Kunjungan wisatawan asing ke Jepang meningkat sebesar 40,6 persen pada Januari 2025. Berdasarkan data dari Japan National Tourism Organisation (JNTO), peningkatan tersebut merupakan yang tertinggi dalam enam bulan terakhir.
Peningkatan kunjungan wisatawan asing ke Jepang didominasi oleh wisatawan dari Hong Kong dan Taiwan. JNTO juga melaporkan adanya peningkatan kunjungan dari negara Australia dan Amerika Serikat karena adanya turnamen olahraga musim dingin di Jepang.
Sekitar 980.300 turis China mengunjungi Jepang selama Januari 2025. Jumlah tersebut naik 50 persen dari 416.088 turis pada Januari 2024. Yang perlu diketahui, jumlah penerbangan dari China dan Jepang bertambah selama liburan Tahun Baru China pada Januari kemarin.
Sementara itu, turis Korea yang berkunjung ke Jepang berada di peringkat kedua dengan 967.000 turis, atau meningkat sebesar 12,8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Taiwan berada di peringkat ketiga dengan 593.400 turis (meningkat 20,5 persen), lalu Hong Kong di peringkat keempat dengan 243.700 turis atau meningkat 30,8 persen dari tahun 2024.
Wisatawan dari Australia meningkat 35,3 persen menjadi 140.200 turis, sementara dari Amerika Serikat meningkat 38,4 persen menjadi 182.500 orang.
Pada tahun 2024, jumlah kunjungan wisatawan asing ke Jepang meningkat 47,1 persen menjadi 36,87 juta turis. Hal tersebut didorong oleh melemahnya nilai tukar Yen dan pulihnya industri penerbangan ke Jepang setelah pandemi COVID-19.
Meskipun timbul kekhawatiran mengenai overtourism, pemerintah Jepang tetap memasang target tinggi untuk mendatangkan 60 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2030.






