bersama-sama. Jadi, kepemilikan restoran ini bukan dari Kementerian Pariwisata,” kata Pitana.

Penulis: Mikhail

spot_img

Harga Avtur Naik, Tiket Mahal, Bali Terancam, Berharap Kemenpar Bergerak

Jakarta, Venuemagz.com — Kenaikan harga avtur global mulai menekan industri pariwisata nasional. Dampak paling...

Wisata Kuliner Baru di Gading Serpong Mulai dari Pempek Hingga Ramen

Tangerang, Venuemagz.com - Kawasan Gading Serpong khususnya di bawah pengembang Paramount selalu memberikan kejutan...

‎Kini Bisa Menginap 24 Jam di Vertu Harmoni Jakarta

Jakarta, Venuemag.com – Vertu Hotel Harmoni Jakarta menghadirkan promo "24 Hours Stay" yang memungkinkan...

BTS di JIS atau GBK? Ambisi Pramono Anung Picu Reaksi ARMY

Jakarta, Venuemagz.com - Rencana menghadirkan konser BTS di Jakarta mendadak jadi perbincangan hangat setelah...

Harga Avtur Naik, Tiket Mahal, Bali Terancam, Berharap Kemenpar Bergerak

Jakarta, Venuemagz.com — Kenaikan harga avtur global mulai menekan industri pariwisata nasional. Dampak paling...

Wisata Kuliner Baru di Gading Serpong Mulai dari Pempek Hingga Ramen

Tangerang, Venuemagz.com - Kawasan Gading Serpong khususnya di bawah pengembang Paramount selalu memberikan kejutan...

‎Kini Bisa Menginap 24 Jam di Vertu Harmoni Jakarta

Jakarta, Venuemag.com – Vertu Hotel Harmoni Jakarta menghadirkan promo "24 Hours Stay" yang memungkinkan...